SWANEWS – Industri pengolahan menjadi salah satu sektor ekonomi paling dominan di Jawa Timur. Tak hanya memberikan kontribusi besar terhadap PDRB, sektor ini juga menciptakan ribuan lapangan kerja dan memicu tumbuhnya kawasan industri baru.
Berdasarkan data resmi dari berbagai sumber seperti BPS dan Aplikasi GIIS Jatim, diketahui bahwa kota kabupaten di Jawa Timur dengan jumlah pabrik paling banyak umumnya terletak di sekitar kawasan metropolitan Surabaya.
Pusat industri seperti Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo tidak hanya menjadi penggerak ekonomi daerah, tetapi juga berperan penting dalam perekonomian nasional.
Infrastruktur yang mendukung, seperti pelabuhan laut, akses tol, serta dukungan kebijakan pemerintah daerah, menjadikan wilayah-wilayah ini sebagai magnet bagi investor.
Daftar Kota Kabupaten di Jawa Timur dengan Jumlah Pabrik Paling Banyak
Berikut ini ulasan lengkap mengenai kota dan kabupaten di Jawa Timur dengan konsentrasi pabrik terbanyak.
-
Sidoarjo – Penyangga Industri dengan Pertumbuhan Pesat
Sidoarjo merupakan kabupaten yang strategis sebagai wilayah penyangga Surabaya. Daerah ini memiliki pertumbuhan industri yang sangat cepat dan menjadi rumah bagi berbagai sektor usaha pengolahan seperti makanan, kayu, logam, plastik, hingga kimia.
Menurut BPS Kabupaten Sidoarjo tahun 2023, jumlah perusahaan industri besar dan sedang di kabupaten ini mencapai sekitar 1.203 unit usaha, tersebar di berbagai kecamatan seperti Taman, Waru, Gedangan, dan Buduran. Jumlah ini menjadikan Sidoarjo sebagai salah satu kabupaten dengan kepadatan industri tertinggi di Jawa Timur.
Kontribusi sektor industri terhadap perekonomian Sidoarjo pun sangat signifikan, mencapai sekitar 48 persen dari total PDRB kabupaten pada tahun 2024. Hal ini menunjukkan betapa vitalnya peran sektor manufaktur di Sidoarjo sebagai bagian dari kota kabupaten di Jawa Timur dengan jumlah pabrik paling banyak.
-
Gresik – Kawasan Industri dengan Potensi Besar
Kabupaten Gresik berbatasan langsung dengan Surabaya dan menjadi salah satu kawasan industri utama di Jawa Timur. Berdasarkan data BPS Gresik tahun 2023, tercatat ada sekitar 843 perusahaan manufaktur skala menengah dan besar yang beroperasi di wilayah ini.
Menariknya, data dari Kementerian Ketenagakerjaan melalui proyeksi kebutuhan tenaga kerja di KEK Gresik menyebutkan adanya sekitar 628 perusahaan manufaktur di sektor-sektor seperti petrokimia, makanan, logam, dan bahan bangunan. Perbedaan angka ini dapat disebabkan oleh cakupan waktu pelaporan dan perbedaan sumber data.
Kawasan Industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) menjadi salah satu contoh kawasan industri modern di Gresik yang menyatukan pelabuhan laut, kawasan industri, dan pemukiman dalam satu area. Infrastruktur ini menjadikan Gresik sangat menarik bagi investor domestik maupun asing. Maka tak mengherankan jika Gresik masuk dalam daftar kota kabupaten di Jawa Timur dengan jumlah pabrik paling banyak.
-
Surabaya – Pusat Industri Terbesar di Jawa Timur
Surabaya, sebagai ibu kota Provinsi Jawa Timur, menjadi pusat kegiatan industri pengolahan terbesar di provinsi ini. Kota ini memiliki infrastruktur dan fasilitas yang sangat memadai bagi perkembangan sektor industri, termasuk pelabuhan internasional, jaringan transportasi yang lengkap, serta kawasan industri modern.
Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya tahun 2024, terdapat 766 perusahaan industri manufaktur skala menengah dan besar yang beroperasi di kota ini. Jumlah ini merupakan yang tertinggi di Jawa Timur jika merujuk pada data resmi dan mencerminkan tingginya aktivitas industri di Surabaya.
Selain itu, Surabaya juga rutin menjadi tuan rumah bagi ajang Manufacturing Surabaya, yang mempertemukan pelaku industri dari berbagai sektor teknologi dan manufaktur.
Keberadaan kawasan industri seperti Rungkut dan Margomulyo menjadikan Surabaya semakin strategis sebagai pusat logistik dan manufaktur di kawasan timur Indonesia. Tak heran jika Surabaya kerap disebut sebagai kota kabupaten di Jawa Timur dengan jumlah pabrik paling banyak.
-
Mojokerto – Kawasan Industri yang Terkonsentrasi
Kabupaten Mojokerto memiliki sekitar 600 perusahaan industri manufaktur skala besar dan sedang menurut publikasi Direktori Industri Manufaktur BPS Kabupaten Mojokerto tahun 2023.
Kecamatan Ngoro menjadi pusat industri utama di Mojokerto, dengan Kawasan Industri Ngoro (NIP) sebagai kawasan strategis yang menyumbang lebih dari 33 persen total perusahaan industri besar dan sedang di kabupaten ini.
Selain Ngoro, Kecamatan Pungging juga menunjukkan kontribusi signifikan dengan lebih dari 13 persen total industri besar. Mojokerto juga memiliki ribuan industri kecil dan rumah tangga yang tersebar di wilayahnya, menjadikan struktur ekonominya cukup beragam dan inklusif.
Sekitar 32,38 persen penduduk usia kerja di Mojokerto bekerja di sektor industri pengolahan, menjadikan sektor ini sebagai tulang punggung perekonomian lokal.
Maka tak heran jika Mojokerto layak dicantumkan sebagai salah satu kota kabupaten di Jawa Timur dengan jumlah pabrik paling banyak.
-
Pasuruan – Kawasan Industri Multisektor
Kabupaten Pasuruan juga termasuk dalam jajaran daerah industri utama di Jawa Timur. Berdasarkan data BPS tahun 2021, terdapat sekitar 577 perusahaan manufaktur skala besar dan sedang yang beroperasi di Pasuruan. Angka ini belum termasuk ribuan perusahaan kecil dan menengah yang berkembang di berbagai kecamatan seperti Gempol, Beji, Pandaan, dan Sukorejo.
Beberapa perusahaan besar yang memiliki pabrik di Pasuruan antara lain:
- PT Nestle Indonesia Unit Kejayan, pengolahan susu.
- PT Nippon Indosari Corpindo, produsen roti Sari Roti.
- PT Panasonic Gobel Life Solutions Manufacturing, produsen peralatan listrik.
- PT Central Motor Wheel Indonesia, industri otomotif.
Data dari BPJS Kesehatan mencatat bahwa pada tahun 2025 terdapat lebih dari 1.028 perusahaan terdaftar di Kabupaten Pasuruan. Hal ini menunjukkan potensi industri yang sangat besar, baik dari skala kecil hingga perusahaan multinasional. Posisi Pasuruan sebagai salah satu kota kabupaten di Jawa Timur dengan jumlah pabrik paling banyak sangatlah layak.
Berdasarkan data resmi dari BPS Jatim, wilayah-wilayah industri seperti Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Pasuruan, dan Mojokerto mendominasi peta industri manufaktur di Jawa Timur.
Infrastruktur yang memadai, kebijakan pro-industri, dan posisi geografis strategis menjadikan kelima wilayah ini sebagai pilar utama pertumbuhan sektor industri pengolahan.
Jika melihat angka dan peran strategisnya, sangat wajar bila lima daerah tersebut termasuk dalam daftar kota kabupaten di Jawa Timur dengan jumlah pabrik paling banyak.
Keberadaan kawasan industri ini juga turut memengaruhi persebaran tenaga kerja, pola urbanisasi, hingga pengembangan kawasan permukiman di sekitarnya.


















