Sabtu, September 19, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home News

Megawati Melarang Kepala Daerah Ikut Retreat, Sinyal Perlawanan PDIP Terhadap Rezim Prabowo?

redaksi swanewsbyredaksi swanews
21/02/2025
in News, Nasional, Politik
0
Simbol Perlawanan Megawati: Instruksi Boikot Retreat
0
SHARES
101
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Jakarta, Swa News – Sejak rezim Prabowo berkuasa, pola militeristik sangat kental dalam upaya membentuk orientasi disiplin birokrasi. Salah satunya adalah syarat bagi para menteri untuk mengikuti retreat yang dipusatkan di akademi militer. Bahkan beberapa hari yang lalu, Presiden Prabowo juga menginstruksikan para kepala daerah yang baru dilantik untuk mengikuti kegiatan yang sama.

Megawati Melarang Kepala Daerah Ikut Retreat, Sinyal Perlawanan PDIP Terhadap Rezim Prabowo?
Foto: detikcom

Sebenarnya, pengertian retreat dalam KBBI merupakan perjalanan spiritual untuk mendekatkan diri pada Tuhan di tengah rutinitas kesibukan sehari-hari. Tapi secara politis, instruksi retreat yang diwajibkan rezim Prabowo itu menjadi instrumen koordinasi dan konsolidasi, baik terhadap anggota kabinet yang menjadi pembantunya maupun para kepala daerah untuk melakukan indoktrinasi menyatukan visi-misi dengan pemerintah pusat.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Profil Fahd A Rafiq

Profil Fahd A Rafiq, Tokoh Pemuda yang Terseret OTT KPK Kasus HGB Bogor

19/09/2026
Profil Gus Arif

Profil Gus Arif, Sosok Polisi Eks Bupati Kebumen, Aktif di Organisasi NU hingga Jadi Kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid

18/09/2026
Load More

Permasalahannya, bukankah proses ini merupakan langkah mundur desentralisasi yang selama ini menjadi bagian dari perjuangan gerakan reformasi untuk tata kelola otonomi daerah? Kelihatannya ada agenda politik yang lain.

 

Rupanya, kewajiban retreat yang juga akan diberlakukan untuk kepala daerah ini mendapat perlawanan keras dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang melarang seluruh kader PDI Perjuangan yang sudah dilantik menjadi kepala daerah ikut kegiatan retreat tersebut.

 

Juru Bicara PDIP, Guntur Romli, juga menegaskan bahwa Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, menginstruksikan seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah yang berasal dari PDI Perjuangan agar tidak ikut dalam kegiatan retreat yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri.

“Betul (surat instruksi Megawati),” ujar Guntur Romli saat dimintai konfirmasi, Kamis (20/2/2025).

“Instruksi itu tertuang dalam Surat Nomor 7294/IN/DPP/II/2025 dan dibenarkan oleh Juru Bicara PDIP,” ujarnya.

Dalam surat instruksi itu, dipastikan bahwa seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDIP diminta untuk menunda perjalanan mengikuti retreat di Magelang (21-28/2/2025). Bahkan bagi mereka yang sudah terlanjur dalam perjalanan juga diminta untuk berhenti.

“Diinstruksikan kepada seluruh Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah PDI Perjuangan untuk menunda perjalanan yang akan mengikuti retreat di Magelang pada tanggal 21-28 Februari 2025,” isi surat yang ditandatangani Megawati.

Pada bagian lain, sebenarnya pernyataan larangan ini sendiri keluar sesaat setelah KPK melakukan penahanan terhadap Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dalam kasus korupsi, yang kemudian oleh pihak PDIP ditengarai sebagai upaya kriminalisasi dan politisasi hukum.

Kelihatannya, larangan Megawati terhadap kepala daerah terpilih untuk tidak mengikuti kegiatan retreat merupakan sinyal sikap oposisi PDIP terhadap rezim penguasa saat ini. Bahkan menurut pengamat politik Ray Rangkuti, kemungkinan sikap oposisi PDIP ini tidak berhenti pada masalah retreat saja, tetapi juga akan berpengaruh hingga ke Senayan.

Situasi perlawanan ini akan semakin masif, apalagi ditambah dengan sikap terakhir Presiden Prabowo yang secara politis mendeklarasikan relasi politiknya bersama Jokowi. Sikap itu jelas menjadi penanda bahwa Presiden Prabowo berafiliansi dengan Jokowi dan sekaligus memutuskan untuk menutup pintu bagi PDIP agar ikut bergabung dalam rezim pemerintahannya. (Yan).

redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

Profil Fahd A Rafiq
News

Profil Fahd A Rafiq, Tokoh Pemuda yang Terseret OTT KPK Kasus HGB Bogor

byImam Hanifah
19/09/2026
Profil Gus Arif
News

Profil Gus Arif, Sosok Polisi Eks Bupati Kebumen, Aktif di Organisasi NU hingga Jadi Kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid

byImam Hanifah
18/09/2026
Mahasiswi Malang
Hukum

Mahasiswi Malang Jadi Korban Pelecehan, Polisi Buru Pelaku Berhelm Merah Lewat Rekaman CCTV

byArdian FRand1 others
18/09/2026
Batu Street food Festival
Ekonomi

Batu Street Food Festival Didorong Jadi Ekosistem Gastronomi Kota Batu

byMukhamad Munif
17/09/2026
Puncaki Trending TikTok Education Indonesia, Kampus UMM Kampanye Pesmaba Ramah Lingkungan
Gaya hidup

Puncaki Trending TikTok Education Indonesia, Kampus UMM Kampanye Pesmaba Ramah Lingkungan

byArdian FRand1 others
17/09/2026
Dosen Ilmu Komunikasi UB Kritik Etika Komunikasi Kepemimpinan dalam Pemberhentian Purbaya Yudhi Sadewa
Gaya hidup

Dosen Ilmu Komunikasi UB Kritik Etika Komunikasi Kepemimpinan dalam Pemberhentian Purbaya Yudhi Sadewa

byArdian FRand1 others
17/09/2026
Next Post
Simbol Perlawanan Megawati: Instruksi Boikot Retreat

Simbol Perlawanan Megawati: Instruksi Boikot Retreat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026

EDITOR'S PICK

Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Dosen ‘IM’, Mahasiswa Sentil Zainal Habib, Plt Wakil Rektor 2 UIN Maliki Malang

Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Dosen ‘IM’, Mahasiswa Sentil Zainal Habib, Plt Wakil Rektor 2 UIN Maliki Malang

20/09/2025
Jadwal Bus Malang Jakarta

Super Lengkap! Jadwal Bus Malang Jakarta 2026: Pilihan Bus, Tarif, dan Jadwal Harian

14/03/2026
Sales Yamaha PPN 12

Dampak PPN 12 Persen dan Opsen Pajak Berlaku 2025, Harga Motor Diprediksi Naik?

14/12/2024
Anak Desil 1 Kota Malang Gagal Lolos Jalur Afirmasi SPMB 2026, DPRD Minta Maaf dan Janji Kawal Kasus

Anak Desil 1 Kota Malang Gagal Lolos Jalur Afirmasi SPMB 2026, DPRD Minta Maaf dan Janji Kawal Kasus

29/06/2026
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan