Rabu, Februari 4, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Viral
    • Internasional
    • Peristiwa
      • Bencana
      • Kriminal
      • Trending
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • EKONOMI
    • Bisnis
    • UMKM
  • Seni Budaya
  • Sains
    • Gadget
    • Teknologi
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Gaya hidup
  • Entertainment
  • TRAVELING
    • Wisata
    • Kuliner
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Viral
    • Internasional
    • Peristiwa
      • Bencana
      • Kriminal
      • Trending
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • EKONOMI
    • Bisnis
    • UMKM
  • Seni Budaya
  • Sains
    • Gadget
    • Teknologi
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Gaya hidup
  • Entertainment
  • TRAVELING
    • Wisata
    • Kuliner
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Entertainment Viral

KPK Siapkan Pemanggilan Yaqut Soal Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

redaksi swanews by redaksi swanews
21/06/2025
in Viral, Kriminal, Nasional, News, Peristiwa, Politik, Trending
1
KPK Siapkan Pemanggilan Yaqut Soal Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
0
SHARES
100
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Jakarta, Swa News – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya buka suara terkait penyelidikan dugaan korupsi dalam pengelolaan kuota haji tahun 2024. Nama mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, masuk dalam radar. KPK mengisyaratkan kemungkinan pemanggilan terhadap Yaqut, seiring menguatnya indikasi penyimpangan pada distribusi kuota haji khusus.

KPK Siapkan Pemanggilan Yaqut Soal Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

READ ALSO

Publik Lamongan Geram KPK Masih Bungkam Soal Nama Tersangka Korupsi Gedung Pemkab

Kamaruddin Amin, Sekretaris Jenderal Kemenag RI Dituntut Mundur

Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, dalam pernyataan resminya menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung.

“Kami masih proses penyelidikan. Semua informasi kami dalami termasuk dugaan penyimpangan kuota,” ujar Asep.

Pernyataan itu menjawab sorotan publik yang semakin tajam terhadap kebijakan pembagian kuota haji 2024 di bawah kepemimpinan Yaqut. Polemik bermula dari temuan DPR dalam Panitia Khusus (Pansus) Haji, yang mengungkap bahwa tambahan kuota haji dari Kerajaan Arab Saudi dialokasikan dalam skema 50 persen kuota reguler dan 50 persen kuota khusus—yang selama ini kerap dikaitkan dengan praktik komersialisasi ibadah.

Kuota haji khusus, sebagaimana diketahui, merupakan slot terbatas yang dapat diakses melalui penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) dan sering dijual dengan harga yang jauh lebih tinggi dibanding kuota reguler. DPR dalam sidangnya menyebut ada “anomali administratif” dalam proses pengalokasian kuota tambahan.

Baca juga: Khofifah Mangkir! KPK Akhirnya Panggil Gubernur Jawa Timur dalam Skandal Korupsi Dana Hibah

 

KPK tidak menampik bahwa sejumlah laporan dari masyarakat menjadi dasar penyelidikan ini. Laporan datang dari berbagai pihak sejak akhir 2024, termasuk dari Gerakan Aliansi Mahasiswa dan Buruh Untuk Umat (GAMBU), Forum Pengawasan Alokasi Kuota (FPAK), hingga organisasi sipil lainnya.

“Bukan hanya era 2024, kami juga telusuri periode sebelumnya. Tapi semua masih tahap pengumpulan informasi,” tegas Ketua KPK, Setyo Budiyanto.

Dalam dinamika penyelidikan yang biasanya berlangsung tertutup, sinyal bahwa KPK akan memanggil Yaqut adalah manuver strategis. Ini bukan sekadar simbol hukum, tetapi juga pesan politik: bahwa pengelolaan kuota haji—ibadah yang menyentuh jutaan umat—tak boleh dijadikan ruang abu-abu transaksi kekuasaan.

Sejumlah analis menyebut skema haji khusus sebagai salah satu sektor dengan potensi gratifikasi terbesar dalam sektor keagamaan.

“Biaya tinggi, proses tidak transparan, dan hanya diketahui segelintir elit. Inilah ladang yang perlu dibersihkan,” ujar salah satu sumber internal DPR yang tidak ingin disebut namanya.

BP Haji, lembaga baru bentukan negara untuk reformasi haji, merespon cepat. Mereka menggandeng mantan penyidik KPK guna membangun sistem pelaporan yang lebih akuntabel. Bahkan, Kepala BP Haji menyebut telah menerima mandat langsung dari Presiden Prabowo untuk memastikan “haji harus transparan dan bersih.”

KPK Siapkan Pemanggilan Yaqut Soal Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Sementara itu, mantan Wakil Menteri Agama, Saiful Rahmat Dasuki, memilih merespons tenang.

“Biarkan KPK bekerja. Kami percaya proses ini akan profesional,” ujarnya singkat.

Pemanggilan Yaqut oleh KPK, jika benar-benar terealisasi dalam waktu dekat, akan menjadi pintu masuk untuk mengurai simpul-simpul lama dalam pengelolaan kuota haji nasional.

