Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com
Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.
Batu, Swa News – Kebakaran hebat melanda dua rumah warga di Jl. Welirang RT 006 RW 002, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Senin (8/6/2026).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan Kota Batu, Agung Sedayu menyampaikan, Insiden kebakaran di Desa Pendem bermula pukul 07.10 WIB. Laporan masuk ke Mako Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batu melalui telepon dari tetangga pemilik rumah. Secara singkat, tim langsung bergerak.
Baca juga: Jadwal Lengkap Piala Dunia FIFA 2026, Meksiko vs Afrika Selatan Jadi Laga Pembuka
“Kami mendapatkan laporan kejadian tersebut pada Pukul 07.10 WIB melalui telepon. Pukul 07.11 WIB personil dan armada langsung menuju Tempat Kejadian Kebakaran di Desa Pendem,” katanya.
Setibanya di lokasi, upaya melokalisir api agar tidak menjalar ke rumah warga lain di kanan-kiri langsung dilakukan oleh petugas yang berjumlah 4 regu. Setelah api terkepung, proses pemadaman, pendinginan, dan investigasi dilakukan.
Penyebab Kebakaran di Desa Pendem, Diduga Korsleting Listrik
Agung menyebutkan, dua rumah yang terbakar milik Farida dan Supriyadi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, total kerugian ditaksir mencapai ± Rp700 juta.
“Api diduga berasal dari instalasi listrik tidak standar di lantai 2 salah satu rumah, lalu cepat merambat dan menghanguskan bangunan di sampingnya,” urainya.
Agung menguraikan, untuk memadamkan api, pihaknya mengerahkan 4 armada yang terdiri dari 2 unit armada pemadam kebakaran dan 2 unit water supply. Turut membantu untuk memadamkan api yaitu, PSC Kota Batu, Babinsa, Puskesmas Beji, Tagana, Perangkat Desa Pendem, dan warga sekitar.
“Petugas memprioritaskan lokalisir agar api tidak menyebar ke permukiman padat di sekitar Jl. Welirang. Setelah api padam, area didinginkan untuk mencegah kebakaran susulan,” tegasnya.
Kejadian kebakaran itu menjadi pengingat warga Kota Batu untuk rutin mengecek instalasi listrik rumah. Agung mengimbau warga segera melapor jika melihat tanda-tanda korsleting. Seperti colokan panas, lampu kedip, atau bau hangus.
“Karena dengan laporan yang cepat kerugian yang lebih besar dapat dicegah. Begitu juga laporan yang cepat untuk mencegah adanya korban jiwa,” tegasnya (SL)
Reporter: Sholeh
Editor : M. Munif


















