Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com
Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.
MALANG, Swa News – Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang menjadwalkan pemeliharaan infrastruktur besar-besaran berupa penggantian pompa di 13 titik Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) mulai Kamis (5/11/2026).
Sebagaimana dilangsir dari laporan resmi Humas Universitas dan SuryaMalang, langkah ini diambil sebagai upaya preventif mengingat sejumlah pompa telah beroperasi lebih dari satu dekade. Pekerjaan teknis ini diperkirakan akan memicu gangguan distribusi air, mulai dari penurunan tekanan hingga penghentian aliran sementara bagi ribuan pelanggan di Kota Malang.
Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, Priyo Sudibyo, menegaskan bahwa pemeliharaan sengaja dijadwalkan secara terencana untuk menghindari kerusakan mendadak yang lebih fatal di masa depan. Dengan jadwal yang telah diumumkan jauh hari, diharapkan masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk melakukan langkah antisipasi mandiri.
“Kami memilih melakukan maintenance preventif sebelum terjadi kerusakan. Dengan jadwal yang terencana, masyarakat memiliki waktu untuk mempersiapkan kebutuhan airnya. Prinsip kami, pantang pulang sebelum pelanggan tenang,” ujar Priyo dalam keterangan resminya, Rabu (4/11/2026).
Secara teknis, setiap titik SPAM membutuhkan waktu pengerjaan sekitar 29 jam yang meliputi proses pengangkatan pompa lama, perawatan sumur, hingga pemasangan dan pengujian pompa baru. Tahap pertama akan dimulai di Sumur Tidar 1, Kelurahan Karangbesuki, pada Kamis sore pukul 16.00 WIB.
Pihak Tugu Tirta mengingatkan bahwa setelah pompa kembali beroperasi, aliran air tidak serta-merta normal karena diperlukan proses normalisasi jaringan dan flushing untuk membuang udara yang terperangkap di dalam pipa.
Wilayah yang terdampak mencakup area luas di kawasan Tidar dan Dieng, termasuk di antaranya perumahan Puncak Esberg, Bukit Barisan, hingga kawasan Galunggung dan Bondowoso.
Sebagai bentuk mitigasi, Perumda Tugu Tirta telah menyiapkan layanan tangki air gratis bagi warga yang kehabisan persediaan selama masa perbaikan. Masyarakat diimbau untuk segera menampung air secukupnya sebelum pengerjaan dimulai guna meminimalisir dampak gangguan aktivitas harian.

















