Kamis, November 5, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Hukum Kriminal

KPK Siapkan Pemanggilan Yaqut Soal Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

redaksi swanewsbyredaksi swanews
21/06/2025
in Kriminal, Nasional, News, Politik
1
0
SHARES
101
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Jakarta, Swa News – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya buka suara terkait penyelidikan dugaan korupsi dalam pengelolaan kuota haji tahun 2024. Nama mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, masuk dalam radar. KPK mengisyaratkan kemungkinan pemanggilan terhadap Yaqut, seiring menguatnya indikasi penyimpangan pada distribusi kuota haji khusus.

KPK Siapkan Pemanggilan Yaqut Soal Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

KAI Daop 8

KAI Daop 8 Ubah Alur Pelayanan Stasiun Malang, Penumpang Diminta Datang Lebih Awal

04/11/2026
Pengerahan Personel TNI

Beredar Kabar Pengerahan Personel TNI AL ke Jakarta Pascapenetapan Sejumlah Jenderal Polisi sebagai Tersangka

04/11/2026
Load More

Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, dalam pernyataan resminya menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung.

“Kami masih proses penyelidikan. Semua informasi kami dalami termasuk dugaan penyimpangan kuota,” ujar Asep.

Pernyataan itu menjawab sorotan publik yang semakin tajam terhadap kebijakan pembagian kuota haji 2024 di bawah kepemimpinan Yaqut. Polemik bermula dari temuan DPR dalam Panitia Khusus (Pansus) Haji, yang mengungkap bahwa tambahan kuota haji dari Kerajaan Arab Saudi dialokasikan dalam skema 50 persen kuota reguler dan 50 persen kuota khusus—yang selama ini kerap dikaitkan dengan praktik komersialisasi ibadah.

Kuota haji khusus, sebagaimana diketahui, merupakan slot terbatas yang dapat diakses melalui penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK) dan sering dijual dengan harga yang jauh lebih tinggi dibanding kuota reguler. DPR dalam sidangnya menyebut ada “anomali administratif” dalam proses pengalokasian kuota tambahan.

Baca juga: Khofifah Mangkir! KPK Akhirnya Panggil Gubernur Jawa Timur dalam Skandal Korupsi Dana Hibah

 

KPK tidak menampik bahwa sejumlah laporan dari masyarakat menjadi dasar penyelidikan ini. Laporan datang dari berbagai pihak sejak akhir 2024, termasuk dari Gerakan Aliansi Mahasiswa dan Buruh Untuk Umat (GAMBU), Forum Pengawasan Alokasi Kuota (FPAK), hingga organisasi sipil lainnya.

“Bukan hanya era 2024, kami juga telusuri periode sebelumnya. Tapi semua masih tahap pengumpulan informasi,” tegas Ketua KPK, Setyo Budiyanto.

Dalam dinamika penyelidikan yang biasanya berlangsung tertutup, sinyal bahwa KPK akan memanggil Yaqut adalah manuver strategis. Ini bukan sekadar simbol hukum, tetapi juga pesan politik: bahwa pengelolaan kuota haji—ibadah yang menyentuh jutaan umat—tak boleh dijadikan ruang abu-abu transaksi kekuasaan.

Sejumlah analis menyebut skema haji khusus sebagai salah satu sektor dengan potensi gratifikasi terbesar dalam sektor keagamaan.

“Biaya tinggi, proses tidak transparan, dan hanya diketahui segelintir elit. Inilah ladang yang perlu dibersihkan,” ujar salah satu sumber internal DPR yang tidak ingin disebut namanya.

BP Haji, lembaga baru bentukan negara untuk reformasi haji, merespon cepat. Mereka menggandeng mantan penyidik KPK guna membangun sistem pelaporan yang lebih akuntabel. Bahkan, Kepala BP Haji menyebut telah menerima mandat langsung dari Presiden Prabowo untuk memastikan “haji harus transparan dan bersih.”