Skema pengelolaan ibadah yang selama ini dianggap “sakral dan tak tersentuh” kini mulai digugat dalam kerangka akuntabilitas publik.

Jika penyelidikan berkembang ke tahap penyidikan, maka KPK tidak hanya berhadapan dengan pejabat kementerian, tetapi juga dengan ekosistem birokrasi, DPR, dan PIHK sebagai pelaku lapangan.

Dan ini bukan soal siapa yang bersalah atau tidak. Ini tentang bagaimana negara mengelola ibadah—dengan etika, bukan hanya angka dan kuota.(FJR)

Tags: KemenagKorupsiHajiKPKKuotaHajiPenyelidikanYaqut

Related Posts

Publik Lamongan Geram KPK Masih Bungkam Soal Nama Tersangka Korupsi Gedung Pemkab
Trending

Publik Lamongan Geram KPK Masih Bungkam Soal Nama Tersangka Korupsi Gedung Pemkab

02/02/2026
Kamaruddin Amin, Sekretaris Jenderal Kemenag RI
Pendidikan

Kamaruddin Amin, Sekretaris Jenderal Kemenag RI Dituntut Mundur

01/02/2026
Hari Ini KPK Periksa Yaqut Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji, Apa Langsung Ditahan?
Kriminal

Hari Ini KPK Periksa Yaqut Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji, Apa Langsung Ditahan?

30/01/2026
Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
Kriminal

Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan 2017–2019, KPK Tetapkan 4 Tersangka Siapa Saja?

30/01/2026
Cahyanto Hendri Wahyudi Dipercaya Menjabat Kadis Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman Kabupaten Banyuwangi
Politik

Cahyanto Hendri Wahyudi Dipercaya Menjabat Kadis Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman Kabupaten Banyuwangi

23/01/2026
Mahfud MD bongkar kesalahan Yaqut
News

Mahfud MD Bongkar Kesalahan Yaqut dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

21/01/2026
Next Post
Usai Sengketa Aceh-Sumut Muncul Polemik 13 Pulau di Jatim, Gubernur Khofifah Hanya Nonton?

Usai Sengketa Aceh-Sumut Muncul Polemik 13 Pulau di Jatim, Gubernur Khofifah Hanya Nonton?

Comments 1

  1. Ping-balik: Heboh ! Ini Tanggapan Dokter Tifa: Ada Apa Dengan Penyakit Kulit Jokowi? Swa News

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Kamaruddin Amin, Sekretaris Jenderal Kemenag RI

Kamaruddin Amin, Sekretaris Jenderal Kemenag RI Dituntut Mundur

01/02/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025
Menjelang Pemilihan Rektor UIN Maliki Malang, Suhu Politik Mulai Memanas, Agus Maimun Deklarasi, FITK Pecah?

Menjelang Pemilihan Rektor UIN Maliki Malang, Suhu Politik Mulai Memanas, Agus Maimun Deklarasi, FITK Pecah?

13/02/2025
Dangdutan Isra Mi’raj di Banyuwangi

MUI Akan Membawa Dangdutan Isra Mi’raj di Banyuwangi ke Jalur Hukum? 

19/01/2026
Cahyanto Hendri Wahyudi Dipercaya Menjabat Kadis Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman Kabupaten Banyuwangi

Cahyanto Hendri Wahyudi Dipercaya Menjabat Kadis Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman Kabupaten Banyuwangi

23/01/2026

EDITOR'S PICK

Gus Miftah Tidak Diakui Keturunan Kyai Muhammad Besari. Lantas Siapa?

Gus Miftah Tidak Diakui Keturunan Kyai Muhammad Besari. Lantas Siapa?

07/12/2024
Pelantikan PB PMII 2024-2027: Era Baru Menuju Indonesia Lebih Maju

Pelantikan PB PMII 2024-2027: Era Baru Menuju Indonesia Lebih Maju

19/12/2024
Tanggapi Soal Green Campus, Prof. Dr. Uril Bahrudin, MA: Saatnya Membumikan Gagasan Ekoteologi Menteri Agama

Tanggapi Soal Green Campus, Prof. Dr. Uril Bahrudin, MA: Saatnya Membumikan Gagasan Ekoteologi Menteri Agama

13/05/2025
Tragedi Bus Pariwisata di Kota Batu: Rem Blong Sebabkan 4 Orang Meninggal di Tempat

Tragedi Bus Pariwisata di Kota Batu: Rem Blong Sebabkan 4 Orang Meninggal di Tempat

08/01/2025
Swa News Indonesia

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Cepat | Mencerahkan

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Viral
    • Internasional
    • Peristiwa
      • Bencana
      • Kriminal
      • Trending
  • Politik
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • EKONOMI
    • Bisnis
    • UMKM
  • Seni Budaya
  • Sains
    • Gadget
    • Teknologi
  • Lifestyle
    • Kesehatan
    • Gaya hidup
  • Entertainment
  • TRAVELING
    • Wisata
    • Kuliner
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In