Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com
Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.
Malang, Swa News – Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Malang dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (Bank Jatim) dipastikan tidak hanya berhenti pada urusan kas dan administrasi keuangan pemerintah semata.
Melalui Kesepakatan Bersama yang ditandatangani pada Senin (20/7/2026), sinergi Pemkab Malang-Bank Jatim ini disiapkan untuk menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan, khususnya pemberdayaan Pelaku UMKM di Kabupaten Malang.
Acara penandatanganan kesepakatan pemanfaatan jasa layanan perbankan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., Direktur Keuangan Bank Jatim R.M. Wahyukusumo Wisnubroto, serta Pimpinan Bank Jatim Cabang Kepanjen Satria Dananjaya di hadapan jajaran pimpinan dinas Kabupaten Malang.
Bupati Malang Sanusi menyampaikan bahwa keterlibatan Bank Jatim sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) memiliki peran vital dalam memperluas akses inklusi dan literasi keuangan bagi pelaku usaha lokal di wilayahnya.
“Kami berharap sinergi yang terjalin tidak hanya terbatas pada layanan perbankan semata, tetapi juga dapat diperluas melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan pelaku UMKM, peningkatan literasi dan inklusi keuangan, serta dukungan terhadap percepatan pembangunan daerah,” ujar Sanusi.
Sinergi Pemkab Malang-Bank Jatim di Lintas Sektor untuk Pembangunan Berkelanjutan
Menurut Sanusi, tantangan pembangunan di Kabupaten Malang tidak bisa diselesaikan secara parsial oleh pemerintah daerah saja.
Dibutuhkan skema kolaborasi terpadu bersama sektor perbankan untuk membuka ruang permodalan, pembinaan usaha, serta digitalisasi pemasaran bagi para pelaku usaha kecil dan menengah.
Pihak Pemkab Malang membuka pintu selebar-lebarnya bagi Bank Jatim untuk merancang program simpan-pinjam dan pendampingan bisnis yang adaptif bagi masyarakat.
Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan dan pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan yang berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Malang.


















