Minggu, Maret 15, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home News Nasional

Beda Pendekatan! Pemkot Surabaya Alihkan Pembinaan Anak Bermasalah ke Asrama Pendidikan Karakter

redaksi swanews by redaksi swanews
27/05/2025
in Nasional, News, Pendidikan
0
0
SHARES
100
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Surabaya, Swa News – Pemerintah Kota Surabaya kini mengubah pendekatan dalam pembinaan anak-anak yang pernah terlibat kenakalan remaja. Jika sebelumnya dilakukan melalui program pelatihan di barak militer bersama TNI, kini pemkot memilih pembinaan jangka panjang melalui asrama berbasis pendidikan karakter.

Beda Pendekatan! Pemkot Surabaya Alihkan Pembinaan Anak Bermasalah ke Asrama Pendidikan Karakter

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Titik Balik Ulil Abshar Kecam KPK Menahan Gus Yaqut

Titik Balik Ulil Abshar Kecam KPK Menahan Gus Yaqut

14/03/2026
Akhirnya Gus Yaqut Ditahan KPK, Setelah Menjalani Pemeriksaan Status Tersangka

Akhirnya Gus Yaqut Ditahan KPK, Setelah Menjalani Pemeriksaan Status Tersangka

12/03/2026
Load More

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan bahwa pendekatan baru ini dinilai lebih efektif dalam menciptakan perubahan perilaku yang berkelanjutan. “Dulu anak-anak ini kami kirim mengikuti pelatihan kebangsaan selama sepuluh hari di barak TNI. Hasilnya baik, tapi setelah tiga sampai empat bulan, sebagian kembali ke kebiasaan lama,” ujar Eri, Senin (26/5/2025).

Melihat hal itu, Pemkot kini memfokuskan program pembinaan melalui Kampung Anak Negeri dan Asrama Bibit Unggul, yang juga merupakan bagian dari program Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana (1 Gamis 1 Sarjana). Program ini menyasar anak-anak dari keluarga prasejahtera yang sebelumnya terjaring oleh Satpol PP akibat perilaku menyimpang seperti mengamen, menggunakan lem, atau tawuran.

Baca juga: Pembentukan Koperasi Merah Putih di Desa Kandang Semangkon Menuai Protes: Ketua RT Dilarang Jadi Pengurus

Pemkot Surabaya

“Di asrama, anak-anak tidak dihukum atau didisiplinkan secara keras, melainkan diajak hidup bersama dalam suasana kekeluargaan dan pembelajaran yang mendorong perubahan pola pikir,” jelas Eri yang juga merupakan doktor di bidang pengembangan sumber daya manusia.

Pemkot Surabaya menyiapkan fasilitas belajar yang memadai serta ruang asrama untuk membina anak-anak secara intensif.

Bagi keluarga yang tidak mampu, seluruh biaya pendidikan dan akomodasi ditanggung oleh pemerintah daerah. “Kami tidak ingin ada anak Surabaya yang putus sekolah karena kondisi ekonomi,” imbuhnya.

Pemkot Surabaya

Program ini juga mensyaratkan kedisiplinan ringan, salah satunya anak harus berada di rumah sebelum pukul 22.00 WIB. Bila keluarga tidak sanggup membiayai, anak akan diarahkan untuk tinggal dan belajar di asrama milik Pemkot.

Pemkot menyediakan sekitar 200 tempat untuk Asrama Bibit Unggul serta 200 tempat tambahan bagi siswa SMP dan SMA. Eri menekankan pentingnya menjaga privasi peserta agar mereka tidak merasa malu atau terstigma. “Sejak 2022 saya bergerak menjaga martabat warga saya. Mereka harus merasa dihargai,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk (DP3A-PPKB) Surabaya, Ida Widyawati, menambahkan bahwa program ini juga didukung dengan pelatihan bagi orang tua. “Keluarga dengan penghasilan di bawah Rp 4 juta juga kami libatkan dalam program Padat Karya. Harapannya, seluruh elemen keluarga ikut berubah,” kata Ida.

Program ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang Pemkot Surabaya untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan bagi anak-anak yang rentan terhadap masalah sosial.(SoL)

Pemkot Surabaya

Tags: Anak nakalBarak TNIEri cahyadiPemkotPemkot SurabayaPendidikan anakPendidikan KarakterProgram gamisProgram Pemkot
redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

Titik Balik Ulil Abshar Kecam KPK Menahan Gus Yaqut
Kriminal

Titik Balik Ulil Abshar Kecam KPK Menahan Gus Yaqut

by redaksi swanews
14/03/2026
Akhirnya Gus Yaqut Ditahan KPK, Setelah Menjalani Pemeriksaan Status Tersangka
News

Akhirnya Gus Yaqut Ditahan KPK, Setelah Menjalani Pemeriksaan Status Tersangka

by redaksi swanews
12/03/2026
Segera Ditahan! Hakim Tolak Praperadilan Yaqut Terkait Skandal Kuota Haji
Jawa Timur

Segera Ditahan! Hakim Tolak Praperadilan Yaqut Terkait Skandal Kuota Haji

by redaksi swanews
11/03/2026
Membludak! Pasar Murah Pemkot Malang di Kedungkandang Berlangsung Ricuh Hingga Pagar Rubuh
Jawa Timur

Membludak! Pasar Murah Pemkot Malang di Kedungkandang Berlangsung Ricuh Hingga Pagar Rubuh

by redaksi swanews
10/03/2026
Mengular! Warga Lowokwaru Kecewa pada Penyelenggara Pasar Murah Pemkot Malang
Jawa Timur

Mengular! Warga Lowokwaru Kecewa pada Penyelenggara Pasar Murah Pemkot Malang

by redaksi swanews
10/03/2026
Salute Arek Malang Menebar Kebaikan di Bulan Ramadan, Bagi Ratusan Takjil Tiap Jumat
Agama

Salute Arek Malang Menebar Kebaikan di Bulan Ramadan, Bagi Ratusan Takjil Tiap Jumat

by redaksi swanews
07/03/2026
Next Post
Strategi Pengembangan Kampus IV UIN Malang: Menjawab Tantangan Ketahanan Pangan Lewat Teo Agro Science and Technology

Strategi Pengembangan Kampus IV UIN Malang: Menjawab Tantangan Ketahanan Pangan Lewat Teo Agro Science and Technology

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

    Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kamaruddin Amin, Sekretaris Jenderal Kemenag RI Dituntut Mundur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Sahur, Dua Motor Vario 125 Digondol Maling di Ciptomulyo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekda Lamongan Bantah Berita Tersangkut OTT KPK Bupati Pekalongan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Swa News Indonesia

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Cepat | Mencerahkan

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan