Sabtu, September 12, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home News Nasional

Bendera Putih Berkibar di Aceh, Warga Desak Penetapan Bencana Nasional

redaksi swanewsbyredaksi swanews
17/12/2025
in Nasional, News, Politik
1
0
SHARES
102
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Aceh, Swa News– Tiga pekan pascabanjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, warga Aceh mengibarkan bendera putih di sepanjang jalur lintas Sumatera. Aksi tersebut menjadi simbol kelelahan sekaligus permintaan perhatian pemerintah terhadap kondisi warga terdampak bencana.

Bendera Putih Berkibar di Aceh, Warga Desak Penetapan Bencana Nasional

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Wakil Azerbaijan, Sabah FK

Wakil Azerbaijan, Sabah FK Dilumat Manchester United pada Debut Pertama di Liga Champions

11/09/2026
Bpkh

BPKH Luncurkan Lima Fitur Baru di BPKH Apps, Permudah Persiapan Haji Lewat Ekosistem Digital

11/09/2026
Load More

Dilansir dari Tempo, bendera putih dipasang di ruas jalan penghubung Kabupaten Aceh Tamiang dan Kota Langsa. Bagi masyarakat setempat, simbol tersebut mencerminkan rasa tidak berdaya dalam menghadapi dampak bencana yang hingga kini dinilai belum tertangani secara optimal.

Muhammad Alkaf, warga Kota Langsa yang turut menjadi korban banjir, menyebut pemasangan bendera dilakukan secara kolektif oleh masyarakat. Menurut dia, langkah tersebut ditujukan untuk mengetuk nurani Presiden Prabowo Subianto agar menetapkan banjir di Sumatera sebagai bencana nasional.

“Bendera putih adalah simbol kemarahan, kelelahan, sekaligus harapan agar kami diperhatikan selayaknya warga negara,” ujar Alkaf saat dihubungi, Selasa (16/12/2025).

Baca juga: Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Alkaf menilai penetapan status bencana nasional penting untuk mempercepat pemulihan, termasuk membuka peluang masuknya bantuan internasional. Ia mencontohkan penanganan tsunami Aceh 2004 yang dinilai lebih efektif setelah pemerintah pusat menetapkannya sebagai bencana nasional.

Ia juga menyesalkan pernyataan Presiden Prabowo yang menyinggung adanya kekuatan luar sebagai pemicu kegaduhan di tengah situasi bencana. Alkaf mengaku tidak sepakat dengan pernyataan tersebut dan merasa kecewa atas belum adanya penetapan status bencana nasional.

Pandangan serupa disampaikan relawan bencana, Nauval Pally Taran. Relawan asal Aceh Besar itu menilai bendera putih menjadi tanda kelelahan masyarakat, khususnya di wilayah terdampak berat seperti Aceh Tamiang dan Aceh Utara.

“Sebagai relawan yang turun langsung ke lapangan, kami melihat masyarakat benar-benar kewalahan menghadapi kondisi ini,” kata Nauval.

Ia mengungkapkan bantuan logistik, termasuk air bersih, mulai tersalurkan. Namun, distribusinya dinilai belum merata, terutama di daerah-daerah yang sulit dijangkau.

 

Takengon Terisolir, Warga Terancam Kekurangan Pangan

Sementara itu, hasil liputan lapangan Swa News menunjukkan kondisi yang lebih mengkhawatirkan di wilayah Aceh Tengah. Sejumlah akses menuju Takengon dilaporkan terputus akibat longsor dan banjir, menyebabkan wilayah tersebut terisolasi.

SC Instagram bangyadi

Hadi, kontributor Swa News, mengatakan pasokan logistik mulai menipis karena distribusi bantuan terkendala akses jalan. Kondisi tersebut berpotensi memicu krisis pangan jika tidak segera ditangani.

“Takengon saat ini terisolir. Akses jalan terputus dan bantuan belum bisa masuk secara maksimal. Warga terancam kelaparan jika situasi ini terus berlanjut,” ujar Hadi, Ahad (14/12/2025).

Selain bahan pangan, warga juga mulai kesulitan mendapatkan air bersih dan layanan kesehatan dasar. Hingga kini, upaya pembukaan akses masih terkendala kerusakan infrastruktur dan kondisi cuaca yang belum stabil.

 

Data Korban dan Upaya Pemulihan

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebagaimana dikutip Tempo, mencatat jumlah korban meninggal akibat bencana di Sumatera mencapai 1.016 jiwa hingga Ahad (14/12/2025). BNPB memperkirakan total anggaran yang dibutuhkan untuk pemulihan pascabencana mencapai Rp51,82 triliun.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Aceh telah menyurati dua lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa, yakni United Nations Development Programme (UNDP) dan United Nations Children’s Fund (UNICEF), untuk terlibat dalam upaya pemulihan pascabencana.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, membenarkan langkah tersebut. Ia mengatakan pemerintah daerah berharap dukungan lembaga internasional dapat memperkuat pemulihan, terutama pada sektor-sektor yang menjadi fokus kerja masing-masing lembaga.

“Bentuk bantuan akan disesuaikan dengan tugas dan program kelembagaan UNDP dan UNICEF,” ujar Muhammad MTA. (MM)

 

Tags: Banjir acehBanjir bandangBencana nasionalBendera putih
redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

Wakil Azerbaijan, Sabah FK
Bola

Wakil Azerbaijan, Sabah FK Dilumat Manchester United pada Debut Pertama di Liga Champions

byMukhamad Munifand1 others
11/09/2026
Bpkh
Agama

BPKH Luncurkan Lima Fitur Baru di BPKH Apps, Permudah Persiapan Haji Lewat Ekosistem Digital

byMukhamad Munifand1 others
11/09/2026
Gelombang Tinggi di Selat Sunda
News

Kapal Jurnalis Hilang, Menengok Sejarah Tragedi dan Ancaman Gelombang Tinggi di Selat Sunda

byImam Hanifah
10/09/2026
DPR RI Desak BGN Alihkan Sistem Dapur Program MBG ke Dapur Berbasis Sekolah
Gaya hidup

DPR RI Desak BGN Alihkan Sistem Dapur Program MBG ke Dapur Berbasis Sekolah

byMukhamad Munifand1 others
10/09/2026
Kapolda Jatim
Jawa Timur

Kapolda Jatim Buka Pesmaba UMM, Tekankan Pentingnya Literasi Digital

byArdian FRand1 others
09/09/2026
Lima jurnalis
Kesehatan

Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau, Basarnas Banten Gelar Operasi Pencarian

byArdian FRand1 others
09/09/2026
Next Post
Pemkab sampang

Sehari Jelang Acara, Pemkab Sampang Batalkan Izin Pendopo untuk Milad Muhammadiyah ke-113

Comments 1

  1. Ping-balik: Jejak Sentralisasi Dinamika Tata Kelola Tambang Emas Tumpang Pitu Banyuwangi Swa News

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025

EDITOR'S PICK

Asa di Atas Tanah Sumber Gempa, Anak-Anak Pengungsi Nagekeo Kibarkan Merah Putih di Bukit Nangadhero

Asa di Atas Tanah Sumber Gempa, Anak-Anak Pengungsi Nagekeo Kibarkan Merah Putih di Bukit Nangadhero

20/08/2026
Huru-Hara Kebijakan Mendagri Memindahkan 4 Pulau Milik Aceh ke Sumut: Ada Motif Politik-Ekonomi?

Huru-Hara Kebijakan Mendagri Memindahkan 4 Pulau Milik Aceh ke Sumut: Ada Motif Politik-Ekonomi?

13/06/2025
Desak Evaluasi Total Program MBG, Ketua DPRD Kota Malang Kritik Sistem Dapur Terpusat

Desak Evaluasi Total Program MBG, Ketua DPRD Kota Malang Kritik Sistem Dapur Terpusat

15/06/2026
prospek kerja teknik sipil

Makin Luas! Ini 10 Prospek Kerja Teknik Sipil di Era Modern 5 Tahun Lagi

25/03/2026
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan