Selasa, Juni 30, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Hukum Kriminal

Memakan 5 Korban, Gus Hilmy Desak Program Calon Manajer Koperasi Desa Dihentikan

Mukhamad Munif by Mukhamad Munif
30/06/2026
in Hukum, Nasional
0
0
SHARES
102
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Yogyakarta, Swa News– Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Daerah Istimewa Yogyakarta, Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A., melontarkan kritik keras terkait tewasnya lima peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Para korban yang dipersiapkan menjadi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) itu meregang nyawa saat mengikuti latihan dasar kemiliteran (latsarmil).

Gus Hilmy
Kepala BPSDM Mayjen TNI Ketut Gede Wetan (tengah) dalam konferensi pers di Gedung Kementerian Pertahanan, Jakarta, Sabtu (27/6/2026).(KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA)

Pria yang akrab disapa Gus Hilmy ini menilai, kematian beruntun para peserta seleksi tersebut merupakan tragedi kemanusiaan yang dipicu oleh kelalaian fatal pihak penyelenggara akibat memaksakan metode pelatihan yang salah kaprah.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Tim URC Satreskrim Polres Batu Amankan Dua Penadah Hasil Curanmor

Tim URC Satreskrim Polres Batu Amankan Dua Penadah Hasil Curanmor

30/06/2026
Mengenal Ormas Majelis Pesantren Dakwah Indonesia (MPDI)

Mengenal Ormas Majelis Pesantren Dakwah Indonesia (MPDI)

30/06/2026
Load More

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Belasungkawa terdalam saya haturkan untuk keluarga kelima korban. Tolong, hentikan dulu programnya, serta lakukan investigasi. Kematian kelima calon manajer ini sangat tidak masuk akal. Ini kelalaian fatal dan kesalahan sistem rekrutmen perusahaan yang menumbalkan nyawa manusia,” tegas Gus Hilmy lewat keterangan tertulisnya, Minggu (28/6/2026).

Baca juga: Wamenag Romo Syafi’i Tutup Sarasehan Nasional MPDI 2026 di Malang, Sebut Pesantren Punya Peran Strategis Bantu Negara Hadapi Tantangan Zaman

Salah Kaprah Pendekatan Militer untuk Urusan Sipil

Senator yang membidangi urusan perindustrian dan perdagangan di Komite II DPD RI ini mempertanyakan urgensi pendekatan fisik ekstrem ala militer bagi para calon manajer koperasi. Menurutnya, tugas utama mereka ke depan adalah mengelola manajerial bisnis, tata niaga, dan sumber daya manusia, bukan bertempur di medan perang.

Gus Hilmy yang juga menjabat sebagai Katib Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menekankan bahwa institusi ekonomi akar rumput seperti KDMP membutuhkan tenaga profesional yang ahli di bidang pemasaran dan manajemen, bukan ketahanan fisik di luar batas kemanusiaan.

“Logikanya sederhana, kalau urusannya soal jualan dan memajukan unit usaha koperasi, mestinya yang dicari dan dilatih adalah mereka yang ahli manajemen atau ahli jualan. Mau mencetak manajer koperasi tapi pendekatannya kemiliteran, ini sangat jauh dari esensi tata niaga,” imbuh Ketua Bidang Ukhuwah MUI DIY tersebut.

Gus Hilmy Tuntut Audit Medis dan Desak Kemnaker Turun Tangan

Lebih jauh, Gus Hilmy mengendus adanya kejanggalan serius dalam prosedur kelayakan fisik (screening kesehatan) sebelum para peserta diterjunkan ke lapangan. Ia mempertanyakan apakah pihak KDMP melampirkan syarat rekam medis yang ketat sebelum melakukan latihan fisik ekstrem tersebut.

Jika syarat medis dasar diabaikan, Gus Hilmy menyebut tindakan manajemen korporasi bukan lagi sekadar kelalaian, melainkan tindakan ceroboh yang secara sadar menempatkan nyawa orang lain dalam bahaya maut.

Oleh karena itu, ia mendesak Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Kementerian Koperasi (Kemenkop) untuk mengevaluasi total regulasi dan perizinan metode pelatihan militeristik sipil ini.

“Manajemen KDMP tidak bisa hanya sekadar mencuci tangan dengan memberikan santunan lalu merasa masalah selesai. Kemnaker harus segera turun tangan melakukan audit investigatif, cabut izin pelatihannya jika terbukti melanggar aturan, dan berikan sanksi berat,” desaknya.

Di akhir keterangannya, Gus Hilmy meminta aparat kepolisian untuk segera membuka investigasi pidana yang transparan dan independen. Hukum harus ditegakkan dengan menyeret seluruh pihak yang bertanggung jawab, termasuk jajaran manajemen tingkat atas KDMP yang menyetujui program mematikan tersebut ke meja hijau.


Penulis: Ardian F. R

Editor: M. Munif

Tags: DPD RIGus HilmyKemnakerKoperasi Desa Merah PutihKoperasi KDMPPeserta Latsarmil TewasTragedi SPPI
Mukhamad Munif

Mukhamad Munif

Sekretaris Redaksi Swa News Indonesia, sekaligus aktif sebagai Kreator Konten.

Related Posts

Tim URC Satreskrim Polres Batu Amankan Dua Penadah Hasil Curanmor
Kriminal

Tim URC Satreskrim Polres Batu Amankan Dua Penadah Hasil Curanmor

by Mukhamad Munif
30/06/2026
Mengenal Ormas Majelis Pesantren Dakwah Indonesia (MPDI)
Agama

Mengenal Ormas Majelis Pesantren Dakwah Indonesia (MPDI)

by Mukhamad Munif
30/06/2026
Dugaan Bisnis Seragam Rp 1,2 Juta, LIRA Malang Ancam Tempuh Jalur Hukum
Pendidikan

Dugaan Bisnis Seragam Rp 1,2 Juta, LIRA Malang Ancam Tempuh Jalur Hukum

by Mukhamad Munif
30/06/2026
Diduga Intimidasi Dokter di NTT, Tiga Anggota DPRD TTU Diadukan ke Kapolri
Kriminal

Diduga Intimidasi Dokter di NTT, Tiga Anggota DPRD TTU Diadukan ke Kapolri

by Mukhamad Munif
30/06/2026
Wamenag Romo Syafi'i Tutup Sarasehan Nasional MPDI 2026 di Malang
News

Wamenag Romo Syafi’i Tutup Sarasehan Nasional MPDI 2026 di Malang, Sebut Pesantren Punya Peran Strategis Bantu Negara Hadapi Tantangan Zaman

by Imam Hanifah
29/06/2026
Sarasehan Nasional MPDI 2026
News

Sarasehan Nasional MPDI 2026 Sukses Digelar, Dorong Koperasi Pesantren Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo

by Imam Hanifah
29/06/2026
Next Post
Diduga Intimidasi Dokter di NTT, Tiga Anggota DPRD TTU Diadukan ke Kapolri

Diduga Intimidasi Dokter di NTT, Tiga Anggota DPRD TTU Diadukan ke Kapolri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025

EDITOR'S PICK

Oknum Polisi Pemasok Narkoba: Indikasi Rusaknya Mentalitas Penegak Hukum, Pesan Kapolri: Ikan Busuk Dari Kepala

Oknum Polisi Pemasok Narkoba: Indikasi Rusaknya Mentalitas Penegak Hukum, Pesan Kapolri: Ikan Busuk Dari Kepala

19/03/2025
jadwal bus malang surabaya

Jadwal Bus Malang Surabaya 2026, Lengkap untuk Jadwal Keberangkatan Ekonomi dan Patas

14/03/2026
Publik Lamongan Geram KPK Masih Bungkam Soal Nama Tersangka Korupsi Gedung Pemkab

Publik Lamongan Geram KPK Masih Bungkam Soal Nama Tersangka Korupsi Gedung Pemkab

02/02/2026
Aksi Massa Lawan Indonesia Gelap, Luhut: Kau yang Gelap!

Aksi Massa Lawan Indonesia Gelap, Luhut: Kau yang Gelap!

20/02/2025
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan