SWANEWS – Jurusan sepi peminat di IPB atau Institut Pertanian Bogor SNBT 2026 bisa jadi peluang strategis. IPB yang berlokasi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat di Jl. Raya Dramaga memiliki 68 program studi dengan akreditasi unggul hingga 2028, dengan data yang dihimpun dari laman resmi SNPMB.
Beberapa prodi seperti Teknologi dan Manajemen Pembenihan Ikan hanya memiliki 242 peminat dan Teknologi dan Manajemen Ternak sebanyak 372 peminat. Sementara itu, Komunikasi Digital dan Media mencapai 4.727 peminat dan Akuntansi sebanyak 3.230 peminat.
Daftar Jurusan Sepi Peminat di IPB untuk SNBT 2026
Institut Pertanian Bogor (IPB) adalah universitas terbaik di Indonesia untuk bidang pertanian, kelautan, dan biosains. Namun, tidak semua program studi di IPB memiliki persaingan yang ketat. Berikut adalah 15 jurusan sepi peminat yang bisa menjadi peluang besar bagi Anda.
1. Fisika
Fisika di IPB mungkin terdengar tidak biasa karena IPB lebih dikenal dengan jurusan pertaniannya. Namun, justru inilah yang membuat jurusan ini sepi peminat. Padahal, keahlian fisika sangat dibutuhkan dalam pengembangan teknologi pertanian modern.
Lulusan Fisika IPB dapat bekerja di bidang instrumentasi pertanian, penginderaan jauh untuk monitoring lahan, atau menjadi peneliti di lembaga riset pertanian. Jangan remehkan jurusan ini karena prospeknya sangat luas.
-
Jumlah Peminat 2025: 211
-
Kuota SNBT 2026: 36
-
Peluang Lulus: 17,1%
2. Teknologi dan Manajemen Pembenihan Ikan (Kampus Sukabumi)
Program studi di kampus Sukabumi ini memiliki peminat yang relatif sedikit karena lokasinya yang jauh dari kampus utama di Bogor. Padahal, jurusan ini sangat spesifik dan dibutuhkan oleh industri perikanan.
Indonesia adalah penghasil ikan terbesar di dunia, namun sektor pembenihan ikan masih membutuhkan banyak tenaga ahli. Lulusan jurusan ini akan menjadi spesialis dalam menghasilkan benih ikan berkualitas tinggi yang sangat dicari oleh para pembudidaya ikan.
-
Jumlah Peminat 2025: 242
-
Kuota SNBT 2026: 21
-
Peluang Lulus: 8,7%
3. Teknologi Hasil Perairan
Jurusan ini berfokus pada pengolahan dan pengawetan hasil laut. Sayangnya, masih banyak calon mahasiswa yang belum memahami potensi besar dari sektor ini.
Padahal, Indonesia adalah negara maritim dengan hasil laut yang melimpah. Lulusan Teknologi Hasil Perairan dapat bekerja di industri pengalengan ikan, pabrik tepung ikan, atau menjadi quality control di perusahaan ekspor hasil laut. Peluang untuk berwirausaha di bidang ini juga sangat cerah.
-
Jumlah Peminat 2025: 260
-
Kuota SNBT 2026: 30
-
Peluang Lulus: 11,5%
4. Matematika
Sama seperti di kampus lain, Matematika di IPB juga sepi peminat. Banyak yang menganggap matematika terlalu abstrak dan tidak aplikatif. Padahal, di era big data seperti sekarang, lulusan matematika adalah salah satu yang paling dicari.
Lulusan Matematika IPB dapat menjadi data analyst, aktuaris, atau peneliti di bidang pemodelan matematika untuk sektor pertanian dan kelautan. Kemampuan mereka untuk menganalisis data dan membuat prediksi sangat berharga.
-
Jumlah Peminat 2025: 276
-
Kuota SNBT 2026: 33
-
Peluang Lulus: 12,0%
5. Bioinformatika
Jurusan yang menggabungkan biologi dan informatika ini masih sangat jarang diketahui oleh calon mahasiswa. Padahal, bioinformatika adalah bidang yang sangat futuristik dan dibutuhkan untuk riset genom, pengembangan obat, dan bioteknologi.
Lulusan Bioinformatika IPB dapat bekerja di lembaga riset kesehatan, perusahaan farmasi, atau menjadi data scientist yang mengkhususkan diri pada data biologis. Gaji di bidang ini pun tergolong tinggi karena langkanya tenaga ahli.
-
Jumlah Peminat 2025: 284
-
Kuota SNBT 2026: 15
-
Peluang Lulus: 5,3%
6. Proteksi Tanaman
Jurusan ini mempelajari cara melindungi tanaman dari hama, penyakit, dan gulma. Meskipun sangat penting untuk ketahanan pangan, peminatnya masih tergolong rendah.
Lulusan Proteksi Tanaman sangat dibutuhkan di perkebunan sawit, teh, karet, dan berbagai komoditas pertanian lainnya. Mereka dapat menjadi ahli pestisida, pengendali hama terpadu, atau peneliti di lembaga pertanian. Setiap perusahaan perkebunan besar pasti membutuhkan tenaga ahli di bidang ini.
-
Jumlah Peminat 2025: 303
-
Kuota SNBT 2026: 30
-
Peluang Lulus: 9,9%
7. Teknologi dan Manajemen Perikanan Budidaya
Jurusan ini berfokus pada budidaya ikan, udang, dan organisme air lainnya. Sektor budidaya perikanan adalah salah satu yang paling cepat berkembang di Indonesia.
Sayangnya, minat calon mahasiswa terhadap jurusan ini masih rendah karena kurangnya informasi tentang potensi kariernya. Padahal, lulusan dapat menjadi manajer tambak udang, konsultan budidaya ikan, atau membuka usaha pembenihan sendiri. Keuntungan di sektor ini sangat besar jika dikelola dengan baik.
-
Jumlah Peminat 2025: 324
-
Kuota SNBT 2026: 36
-
Peluang Lulus: 11,1%
8. Manajemen Sumberdaya Perairan
Jurusan ini mempelajari pengelolaan dan konservasi sumber daya air, mulai dari sungai, danau, hingga laut. Ini adalah bidang yang sangat relevan dengan isu lingkungan saat ini.
Lulusan Manajemen Sumberdaya Perairan dapat bekerja di lembaga konservasi, taman nasional, atau menjadi konsultan lingkungan. Pemerintah daerah juga sangat membutuhkan tenaga ahli untuk mengelola daerah aliran sungai (DAS) dan ekosistem perairan lainnya.
-
Jumlah Peminat 2025: 348
-
Kuota SNBT 2026: 30
-
Peluang Lulus: 8,6%
9. Biologi
Biologi di IPB juga termasuk jurusan yang sepi peminat. Padahal, sebagai institut pertanian terbaik, IPB memiliki fasilitas dan tenaga pengajar yang sangat mumpuni untuk bidang biologi.
Lulusan Biologi IPB dapat menjadi peneliti, teknisi laboratorium, atau bekerja di industri farmasi dan kosmetik. Mereka juga sangat dibutuhkan di lembaga konservasi dan kebun raya untuk penelitian keanekaragaman hayati.
-
Jumlah Peminat 2025: 354
-
Kuota SNBT 2026: 33
-
Peluang Lulus: 9,3%
10. Kimia
Sama seperti Fisika dan Matematika, Kimia di IPB juga kurang diminati. Padahal, keahlian kimia sangat fundamental dalam industri pangan, farmasi, dan pertanian.
Lulusan Kimia IPB dapat bekerja di laboratorium kontrol kualitas pabrik makanan, menjadi analis di perusahaan pupuk, atau peneliti di bidang kimia pertanian. Setiap produk yang kita konsumsi sehari-hari pasti melewati proses analisis kimia terlebih dahulu.
-
Jumlah Peminat 2025: 360
-
Kuota SNBT 2026: 36
-
Peluang Lulus: 10,0%
11. Teknologi Hasil Hutan
Jurusan ini mempelajari pengolahan kayu dan hasil hutan non-kayu menjadi produk bernilai tambah. Ini adalah bidang yang sangat strategis untuk industri kehutanan Indonesia.
Lulusan Teknologi Hasil Hutan dapat bekerja di pabrik pengolahan kayu, industri mebel, atau menjadi ahli pengawetan kayu. Mereka juga dapat mengembangkan produk-produk inovatif dari hasil hutan non-kayu seperti getah, rotan, dan bambu.
-
Jumlah Peminat 2025: 370
-
Kuota SNBT 2026: 33
-
Peluang Lulus: 8,9%
12. Teknologi dan Manajemen Ternak (Kampus Sukabumi)
Program studi di kampus Sukabumi ini juga sepi peminat karena lokasinya. Padahal, jurusan ini fokus pada manajemen peternakan modern yang sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan protein hewani nasional.
Lulusan dapat menjadi manajer peternakan sapi perah, ayam broiler, atau kambing etawa. Industri peternakan di Indonesia masih sangat membutuhkan tenaga ahli yang mampu mengelola peternakan secara profesional dan efisien.
-
Jumlah Peminat 2025: 372
-
Kuota SNBT 2026: 21
-
Peluang Lulus: 5,6%
13. Meteorologi Terapan
Jurusan ini mempelajari cuaca dan iklim serta aplikasinya di sektor pertanian, kelautan, dan penerbangan. Ini adalah bidang yang sangat penting untuk mitigasi bencana dan perencanaan pertanian.
Lulusan Meteorologi Terapan sangat dibutuhkan oleh BMKG, Kementerian Pertanian, perusahaan penerbangan, dan perusahaan asuransi pertanian. Mereka dapat menjadi ahli prakiraan cuaca, analis iklim, atau peneliti perubahan iklim.
-
Jumlah Peminat 2025: 393
-
Kuota SNBT 2026: 30
-
Peluang Lulus: 7,6%
14. Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap
Jurusan ini berfokus pada teknik penangkapan ikan yang berkelanjutan. Berbeda dengan budidaya, perikanan tangkap mengandalkan hasil laut alami.
Lulusan Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap dapat bekerja di perusahaan perikanan tangkap, menjadi ahli alat tangkap ramah lingkungan, atau bekerja di Kementerian Kelautan dan Perikanan. Mereka berperan penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya laut.
-
Jumlah Peminat 2025: 432
-
Kuota SNBT 2026: 36
-
Peluang Lulus: 8,3%
15. Manajemen Sumberdaya Lahan
Menutup daftar jurusan sepi peminat di Institut Pertanian Bogor adalah Manajemen Sumberdaya Lahan. Jurusan ini mempelajari pengelolaan lahan pertanian secara berkelanjutan.
Lulusan dapat bekerja sebagai ahli konservasi lahan, penilai lahan pertanian, atau konsultan untuk proyek-proyek reklamasi lahan. Di era perubahan iklim, kemampuan untuk mengelola lahan secara lestari menjadi semakin penting dan dicari.
-
Jumlah Peminat 2025: 439
-
Kuota SNBT 2026: 27
-
Peluang Lulus: 6,2%
Memilih jurusan sepi peminat di Institut Pertanian Bogor adalah langkah cerdas untuk mengamankan kursi di salah satu universitas terbaik Indonesia. Jangan biarkan stigma bahwa IPB hanya untuk anak pertanian menghalangi Anda. Lulusan IPB memiliki reputasi yang sangat baik di mata dunia kerja, bahkan untuk jurusan-jurusan yang tampaknya “tidak populer”. Peluang lolos yang besar dan prospek karier yang cerah menanti Anda.


