KPK Siapkan Pemanggilan Yaqut Soal Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Sementara itu, mantan Wakil Menteri Agama, Saiful Rahmat Dasuki, memilih merespons tenang.

“Biarkan KPK bekerja. Kami percaya proses ini akan profesional,” ujarnya singkat.

Pemanggilan Yaqut oleh KPK, jika benar-benar terealisasi dalam waktu dekat, akan menjadi pintu masuk untuk mengurai simpul-simpul lama dalam pengelolaan kuota haji nasional.

Skema pengelolaan ibadah yang selama ini dianggap “sakral dan tak tersentuh” kini mulai digugat dalam kerangka akuntabilitas publik.

Jika penyelidikan berkembang ke tahap penyidikan, maka KPK tidak hanya berhadapan dengan pejabat kementerian, tetapi juga dengan ekosistem birokrasi, DPR, dan PIHK sebagai pelaku lapangan.

Dan ini bukan soal siapa yang bersalah atau tidak. Ini tentang bagaimana negara mengelola ibadah—dengan etika, bukan hanya angka dan kuota.(FJR)

Tags: KemenagKorupsiHajiKPKKuotaHajiPenyelidikanYaqut
redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

KAI Daop 8
News

KAI Daop 8 Ubah Alur Pelayanan Stasiun Malang, Penumpang Diminta Datang Lebih Awal

byArdian FRand1 others
04/11/2026
Pengerahan Personel TNI
News

Beredar Kabar Pengerahan Personel TNI AL ke Jakarta Pascapenetapan Sejumlah Jenderal Polisi sebagai Tersangka

byImam Hanifah
04/11/2026
Mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
News

Mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Ilegal terhadap Presiden RI

byImam Hanifah
04/11/2026
Inovasi Bakpia Almond Mahasiswa UB
News

Inovasi Bakpia Almond Mahasiswa UB Sabet Juara 1 di Ajang Internasional Hong Kong

byArdian FRand1 others
03/11/2026
FK UB dan BRIN
News

FK UB dan BRIN Perkuat Sinergi Riset Vaksin Tuberkulosis Demi Kemandirian Nasional

byArdian FRand1 others
03/11/2026
mahasiswa UMM Riset Hukum Komparatif di UniSZA
News

Perluas Wawasan Global, 10 Mahasiswa UMM Jalani Riset Hukum Komparatif di UniSZA Malaysia

byArdian FRand1 others
03/11/2026
Next Post
Usai Sengketa Aceh-Sumut Muncul Polemik 13 Pulau di Jatim, Gubernur Khofifah Hanya Nonton?

Usai Sengketa Aceh-Sumut Muncul Polemik 13 Pulau di Jatim, Gubernur Khofifah Hanya Nonton?

Comments 1

  1. Ping-balik: Heboh ! Ini Tanggapan Dokter Tifa: Ada Apa Dengan Penyakit Kulit Jokowi? Swa News

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025
jadwal bus malang blitar

Wajib Tahu! Jadwal Bus Malang Blitar Terlengkap 2026: Lengkap dengan Jam Berangkat dan Pilihan Bus

14/03/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026

EDITOR'S PICK

Dugaan Kekerasan Siswa SDN 1 Gadang

Dugaan Kekerasan Siswa SDN 1 Gadang Jadi Sorotan, Anggota Komisi D DPRD Kota Malang Minta Fakta Diusut Tuntas

22/07/2026
Warga Ngantang Kabupaten Malang Menerima Bantuan Sapi Presiden RI  ‎

Warga Ngantang Kabupaten Malang Menerima Bantuan Sapi Presiden RI ‎

27/05/2026
Ombudsman Naikkan Status Pengaduan, Kades Kandangsemangkon Terancam Diperiksa Terkait Koperasi Merah Putih

Ombudsman Naikkan Status Pengaduan, Kades Kandangsemangkon Terancam Diperiksa Terkait Koperasi Merah Putih

18/07/2025
Pengurus PBNU 2026–2031

Libatkan 210 Tokoh, Ini Daftar Susunan Pengurus PBNU 2026–2031

02/10/2026
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan