Rabu, Juni 24, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kontroversi Pagar Laut ! Kerugian Capai 116,9 Miliar? 

redaksi swanews by redaksi swanews
16/01/2025
in Ekonomi, Kriminal, Nasional, News
0
0
SHARES
101
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Tangerang, Swa News– Kontroversi pagar laut sepanjang lebih dari 30 kilometer di pesisir Tangerang dan Bekasi memicu banyak tanda tanya.

Selain memengaruhi akses nelayan ke wilayah tangkapan, klaim bahwa proyek ini sepenuhnya dibiayai oleh masyarakat secara swadaya menimbulkan kejanggalan.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Maraknya Aksi Vandalisme, Sam Anas Dorong Penindakan Tegas dan Edukasi Masyarakat

Maraknya Aksi Vandalisme, Sam Anas Dorong Penindakan Tegas dan Edukasi Masyarakat

23/06/2026
Seragam Gratis Kota Malang 2026 Berkurang, Suryadi Tanggapi Keluhan Orang Tua Murid

Seragam Gratis Kota Malang 2026 Berkurang, Suryadi Tanggapi Keluhan Orang Tua Murid

23/06/2026
Load More

Dengan estimasi biaya mencapai ratusan miliar rupiah, sulit membayangkan bahwa masyarakat pesisir mampu mendanainya tanpa dukungan pihak tertentu.

Kontroversi pagar laut
Tim KPP dan Ombudsman

Menurut analisis ekonom Achmad Nur Hidayat dari UPN Veteran Jakarta, pemasangan pagar laut ilegal ini diperkirakan menimbulkan kerugian hingga Rp116,91 miliar per tahun.

Biaya tersebut mencakup dampak pada pendapatan nelayan, peningkatan biaya operasional, dan kerusakan lingkungan.

Jika dirinci, pengeluaran untuk membangun pagar laut ini sangat besar. Material utama berupa bambu dan pemberat pasir, tenaga kerja, serta distribusi material ke lokasi membutuhkan anggaran yang diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Dengan panjang total pagar mencapai 38,16 kilometer di Tangerang dan Bekasi, biaya pembangunannya jauh di atas kemampuan rata-rata masyarakat pesisir.

Pagar laut ini menghambat akses lebih dari 3.800 nelayan di wilayah tersebut. Nelayan harus memutar lebih jauh, meningkatkan waktu perjalanan hingga 1,5 jam. Akibatnya, pendapatan nelayan menurun drastis hingga Rp93,31 miliar per tahun, sementara biaya operasional seperti bahan bakar naik hingga Rp18,60 miliar.

“Setiap hari kami harus mengeluarkan lebih banyak uang untuk bahan bakar, sementara hasil tangkapan semakin menurun,” ungkap seorang nelayan yang terdampak.

Selain dampak ekonomi, struktur pagar laut yang terbuat dari bambu juga mengganggu habitat alami ikan, udang, dan kerang. Kerusakan ekosistem ini diperkirakan menyebabkan kerugian lingkungan senilai Rp 5 miliar per tahun.

Klaim bahwa proyek ini sepenuhnya swadaya masyarakat dipertanyakan. Dengan biaya yang begitu besar, mustahil masyarakat nelayan yang sebagian besar berpenghasilan rendah mampu mendanai pembangunan pagar laut ini sendiri. Pemerintah diminta untuk menyelidiki sumber dana proyek tersebut.

Kontroversi pagar laut

Menurut Achmad Nur Hidayat, manfaat proyek ini tidak sebanding dengan kerugian yang ditimbulkan. Meskipun disebut untuk mitigasi abrasi dan tsunami, efektivitas pagar laut ini belum terbukti, dan lebih banyak membawa dampak negatif.

Ekonom dan aktivis lingkungan mendesak agar pagar laut ilegal segera dibongkar demi memulihkan akses nelayan dan melindungi ekosistem pesisir. Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah memberikan peringatan kepada pihak terkait untuk membongkar struktur tersebut.


Kontroversi pagar laut

Laporan oleh: Tim Swa News

Sumber: tempoCo, antaranews, kompascom, suaracom

Tags: Kerugian nelayanKerusakan lingkunganKontroversi pagar lautPagar lautPIK 2Taksiran pembangunan
redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

Maraknya Aksi Vandalisme, Sam Anas Dorong Penindakan Tegas dan Edukasi Masyarakat
Seni dan Budaya

Maraknya Aksi Vandalisme, Sam Anas Dorong Penindakan Tegas dan Edukasi Masyarakat

by Mukhamad Munif
23/06/2026
Seragam Gratis Kota Malang 2026 Berkurang, Suryadi Tanggapi Keluhan Orang Tua Murid
Pendidikan

Seragam Gratis Kota Malang 2026 Berkurang, Suryadi Tanggapi Keluhan Orang Tua Murid

by Mukhamad Munif
23/06/2026
Anggaran Pendidikan Kota Malang Menyusut, DPRD Minta Program Seragam Gratis Tepat Sasaran
Pendidikan

Anggaran Pendidikan Kota Malang Menyusut, DPRD Minta Program Seragam Gratis Tepat Sasaran

by Mukhamad Munif
23/06/2026
Kirab Banteng 1 Suro Empu Supo Jadi Ruang Pelestarian Budaya dan Penguat Identitas Kota Batu
Seni dan Budaya

Kirab Banteng 1 Suro Empu Supo Jadi Ruang Pelestarian Budaya dan Penguat Identitas Kota Batu

by Mukhamad Munif
22/06/2026
Rickyanto, Sosok Pengusaha Muda Industri Perkapalan Jadi Pembicara dalam Prosesi Yudisium UIN Maliki Malang
Pendidikan

Rickyanto, Sosok Pengusaha Muda Industri Perkapalan Jadi Pembicara dalam Prosesi Yudisium UIN Maliki Malang

by Imam Hanifah
22/06/2026
Diinisiasi Anggota DPRD Kota Malang, Demo Tandingan Lawan Aksi Mahasiswa Malang Diduga Kuat Bukan Gerakan Murni Masyarakat
Politik

Diinisiasi Anggota DPRD Kota Malang, Demo Tandingan Lawan Aksi Mahasiswa Malang Diduga Kuat Bukan Gerakan Murni Masyarakat

by Mukhamad Munif
22/06/2026
Next Post
Haris Azhar Akan Laporkan Stafsus Menkomdigi, Rudi ‘Valinka’ Susanto. Pernah Sebar Fitnah?

Haris Azhar Akan Laporkan Stafsus Menkomdigi, Rudi 'Valinka' Susanto. Pernah Sebar Fitnah?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025

EDITOR'S PICK

Event di Banyuwangi Bulan Juni

Catat Jadwalnya! Inilah Rentetan Event di Banyuwangi Bulan Juni 2026 yang Wajib Dikunjungi

07/06/2026
Molor Lagi! Ketidakpastian Relokasi Pedagang Pasar Induk Gadang Dikeluhkan Para Pedagang

Molor Lagi! Ketidakpastian Relokasi Pedagang Pasar Induk Gadang Dikeluhkan Para Pedagang

11/04/2026
Klaim Seskab Teddy Tak Sentuh Dana Pendidikan Dipatahkan Perpres, 223,5 Triliun untuk MBG

Klaim Seskab Teddy Tak Sentuh Dana Pendidikan Dipatahkan Perpres, 223,5 Triliun untuk MBG

06/03/2026
Menteri Dorong Warga Jadi Pekerja Migran, Janji Gibran 19 Juta Lapangan Kerja Hanya Omon-Omon?

Menteri Dorong Warga Jadi Pekerja Migran, Janji Gibran 19 Juta Lapangan Kerja Hanya Omon-Omon?

29/06/2025
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan