Kamis, September 10, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Hukum

Terkendala Visum RSJ dan Pembungkaman Saksi, Yakuza Maneges Gandeng Psikolog Malang Raya Percepat P21 Kasus TPKS

Ardian FRImam HanifahbyArdian FRandImam Hanifah
25/07/2026
in Hukum, Jawa Timur, Kriminal, News
0
yakuza manages
0
SHARES
135
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Malang, Swa News — Penuntasan berkas perkara (P21) kasus Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) di lingkungan lembaga pendidikan keagamaan di Kabupaten Malang masih menemui ganjalan teknis yang cukup berat.

Tim Hukum Ormas Yakuza Maneges Malang Pasuruan Raya mengungkapkan, lambatnya prosedur penerbitan hasil Visum et Repertum Psychiatricum dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) serta maraknya upaya intervensi dan intimidasi terhadap saksi korban menjadi faktor utama terhambatnya proses hukum di kepolisian.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Kapolda Jatim

Kapolda Jatim Buka Pesmaba UMM, Tekankan Pentingnya Literasi Digital

09/09/2026
Lima jurnalis

Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau, Basarnas Banten Gelar Operasi Pencarian

09/09/2026
Load More

Dalam penanganan kasus TPKS di Pondok Pesantren Nurul Izzat Bululawang dengan tersangka Mustain Romli (50), serta kasus TPKS di Pondok Pesantren Nurul Falah Bantur, tim hukum menemukan pola hambatan yang serupa pasca-pelaporan (pasca-eksekusi).

Lobi Dini Hari hingga Penghambatan Saksi ke RSJ

Ketua Tim Hukum Yakuza Maneges, Moh. Zakki, SH., CTA., membeberkan bahwa pihak tersangka kerap memanfaatkan celah psikologis dan meredupnya literasi hukum keluarga korban untuk melobi pencabutan laporan. Bahkan di kasus Bantur, tersangka yang sempat ditangguhkan penahanannya karena alasan kesehatan medis diduga kuat langsung melakukan intervensi kepada keluarga korban.

Selain bujuk rayu, hambatan paling krusial terletak pada pembuktian fisik-psikis. Untuk kekerasan verbal atau non-fisik, bukti utamanya bergantung penuh pada visum psikiatri forensik RSJ.

Namun, ketersediaan fasilitas RSJ yang jauh serta adanya pihak tertentu yang diduga menghalangi korban untuk hadir dalam pemeriksaan psikiatri membuat berkas perkara Bululawang tertahan lama belum berstatus P21.

Terobosan Pendampingan: Gandeng Psikolog Independen dan KPAI

Memotong rantai birokrasi dan hambatan tersebut, Yakuza Maneges mengambil langkah taktis dengan menjalin kolaborasi bersama sejumlah psikolog independen di Kota Batu dan Malang Raya, serta memperkuat sinergi dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

“Selama dua tahun mendampingi kasus-kasus seperti ini, tantangan terberat bukan saat kami melakukan eksekusi awal di lapangan, melainkan fase pasca-eksekusi karena pemahaman hukum keluarga korban yang masih rendah. Kami tidak bisa terus bergantung penuh pada pemeriksaan RSJ yang memakan waktu lama. Maka, kami merangkul psikolog-psikolog independen yang responsif untuk melakukan assessment dan pendampingan trauma psikologis korban secara gratis dan cepat,” jelas Zakki.

Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pemenuhan alat bukti visum psikiatri forensik yang valid secara hukum, sekaligus memberikan jaminan perlindungan mental bagi anak-anak yang menjadi korban kekerasan seksual.

Tags: KPAIpelecehan di malangpelecehan di pesantren malang⁠Polres Malang⁠Yakuza Maneges
Ardian FR

Ardian FR

Pewarta Swa News Indonesia

Imam Hanifah

Imam Hanifah

Penulis SEO seputar Jawa Timur, bisnis, wisata dan pendidikan

Related Posts

Kapolda Jatim
Jawa Timur

Kapolda Jatim Buka Pesmaba UMM, Tekankan Pentingnya Literasi Digital

byArdian FRand1 others
09/09/2026
Lima jurnalis
Kesehatan

Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau, Basarnas Banten Gelar Operasi Pencarian

byArdian FRand1 others
09/09/2026
Drone Termal Matrice 30T
Jawa Timur

UB Forest Adopsi Drone Termal Matrice 30T Perkuat Mitigasi Kebakaran Hutan

byArdian FRand1 others
08/09/2026
Blok Po’o TNBTS
Nasional

Titik Api Baru Muncul di Blok Po’o TNBTS, BPBD Lumajang Perketat Pemantauan Lereng Semeru

byArdian FRand1 others
08/09/2026
Satgas Pangan Polres Batu
News

Pastikan Harga Tak Naik, Satgas Pangan Polres Batu Sidak Pasar Among Tani

byImam Hanifah
08/09/2026
Satuan Pelayanan Gizi di Malang
Nasional

KSP Pantau Satuan Pelayanan Gizi di Malang, Pastikan Kualitas Pangan Nasional Terjaga

byArdian FRand1 others
08/09/2026
Next Post
gerakan advokasi murni yakuza maneges

Didirikan Gus Thuba, Yakuza Maneges Tegaskan Gerakan Advokasi Murni Bertindak sebagai Mitra Negara

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025

EDITOR'S PICK

Meriahkan Muktamar NU ke-35, Ratusan Biker NU Malang Raya Touring ke Jombang

Meriahkan Muktamar NU ke-35, Ratusan Biker NU Malang Raya Touring ke Jombang

27/08/2026
DPRD Kota Malang Reaksi Keras Terkait Penundaan Pengumuman Hasil Seleksi Wawancara Anggota DPKM

DPRD Kota Malang Reaksi Keras Terkait Penundaan Pengumuman Hasil Seleksi Wawancara Anggota DPKM

18/05/2026
UIN Maliki Malang dan Urgensi Smart Campus di Era Digital

UIN Maliki Malang dan Urgensi Smart Campus di Era Digital

03/06/2025
Catur Bahagia Pererat Sinergi Pemerintah dan Media di Kota Batu

Catur Bahagia Pererat Sinergi Pemerintah dan Media di Kota Batu

07/08/2026
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan