Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com
Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.
Batu, Swa News– Alun-Alun Kota Batu kembali menjadi salah satu destinasi favorit yang dipadati wisatawan selama rangkaian libur panjang Mei 2026. Lonjakan kunjungan tersebut turut mendongkrak pergerakan sektor pariwisata di kota berjuluk Kota Wisata itu.

Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu mencatat sebanyak 296.993 wisatawan berkunjung selama periode libur panjang Mei 2026.
Rangkaian libur panjang Mei 2026, sejumlah hari besar nasional dan keagamaan bertepatan dengan akhir pekan, mulai dari Hari Kenaikan Yesus Kristus, Hari Raya Waisak, Hari Raya Idul Adha, hingga Hari Lahir Pancasila.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto, menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan hasil pemantauan sementara yang dilakukan selama periode 13 hingga 31 Mei 2026.
“Data ini hasil pemantauan sementara sejak 13 Mei hingga 31 Mei 2026, karena laporan dari pelaku usaha pariwisata baru mencapai 45,12 persen,” kata Onny, Selasa (2/6/2026).
Baca juga: Guntur Priambodo Purna Tugas, Banyuwangi Syndicate Desak Bupati Ipuk Segera Tunjuk Sekda Definitif
Data kunjungan tersebut dihimpun dari laporan 90 usaha akomodasi atau hotel serta 49 destinasi wisata yang beroperasi di Kota Batu.
Berdasarkan rekap sementara, sektor akomodasi mencatat 37.778 kunjungan wisatawan. Tingkat okupansi hotel harian mencapai 95,94 persen, sedangkan tingkat keterisian akomodasi secara kumulatif berada di angka 40,83 persen.
Sementara itu, destinasi wisata yang tersebar di berbagai wilayah Kota Batu berhasil menarik 259.215 pengunjung selama masa pemantauan.
Namun demikian, data dari sejumlah sektor penunjang pariwisata masih belum seluruhnya masuk dalam perhitungan.
“Sementara itu, data dari sektor kuliner seperti kafe, rumah makan, dan restoran, serta data wisatawan yang menginap di vila dan homestay belum masuk dalam rekapitulasi,” jelasnya.
Menurut Onny, jumlah kunjungan yang tercatat saat ini masih berpotensi bertambah. Selain karena belum seluruh pelaku usaha menyampaikan laporan, proses pemantauan juga masih berlangsung hingga 5 Juni 2026.
“Ini belum mencakup wisatawan yang berkunjung kulineran maupun yang menginap. Karena itu, jumlah kunjungan di lapangan kemungkinan jauh lebih besar,” ujarnya.
Kota Batu Destinasi Unggulan Libur Panjang Mei 2026
Sebagai salah satu destinasi unggulan di Jawa Timur, Kota Batu terus menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Pada 2025, Disparta Kota Batu mencatat total kunjungan wisata mencapai 9,79 juta orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 9.755.241 merupakan wisatawan nusantara, sedangkan 38.362 lainnya tercatat sebagai wisatawan mancanegara.
Sebelumnya, pada 2024, sektor pariwisata Kota Batu berhasil melampaui target kunjungan yang ditetapkan. Total kunjungan mencapai 11.005.189 orang, melampaui target 10,5 juta wisatawan. Angka tersebut terdiri atas 2.475.544 kunjungan ke sektor akomodasi, 8.288.440 kunjungan ke Objek Daya Tarik Wisata (ODTW), serta 241.205 kunjungan dalam berbagai kegiatan dan event wisata. (SL)
Reporter: Sholeh
Editor: M. Munif


















