Sabtu, Maret 14, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Politik

Puisi Fadli Zon Lebih Tajam Ketimbang Lukisan Yos Suprapto!

redaksi swanews by redaksi swanews
26/12/2024
in Politik, Nasional, News, Seni dan Budaya
0
0
SHARES
100
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Jakarta, Swa News– Sekeras apa kritik karya lukis Yos Suprapto terhadap Jokowi dibandingkan puisi Fadli Zon.

Polemik pembredelan pameran karya lukis Yos Suprapto masih ramai menjadi perbincangan warga media sosial. Pihak yang membredel selain kurator pameran,Suwarno Wisetrotomo, juga Menteri Kebudayaan, Fadli Zon.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Bioskop Misbar Kelud: Legenda Hiburan Rakyat Kota Malang yang Kini Terabaikan

Bioskop Misbar Kelud: Legenda Hiburan Rakyat Kota Malang yang Kini Terabaikan

13/03/2026
Akhirnya Gus Yaqut Ditahan KPK, Setelah Menjalani Pemeriksaan Status Tersangka

Akhirnya Gus Yaqut Ditahan KPK, Setelah Menjalani Pemeriksaan Status Tersangka

12/03/2026
Load More

Apapun alibinya, tapi semua tahu alasan pembredelan itu terkait dengan beberapa lukisan yang mengkritik personifikasi politik Jokowi.

Puisi Fadly Zon

Ada lukisan Yos Suprapto yang diberi judul Konoha yang menggambarkan sosok raja yang menginjak-injak rakyatnya. Ada yang judul 2019, yang menggambarkan tokoh mirip Jokowi yang menuntun sapi merah ke istana. Kemudian ada yang berjudul Niscaya, yang mengekspresikan seorang petani menyuapi makan pada seorang konglomerat.

Karena beberapa lukisan tersebut, kemudian pihak Kurator dan Menteri Kebudayaan menilai jika lukisan Yos Suprapto itu vulgar, memiliki tendensi politik.

Dimana posisi vulgarisme-nya?

Termasuk kita juga mempersoalkan penilaian Fadli Zon yang mencitrakan lukisan Yos Suprapto memiliki tendensi politik.

Sejak kapan ada warga negara dilarang ngomong politik?

Bahkan kalau kita nilai secara objektif, karya lukis Yos Suprapto itu biasa saja, normal.

Apa karena Jokowi yang menjadi objek lukisannya?

Jika benar, apa masalahnya?

Jika kita telaah justeru lebih pedas kritik puisi Fadli Zon pada Jokowi ketimbang ekspresi kritik karya lukis Yos Suprapto.

Hasil penelusuran tim redaksi swa news Fadli Zon (2018) pernah menulis puisi sarkas soal Jokowi. Ketika itu menjelang kontestasi Pemilihan Presiden 2019. Fadli Zon dan Prabowo menjadi oposisi, kemudian tampil kembali bersaing Jokowi dan Prabowo.

Puisi Fadli Zon

Ketika itu Fadli Zon menulis puisi yang berjudul Genderuwo dan Sontoloyo. Kalau kita telisik ujaran itu muncul dari perkataan Jokowi sendiri, kemudian diadopsi Fadly Zon menjadi judul puisi.

Ini puisi sarkas Fadly Zon untuk Jokowi (2018).

Ada Genderuwo di Istana

Ada genderuwo di istana

Tak semua orang melihatnya

Kecuali orang punya indra istimewa

Mahluk halus rendah strata

Mengikuti penghuni rumah penguasa

Berubah wujud kapan saja

Menjelma manusia

Ahli manipulasi

Tipu sana tipu sini

Ada genderuwo di istana

Seram brewokan mukanya

Kini sudah pandai berpolitik

Lincah manuver strategi dan taktik

Ada genderuwo di istana

Menyebar horor ke pelosok negeri

Meneror ibu pertiwi

 

Sontoloyo

Kau bilang ekonomi meroket

Padahal nyungsep meleset

Sontoloyo!

Kau bilang produksi beras melimpah

Tapi impor tidak kau cegah

Sontoloyo!

Kau bilang pengangguran turun

Orang cari kerja makin berjibun

Sontoloyo!

Utang numpuk bertambah

Rupiah anjlok melemah

Harga-harga naik merambah

Hidup rakyat makin susah

Kau jamu tuan asing bermewah-mewah

Rezim sontoloyo!

 

Coba bandingkan!

Nampak sekali puisi Fadli Zon lebih keras ketimbang karya lukis Yos Suprapto. Saat itu juga tidak ada yang membredel puisi tersebut.

Atas pesanan, setelah Fadli Zon menjabat Menteri Kebudayaan justeru alergi pada kritik? (mmu)

Tags: Kritik JokowiLukisan yo SupraptoPuisi Fadli Zon
redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

Bioskop Misbar Kelud: Legenda Hiburan Rakyat Kota Malang yang Kini Terabaikan
Seni dan Budaya

Bioskop Misbar Kelud: Legenda Hiburan Rakyat Kota Malang yang Kini Terabaikan

by redaksi swanews
13/03/2026
Akhirnya Gus Yaqut Ditahan KPK, Setelah Menjalani Pemeriksaan Status Tersangka
News

Akhirnya Gus Yaqut Ditahan KPK, Setelah Menjalani Pemeriksaan Status Tersangka

by redaksi swanews
12/03/2026
Hotel Pelangi Malang Menjadi Percikan Simbol Harmonisasi Arsitektur Eropa dan Jawa
Seni dan Budaya

Hotel Pelangi Malang Menjadi Percikan Simbol Harmonisasi Arsitektur Eropa dan Jawa

by redaksi swanews
12/03/2026
Segera Ditahan! Hakim Tolak Praperadilan Yaqut Terkait Skandal Kuota Haji
Jawa Timur

Segera Ditahan! Hakim Tolak Praperadilan Yaqut Terkait Skandal Kuota Haji

by redaksi swanews
11/03/2026
Membludak! Pasar Murah Pemkot Malang di Kedungkandang Berlangsung Ricuh Hingga Pagar Rubuh
Jawa Timur

Membludak! Pasar Murah Pemkot Malang di Kedungkandang Berlangsung Ricuh Hingga Pagar Rubuh

by redaksi swanews
10/03/2026
Mengular! Warga Lowokwaru Kecewa pada Penyelenggara Pasar Murah Pemkot Malang
Jawa Timur

Mengular! Warga Lowokwaru Kecewa pada Penyelenggara Pasar Murah Pemkot Malang

by redaksi swanews
10/03/2026
Next Post
Mendebarkan ! Rekaman Video Penumpang Ungkap Detik-Detik Jatuhnya Pesawat Azerbaijan Airlines

Mendebarkan ! Rekaman Video Penumpang Ungkap Detik-Detik Jatuhnya Pesawat Azerbaijan Airlines

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

    Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kamaruddin Amin, Sekretaris Jenderal Kemenag RI Dituntut Mundur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekda Lamongan Bantah Berita Tersangkut OTT KPK Bupati Pekalongan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Sahur, Dua Motor Vario 125 Digondol Maling di Ciptomulyo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Swa News Indonesia

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Cepat | Mencerahkan

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan