Malang, Swa News – Relokasi Pasar Induk Gadang, Kota Malang, masih menyisakan persoalan bagi para pedagang. Meski lokasi baru dinilai lebih tertib dan nyaman, sebagian pedagang mengeluhkan penjualan yang belum stabil bahkan cenderung menurun karena proses relokasi belum sepenuhnya selesai (08/05/2026).

Mukhlis, pedagang asal Kacuk, Kebonsari, Kota Malang, mengaku suasana berdagang di lokasi baru memang jauh lebih nyaman dibanding sebelumnya. Kondisi pasar yang lebih tertata membuat aktivitas jual beli tidak lagi terganggu oleh kemacetan maupun proses bongkar muat barang di badan jalan. Namun, ia menilai belum semua pedagang berpindah sehingga pembeli masih terpecah.
“Secara umum lebih nyaman yang sekarang, baik dari ketertiban maupun kenyamanan berdagang. Dulu situasinya amburadul, macet karena barang diturunkan di jalan. Relokasi ini benar-benar membuat pedagang dan pembeli nyaman. Namun saya belum merasakan kestabilan penjualan, mungkin karena belum selesai semua. Ada sebagian pedagang yang belum pindah, tepatnya di sebelah barat. Kalau sudah tersentral, mungkin penjualan akan kembali stabil,” tegasnya.
Baca juga: Viral ! Angsle Buah Pak Mat Mawar, Pembeli Rela Antre Sebelum Buka
Menurut Mukhlis, kondisi tersebut membuat sebagian pedagang masih harus beradaptasi dengan pola belanja masyarakat yang belum sepenuhnya berpindah ke lokasi baru. Ia berharap proses relokasi segera dituntaskan agar seluruh aktivitas perdagangan dapat terpusat dan daya beli kembali normal.
Di sisi lain, para pembeli justru merasakan perubahan positif dari relokasi ini. Bu Wati, pembeli asal Mergosono, menyebut lokasi pasar yang baru jauh lebih nyaman dan aman, terutama dari sisi parkir dan akses jalan yang kini lebih tertib.

“Lebih nyaman, enak, tidak terganggu dengan lalu lalang kendaraan. Dulu khawatir ketika mau parkir motor, sekarang sudah tersedia tempat parkir yang lebih aman. Dulu nyebrang susah karena banyak kendaraan parkir di jalan, terutama saat loading barang. Sekarang sudah ada tempat khusus, jadi tidak macet lagi,” jelasnya.
Relokasi Pasar Induk Gadang Urai Kemacetan
Hal senada disampaikan Yudi, pembeli asal Kendalpayak, Pakisaji, Kabupaten Malang. Ia menilai relokasi membawa perubahan besar bagi kenyamanan pengunjung karena area pasar kini lebih tertata dan tidak semrawut seperti sebelumnya.
“Lebih nyaman yang sekarang, lebih tertib, ketersediaan parkiran luas. Secara akses dan kenyamanan parkir sangat tertib, Pak,” ungkapnya. (MJL)


















