Minggu, Maret 15, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Agama

Megengan

Mat Ray by Mat Ray
18/02/2026
in Agama, Kolom
0
0
SHARES
125
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Megengan

Mat Ray

 

Megengan dan Apem merupakan identifikasi kesatuan tradisi kebudayaan masyarakat Islam Jawa. Biasanya dilaksanakan di akhir bulan Sya’ban dalam rangka menyambut Ramadan.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Nuzulul Iqra

Nuzulul Iqra

07/03/2026
Salute Arek Malang Menebar Kebaikan di Bulan Ramadan, Bagi Ratusan Takjil Tiap Jumat

Salute Arek Malang Menebar Kebaikan di Bulan Ramadan, Bagi Ratusan Takjil Tiap Jumat

07/03/2026
Load More

Megengan berasal dari suku kata bahasa Jawa, megeng yang memiliki makna menahan. Menggambarkan hakikat spiritual puasa Ramadan melalui jalan syariat untuk menahan lapar, haus, dan nafsu.

Sementara jajanan pasar apem yang wajib ada dalam sajian Megengan disinyalir memiliki kesamaan dengan bahasa Arab, afwan atau afwun yang memiliki makna permaafan atau ampunan. Kemudian melahirkan ritual simbolik saling bermaafan menjelang bulan puasa Ramadan.

Megengan
Tangkapan CCTV Acara Sholawat Warga Merjosari.

Biasanya, pranata ritual Megengan diawali dengan nyekar (ziarah kubur), selamatan (kenduri) di masjid atau musala, kemudian dirangkai dengan doa bersama, dan berlanjut berbagi ambengan (berkat/makanan).

Pewarisan adat Megengan, dalam folklor yang berkembang di tengah masyarakat Islam tradisional, diyakini berakar dari penyebaran Islam di Pulau Jawa abad XV pada masa Kerajaan Demak. Kemudian dilanjutkan oleh para Walisongo yang lain, khususnya Sunan Kalijaga.

 

Rendah Hati

Secara implisit, makna filosofis jajan apem yang disajikan dalam Megengan merupakan simbol kesetaraan dan sikap rendah hati, bukan rendah diri. Bahkan secara teologis, simbol apem juga merupakan bentuk pengakuan eksistensi diri manusia sebagai makhluk yang lemah.

Secara kosmologis, simbolisasi apem dalam Megengan merupakan wujud sikap rendah hati (tawaduk) yang kemudian berimplikasi pada perilaku santun, toleran, adil, serta mampu menghargai harkat dan martabat orang lain.

 

Perkuat Solidaritas Sosial

Megengan memiliki makna penguatan nilai solidaritas sosial (al-tadhamun al-ijtima’i) berbasis pada nilai iman yang kemudian berwujud dalam sikap kepedulian, empati, dan tolong-menolong dalam kebajikan.

Implikasi moral-teologis dalam doktrin solidaritas sosial, Megengan merupakan kesediaan memandang umat manusia dalam satu kesatuan tubuh yang utuh. Bermula dari relasi teologis tersebut, Megengan ikut memperkuat kehadiran konstruksi syariah tentang “hablumminallah wa hablumminannas”, relasi vertikal terhadap hakikat iman tauhid Islam dan relasi horizontal melalui makna kesetaraan manusia.

Maka secara praksis, konstruksi falsafah Megengan niscaya melahirkan sikap keberpihakan pada struktur kaum lemah (mustadh’afin).

Ujungnya, tradisi Megengan dengan seluruh entitas tradisi kebudayaannya merupakan proyeksi reinterpretasi transformasi sejarah peradaban manusia berbasis nilai transendental di tengah kehidupan budaya profan yang serba material.


Mat Ray

Pelaku Spiritual

 

Tags: ApemJelang RamadanMegenganRamadan 2026Tradisi Islam Jawa
Mat Ray

Mat Ray

Penjelajah Sastra Spiritual Prophetik

Related Posts

Nuzulul Iqra
Agama

Nuzulul Iqra

by Mat Ray
07/03/2026
Salute Arek Malang Menebar Kebaikan di Bulan Ramadan, Bagi Ratusan Takjil Tiap Jumat
Agama

Salute Arek Malang Menebar Kebaikan di Bulan Ramadan, Bagi Ratusan Takjil Tiap Jumat

by redaksi swanews
07/03/2026
jadwal imsakiyah Malang hari ini 5 Maret 2026
Agama

Jadwal Imsakiyah Malang Hari Ini 5 Maret 2026: Panduan Ibadah Tepat Waktu

by Imam Hanifah
04/03/2026
Kritik Klaim Keberhasilan 1 Tahun Yes-Dirham Pimpin Lamongan
Opini

Kritik Klaim Keberhasilan 1 Tahun Yes-Dirham Pimpin Lamongan

by Nu'man Suhadi
03/03/2026
Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro
Seni dan Budaya

Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

by redaksi swanews
02/03/2026
Masa Depan Kejahatan Luar Biasa, Dari Extra ke Ordinary?
Hukum

Masa Depan Kejahatan Luar Biasa, Dari Extra ke Ordinary?

by Muhammad Busyrol Fuad
01/03/2026
Next Post
eks lokalisasi kaliwungu ngunut tulungagung

Eks Lokalisasi Kaliwungu Ngunut Tulungagung, Masih Melayani Tamu di Bulan Ramadan?

BERITA POPULER

  • Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

    Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kamaruddin Amin, Sekretaris Jenderal Kemenag RI Dituntut Mundur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Sahur, Dua Motor Vario 125 Digondol Maling di Ciptomulyo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekda Lamongan Bantah Berita Tersangkut OTT KPK Bupati Pekalongan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Swa News Indonesia

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Cepat | Mencerahkan

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan