Malang, Swa News — Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di Kota Malang. Beberapa hari lalu, dua motor raib di Kelurahan Ciptomulyo RT 09 RW 01. Peristiwa tersebut diduga terjadi akibat kurangnya kewaspadaan di lingkungan setempat (25/2/26).

Di tengah kondisi ekonomi yang semakin sulit, aksi pelaku kejahatan kian nekat. Masyarakat pun diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkir sepeda motor di rumah maupun di tempat umum, terlebih selama Ramadan.
Pihak kepolisian Polsek Sukun melalui Bhabinkamtibmas berulang kali mengingatkan warga agar terus meningkatkan kewaspadaan dalam rangka mengantisipasi tindak kejahatan. Imbauan tersebut juga rutin disampaikan kepada pengurus RT/RW setempat.
“Kita melalui Babin sering menghimbau kepada RT/RW untuk waspada, mas,” ungkap FN, Panit Reskrim Polsek Sukun, Kamis (27/2/26).
Jelang Sahur, Dua Motor Vario 125 Digondol Maling di Ciptomulyo
Menanggapi kejadian dua motor raib, kepolisian terus memperkuat berbagai program pencegahan agar masyarakat merasa lebih aman dari potensi tindak pidana. Tidak hanya fokus pada penindakan setelah kejadian, langkah antisipatif kini menjadi prioritas.
Salah satu program yang dijalankan adalah Kring Serse, yakni program kepolisian dengan menempatkan anggota reserse kriminal di titik-titik rawan, khususnya pada malam hari, untuk mencegah dan merespons tindak kejahatan secara cepat.
“Terus kita ada program Kring Serse, mas. Anggota kita keliling tiap malam mulai jam 2 hingga menjelang subuh,” tuturnya.
Dari program tersebut, Polsek Sukun mencatat tren positif dalam pengendalian kriminalitas, termasuk penurunan angka kasus curanmor dibanding tahun-tahun sebelumnya, khususnya di wilayah Sukun.
“Menurun sih, mas, kalau di area Sukun. Ini kasus curanmor ya,” lanjutnya.
Aparat kepolisian juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Jika sudah terjadi tindak pencurian, warga diminta segera melapor ke Polsek dengan membawa surat-surat kepemilikan kendaraan sebagai pendukung laporan.

Sebagai bukti keseriusan dalam memberantas tindak kejahatan, Polsek Sukun sebelumnya berhasil melakukan pengejaran dan penangkapan pelaku curanmor yang beroperasi di wilayah Sukun, Kota Malang. Pelaku ditangkap di Jombang, Jawa Timur, setelah melalui serangkaian penyelidikan dan patroli intensif.
“Kalau ada orang yang mencurigakan, datang saja ke Polsek. Apalagi kalau sudah terjadi pencurian, langsung lapor dan bawa surat-surat kepemilikan. Kemarin kita sudah lakukan penangkapan di Jombang, laporan kejadiannya di Sukun,” pungkasnya.
Kronologi dua Motor Raib Di Ciptomulyo
Peristiwa dua motor raib di Ciptomulyo terekam kamera pengawas (CCTV) sekitar pukul 02.06 WIB. Dalam rekaman terlihat dua orang terduga pelaku membawa kabur dua motor vario yang terparkir di depan rumah warga.
Indra, Ketua RT 09, dan Mamad, Ketua RW 01, membenarkan adanya kasus pencurian dua motor vario 125 cc di lingkungannya. Kejadian tersebut menimpa Ibu Fauziah dan Bapak Aris Dewantoro. Kemudian bersama korban mereka langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek sukun.
“Benar adanya kehilangan yang dialami oleh Pak Aris dan Bu Fauziah. Saya yang mendampingi pelaporan ke Polsek serta ke pihak finance terkait. Pelaporan sudah kami lakukan sesuai prosedur, tinggal menunggu progres dari pihak kepolisian,” ujar Indra kepada Jurnalis Swa News.
Ia menambahkan, kasus pencurian tersebut baru pertama kali terjadi di lingkungannya. Padahal menurutnya lingkungan tersebut tergolong aman bahkan hampir semua warga biasa memarkir kendaraan di luar rumah.
“Memang kendaraan diparkir di luar rumah. Selama ini tidak pernah ada kejadian kehilangan, baru kali ini terjadi. Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan Babinsa sebelum melapor ke Polsek,” terangnya.
Indra juga berharap kasus dua motor raib ini bisa menjadi perhatian publik dan mendapat penanganan serius dari pihak berwenang.
“Kami mohon agar kejadian ini diangkat dan diviralkan supaya semua pihak yang berwenang dapat memaksimalkan penanganannya,” tegasnya.










