Selasa, Maret 3, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Kolom Opini

Kritik Klaim Keberhasilan 1 Tahun Yes-Dirham Pimpin Lamongan

Nu'man Suhadi by Nu'man Suhadi
03/03/2026
in Opini
0
0
SHARES
102
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Kritik Klaim Keberhasilan 1 Tahun Yes-Dirham Pimpin Lamongan

Oleh: Nukman Suhadi

Tepatnya pada 20 Februari 2025 kemarin, merupakan peringatan setahun pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Lamongan, Yuhronur Efendy–Dirham Akbar Aksara, yang populer disapa Yes-Dirham. Pelantikan setahun lalu tersebut juga bersamaan dengan transisi kepemimpinan nasional, peralihan dari Presiden Joko Widodo kepada Presiden Prabowo Subiyanto, yang kala itu mengusung kebijakan krusial berupa efisiensi anggaran secara menyeluruh.

Yes-Dirham

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Board of Peace: Proyek Perdamaian Palsu Melembagakan Ketidakadilan

Board of Peace: Proyek Perdamaian Palsu Melembagakan Ketidakadilan

13/02/2026
Tambang dan Krisis Ideologi Dakwah Berkemajuan

Tambang dan Krisis Ideologi Dakwah Berkemajuan

30/01/2026
Load More

Akibat kebijakan tersebut, menurut Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lamongan, berdampak pada Yes-Dirham ketika mengawali tugas kepemimpinannya. Akibatnya, terjadi defisit Tahun Anggaran (TA) 2025. Padahal, saat itu juga terdapat tuntutan pemenuhan kebutuhan belanja rutin, pembangunan infrastruktur, serta kebutuhan realisasi janji kampanye.

Antara Prestasi dan Stagnasi

Menjadi pertanyaan publik terkait jargon Yes-Dirham “Menjaga Amanah, Menuntaskan yang Tertunda” dalam kampanye satu tahun lalu. Sebab hingga kini masih menyisakan sejumlah permasalahan krusial.

Perjalanan satu tahun Yes-Dirham telah dipublikasikan melalui berbagai kanal berita, baik media cetak, online, maupun media sosial yang berafiliasi dengan pemerintah. Semua menjabarkan berbagai capaian kinerja yang kemudian dikorelasikan dengan prestasi satu tahun kepemimpinan.

Baca juga: Sempat Ditutup karena Protes Limbah, PT QL Hasil Laut Sedayulawas, Brondong, Lamongan Kembali Beroperasi

Mulai dari penyerapan ribuan tenaga kerja, mencetak ratusan wirausaha muda, puluhan UMKM naik kelas, sebanyak 49 produk menembus pasar ekspor, 474 KDMP (Koperasi Desa Merah Putih) telah berbadan hukum, produksi padi mencapai 1.335.099 ton, produksi perikanan sebanyak 129.790 ton, penyaluran 7.598 beasiswa mulai jenjang SD hingga S2, aktivasi RSUD Ki Ageng Brondong, kemantapan jalan kabupaten yang mencapai 60 persen, penyaluran 20.135 bantuan untuk bencana banjir, destinasi wisata yang menghasilkan hampir empat juta wisatawan, hingga penyaluran program MBG untuk berbagai lembaga dan jenjang pendidikan.

Namun kemudian muncul pikiran kritis yang menyampaikan data berbeda. Masih adanya kesulitan publik Lamongan untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan UMK, masih cukup banyak UMKM yang belum tersentuh pembinaan, serta struktur pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang masih didominasi sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan dengan kisaran angka 30 persen.

Selain itu, masalah kesenjangan dan tingkat kemiskinan belum tuntas. Masih adanya beberapa sekolah milik pemerintah yang menarik pungutan dengan dalih infak. Belum lagi angka putus sekolah yang masih diabaikan, belum adanya sistem pengendalian banjir tahunan yang hingga kini masih melanda beberapa desa, kualitas RSUD Ki Ageng Brondong yang dinilai kalah bersaing dengan rumah sakit swasta di sekitarnya, serta minimnya perbaikan infrastruktur jalan berlubang yang telah memakan banyak korban kecelakaan.

Butuh Kerja Nyata

Publik Lamongan juga masih meragukan rancangan APBD 2026 terkait proyeksi pendapatan daerah sebesar Rp3.074.112.400.900,- dan belanja daerah yang diproyeksikan sebesar Rp3.149.406.518.500,-. Terlebih jika melihat kondisi Lamongan saat ini yang masih menyisakan banyak persoalan.

Yes-dirham
Sumber Gambar: satpolpp.lamongan

Upaya menjawab kritik dan evaluasi publik tersebut tentu membutuhkan praksis perbaikan kinerja serta sumber daya modal yang besar untuk pencapaian janji politik masa kampanye. Padahal saat ini Pemerintah Lamongan juga masih dihadapkan pada permasalahan fiskal.

Meskipun pemerintah berasumsi bahwa fiskal tahun 2026 akan semakin kuat, namun jika menggunakan parameter asumsi BPKAD terkait defisit Rp10 miliar pada Tahun Anggaran 2025, maka kemungkinan Kabupaten Lamongan masih akan menghadapi tekanan anggaran dalam APBD 2026. Apalagi salah satu indikator makro terkait dampak pengurangan transfer pusat ke daerah masih terus berlangsung.


Nukman Suhadi

Wakil Ketua Lembaga Kerja Sama PDM Lamongan

Tags: Bupati LamonganKritik BupatiPDM Muhammadiyah LamonganYes-dirham
Nu'man Suhadi

Nu'man Suhadi

Related Posts

Board of Peace: Proyek Perdamaian Palsu Melembagakan Ketidakadilan
Opini

Board of Peace: Proyek Perdamaian Palsu Melembagakan Ketidakadilan

by Haidar Bagir
13/02/2026
Tambang dan Krisis Ideologi Dakwah Berkemajuan
Kolom

Tambang dan Krisis Ideologi Dakwah Berkemajuan

by Qosdus Sabil
30/01/2026
Problem Tambang dan Etika Keberpihakan: Kritik terhadap Sikap Muhammadiyah
Kolom

Problem Tambang dan Etika Keberpihakan: Kritik terhadap Sikap Muhammadiyah

by Qosdus Sabil
28/01/2026
Bukan Azwar Anas Pemilik Otoritas Tambang Tumpang Pitu!
Kolom

Bukan Azwar Anas Pemilik Otoritas Tambang Tumpang Pitu!

by Hably Hasan
08/01/2026
Tumpang Pitu
Ekonomi

CSR Tumpang Pitu Wewenang Korporasi, Bukan Bupati!

by Hably Hasan
29/12/2025
Tumpang Pitu
Kolom

Jejak Sentralisasi Dinamika Tata Kelola Tambang Emas Tumpang Pitu Banyuwangi

by Hably Hasan
18/12/2025

BERITA POPULER

  • Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

    Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kamaruddin Amin, Sekretaris Jenderal Kemenag RI Dituntut Mundur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Sahur, Dua Motor Vario 125 Digondol Maling di Ciptomulyo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjelang Pemilihan Rektor UIN Maliki Malang, Suhu Politik Mulai Memanas, Agus Maimun Deklarasi, FITK Pecah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Swa News Indonesia

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Cepat | Mencerahkan

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan