Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com
Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.
Jakarta, Swa News — Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (14/9/2026).

Berdasarkan laporan resmi Sekretariat Negara, pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Presiden RI Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam Sisa Masa Jabatan Periode Tahun 2024-2029.
Suahasil, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan, kini memegang kendali penuh atas kebijakan fiskal nasional di tengah tantangan ekonomi global yang dinamis.
Baca juga : Bendung Karhutla Bromo, Polres Malang Terapkan Sekat Jalur di Pos Jemplang
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo. Dalam sumpahnya, Suahasil berjanji untuk setia kepada Undang-Undang Dasar 1945 dan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti kepada bangsa dan negara.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, serta jajaran menteri Kabinet Merah Putih lainnya yang memberikan ucapan selamat secara langsung setelah penandatanganan berita acara.
Pergantian ini dilakukan tepat satu tahun setelah Purbaya Yudhi Sadewa menduduki posisi Menkeu pada 8 September 2025. Selama masa jabatannya, Purbaya dikenal dengan kebijakan penempatan dana pemerintah sebesar Rp 200 triliun di bank-bank BUMN untuk memperkuat likuiditas perbankan.
Namun, dinamika ekonomi yang fluktuatif, di mana pertumbuhan ekonomi sempat menyentuh 5,61% pada kuartal I 2026 sebelum melambat menjadi 5,29% pada kuartal II 2026, menjadi latar belakang penting dalam transisi kepemimpinan di Kementerian Keuangan ini.
Usai pelantikan, Suahasil Nazara menegaskan bahwa fokus utamanya adalah memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap sehat, kredibel, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat.
“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya,” ujar Suahasil saat mendiktekan penggalan sumpah jabatan di hadapan Presiden.
Agenda reformasi perpajakan dan kepabeanan serta percepatan belanja produktif dipastikan akan terus berlanjut di bawah kepemimpinannya. (ARD)

















