Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com
Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.
Batu, Swa News– DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur mulai mengakselerasi konsolidasi organisasi sebagai langkah strategis menghadapi Pemilu 2029. Upaya penguatan struktur menjadi fokus utama partai, terutama kesiapan hadapi verifikasi faktual dan target kembali ke parlemen dalam pemilu 2029. (32/07/2026)

Melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota Fraksi PPP se-Jawa Timur di Kota Batu, Ketua DPW PPP Jawa Timur, Arif, menegaskan bahwa soliditas internal menjadi kunci utama dalam menghadapi kompetisi politik yang semakin ketat.
Ia menekankan pentingnya seluruh elemen partai—mulai dari DPC, kader, hingga anggota DPRD—untuk bergerak dalam satu arah dan memperkuat kerja organisasi.
Saat ini kami memiliki 38 DPC yang seluruhnya telah selesai melaksanakan musyawarah cabang, serta 103 anggota Fraksi PPP DPRD se-Jawa Timur. Insya Allah mereka akan bekerja keras dan berlari kencang membesarkan partai pada tahun-tahun mendatang,” ujarnya.
Baca Juga: IPAC 2026 Kota Batu Resmi Dibuka, Diikuti 75 Atlet Paralayang dari Berbagai Negara
Arif menambahkan, PPP Jawa Timur saat ini juga mengandalkan kekuatan dari para anggota DPRD di berbagai tingkatan sebagai motor penggerak konsolidasi dan kedekatan dengan masyarakat. Peran legislatif dinilai penting dalam menjaga basis suara sekaligus memperluas pengaruh partai di daerah.
DPW PPP Jawa Timur Siap antar Partai Kembali ke Parlemen pada Pemilu 2029
Lebih jauh, ia menyebut konsolidasi ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan bagian dari strategi besar untuk mengembalikan PPP ke Senayan pada Pemilu 2029. Jawa Timur diharapkan menjadi salah satu lumbung utama suara PPP secara nasional.
“Momentum ini harus menjadi awal kita menorehkan sejarah. Di tangan kita semua, PPP harus kembali ke Senayan. Itu bukan sekadar target politik, tetapi amanah untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat,” pungkasnya.
Arif kembali menekankan semangat perjuangan partai PPP. Di usia ke 53 tahun dianggap usia cukup matang, Partai PPP telah membersamai perjuangan rakyat. Berbekal semangat keadilan dan keumatan, ia berharap agar setiap kader mengedepankan kepentingan masyarakat, bukan egosentris pribadi.
“Januari lalu PPP telah memperingati Harlah ke-53. Di usia yang telah matang, tidak perlu saling menghujat apalagi merendahkan. Kita harus menjadi kader yang amanah dan berjuang untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya. (MM)*
Pewarta: M. Munif


















