Kamis, Juli 16, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Olahraga Bola

Maroko, DNA Pembunuh Raksasa Sepak Bola dari Portugal, Spanyol, Kini Belanda Jadi Korban

Mukhamad Munif by Mukhamad Munif
02/07/2026
in Bola
0
0
SHARES
104
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Malang, Swa News– Tim Nasional (Timnas) Maroko kembali membuktikan diri sebagai “Kuda Hitam” paling menakutkan di panggung sepak bola dunia. Teranyar mereka menumbangkan Belanda lewat drama adu penalti. Tak hanya mengamankan langkah Singa Atlas ke babak 16 besar. Timnas Maroko juga menegaskan bahwa mereka memiliki DNA khusus untuk meruntuhkan dominasi negara-negara raksasa Eropa.

Maroko
Timnas Maroko saat menumbangkan Timnas Belanda di drama Adu Pinalti (foto:goal.com)

Kemenangan atas De Oranje langsung memicu gelombang perbincangan global. Bagi para analis sepak bola, performa impresif Maroko bukanlah kejutan musiman, melainkan kelanjutan dari sejarah panjang mereka sebagai giant killer (pembunuh raksasa) sejati di Piala Dunia.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Cetak Nirbobol Keenam, Statistik Lini Belakang Spanyol Samai Rekor Italia Plus Sindiran Tajam Lamine Yamal untuk Prancis

15/07/2026

Wonderkid Maroko Cetak Sejarah Langka di Piala Dunia 2026, Jadi Rebutan Man Utd dan Klub Raksasa Eropa

14/07/2026
Load More

Baca juga: Skuad Timnas Inggris Dihantam Teror Pencurian Jelang Kick-off Piala Dunia 2026 Grup L

Berikut adalah rekam jejak historis dan magis Maroko saat menjungkirbalikkan prediksi di panggung tertinggi sepak bola dunia:

1. Belanda Korban Terbaru Lewat Drama Adu Penalti

Menghadapi Belanda yang bertabur bintang dan diunggulkan secara taktis, Maroko memperagakan organisasi pertahanan yang sangat rapat dan disiplin tinggi. Setelah bermain imbang sepanjang 120 menit, mentalitas baja para eksekutor penalti Maroko serta ketangguhan kiper di bawah mistar gawang menjadi pembeda. Kemenangan penalti ini menjadi bukti nyata bahwa kesuksesan Maroko ditopang oleh kesiapan mental di momen-momen krusial.

2. Tragedi Portugal di Qatar (Piala Dunia 2022)

Sejarah mencatat, salah satu tinta emas paling ikonik dari sepak bola Afrika dan Arab terjadi pada Piala Dunia 2022 di Qatar. Saat itu, Maroko berhadapan dengan Portugal yang diperkuat oleh Cristiano Ronaldo di babak perempat final.

Lewat gol tunggal sundulan ikonik Youssef En-Nesyri, Maroko menang 1-0 dan mencetak sejarah sebagai negara Afrika sekaligus Arab pertama yang berhasil menembus babak semifinal Piala Dunia. Kemenangan tersebut sekaligus memaksa Portugal pulang dengan derai air mata.

3. Spanyol Dipaksa Bertekuk Lutut Tanpa Gol Penalti

Sebelum menyingkirkan Portugal di Qatar, keganasan taktik Maroko lebih dulu memakan korban tetangga geografis mereka, Spanyol, di babak 16 besar. Spanyol yang terkenal dengan filosofi umpan pendek tiki-taka dibuat frustrasi oleh pertahanan berlapis Maroko.

Dalam laga yang berlanjut hingga adu penalti tersebut, kiper Maroko, Yassine Bounou, mencatatkan rekor impresif dengan menggagalkan seluruh tendangan penalti pemain Spanyol, membawa Maroko menang telak 3-0 di babak tos-tosan.

4. Korban Klasik: Portugal 1986

Jauh sebelum generasi emas saat ini lahir, Maroko sebenarnya sudah pernah mengejutkan dunia pada Piala Dunia 1986 di Meksiko. Tergabung di grup neraka bersama Inggris, Polandia, dan Portugal, Maroko justru keluar sebagai juara grup. Momen puncaknya adalah saat mereka menghancurkan Portugal dengan skor telak 3-1 di laga pamungkas grup, menjadikannya tim Afrika pertama yang lolos ke fase gugur dalam sejarah Piala Dunia.

Mengapa Maroko Begitu Sulit Ditaklukkan?

Secara taktis, keberhasilan Maroko menumbangkan tim-tim raksasa Eropa seperti Portugal, Spanyol, hingga Belanda berakar pada tiga faktor utama:

  • Blok Pertahanan Rendah (Low Block) yang Kompak: Mereka tidak ragu membiarkan lawan menguasai bola, namun menutup rapat setiap ruang di sepertiga akhir lapangan.

  • Transisi Serangan Balik Kilat: Memanfaatkan kecepatan para pemain sayap.

  • Kolektivitas Tanpa Ego: Seluruh pemain bekerja keras dalam melakukan pressing tanpa bergantung pada satu individu bintang.

Kemenangan atas Belanda menegaskan bahwa status kuda hitam yang disematkan pada Maroko kini telah bergeser menjadi status tim elit yang wajib diwaspadai oleh negara manapun di dunia. (ARD)


Penulis: Ardian F. R

Editor: M. Munif

Tags: Hasil PertandinganKuda HitamMaroko vs BelandaPiala DuniaPortugalSepak Bola DuniaTimnas Maroko
Mukhamad Munif

Mukhamad Munif

Sekretaris Redaksi Swa News Indonesia, sekaligus aktif sebagai Kreator Konten.

Related Posts

Bola

Cetak Nirbobol Keenam, Statistik Lini Belakang Spanyol Samai Rekor Italia Plus Sindiran Tajam Lamine Yamal untuk Prancis

by Imam Hanifah
15/07/2026
Bola

Wonderkid Maroko Cetak Sejarah Langka di Piala Dunia 2026, Jadi Rebutan Man Utd dan Klub Raksasa Eropa

by Mukhamad Munif
14/07/2026
Bola

Dekati Catatan Gol Lionel Messi, Kylian Mbappe Cetak Rekor Moster

by Mukhamad Munif
14/07/2026
Bola

Skuad Prancis Melaju ke Semifinal Piala Dunia 2026, Siap Hadapi Pemenang Big Match Spanyol vs Belgia

by Mukhamad Munif
10/07/2026
Kylian Mbappe Murka, Semprot Balik Senator Paraguay: Anda Perempuan Hina!
Bola

Kylian Mbappe Murka, Semprot Balik Senator Paraguay: Anda Perempuan Hina!

by Mukhamad Munif
10/07/2026
Justin Bieber dan BTS Bakal Guncang Halftime Show Final Piala Dunia 2026
Bola

Justin Bieber dan BTS Bakal Guncang Halftime Show Final Piala Dunia 2026

by Mukhamad Munif
10/07/2026
Next Post
Tergugat KPRI UIN Maliki Malang

Mangkir Lagi! Pihak Tergugat KPRI UIN Maliki Malang Janji Akan Hadir pada Sidang Lanjutan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025

EDITOR'S PICK

Pemaksaan Aborsi, Ipda Yohananda Fajri Dipecat!

Pemaksaan Aborsi, Ipda Yohananda Fajri Dipecat!

29/01/2025
Bendera Putih Berkibar di Aceh, Warga Desak Penetapan Bencana Nasional

Bendera Putih Berkibar di Aceh, Warga Desak Penetapan Bencana Nasional

17/12/2025
ICT Watch Menyoroti Pelaksanaan Pembatasan Akses Digital Anak di Bawah Usia 16 Tahun

ICT Watch Menyoroti Pelaksanaan Pembatasan Akses Digital Anak di Bawah Usia 16 Tahun

28/03/2026
Haris Azhar Melawan! Akan Laporkan Rudi ‘Kurawa’, Stafsus Meutia Hafid. Pernah Sebar Hoaks?

Haris Azhar Melawan! Akan Laporkan Rudi ‘Kurawa’, Stafsus Meutia Hafid. Pernah Sebar Hoaks?

18/01/2025
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan