Sabtu, Oktober 10, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Kolom

BALADA ADI PODEI DAN ADI RASA

redaksi swanewsbyredaksi swanews
08/04/2026
in Kolom
0
0
SHARES
120
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

BALADA ADI PODEI DAN ADI RASA

Oleh : Feri Jatmiko

 

Aku mendengar gemuruh angin

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Perempuan Penjaga Demokrasi

Menguak Realitas Peran Perempuan Penjaga Demokrasi

09/10/2026
Cak Munir

Kenduri untuk Cak Munir

09/09/2026
Load More

Menggertak pucuk-pucuk pohon

Seperti tangan tak terlihat meninju nasib tanahku

Langit menghitam di atas sana

Sementara mata para pemangku

Laksana lampu pelabuhan yang padam

Tak pernah melihat buntilan harapan dan juga doa

ADI PODEI

Aku menyaksikan kegelisahan itu

Nasib saudara tua yang perlahan dibuang

Sementara adiknya berdiri gagah dengan pelabuhan yang ramai

Kapal-kapal datang seperti doa yang selalu dikabulkan

Aku dengar suara lirih di antara hujan dan angin yang singgah dalam pohon kesambi

 

Wahai Adi Rasa, bukan iri yang mengetuk dadaku

Namun engkau tahu, Eyang kita bersemayam di jalan robek ini

Ramanda kita terbaring di pulau ini

Di sinilah darah pertama kita jatuh tertumpah sebelum angin menerbangkan  jarak pada laut yang berbeda

ICT Watch Menyoroti Pelaksanaan Pembatasan Akses Digital Anak di Bawah Usia 16 Tahun

Hujan-hujan turun lagi

Desir angin dan ombak merobek lautan menyipta krikil jalan terjal

Dari seberang ombak jawaban itu datang perlahan

 

Kakandaku, Adi Podei…

Hidup tak selalu berlayar dengan puja dan puji

Hari ini bukan masa lalu

Anak cucu kita perlu perlu belajar merias diri

Ombak zaman telah berubah arah

Kita harus belajar berenang di dalamnya

 

Adi Podei menunduk lama

Debur laut terdengar berat seperti napas kapal yang menua

 

Aku telah lama menengadah, Dinda . .

Langkahku tak lagi panjang

Nafasku tersengal mengejar waktu yang berlari

 

Aku tak pasrah pada nasib

Tetapi anak-anakku kini lebih gemar berdendang dengan senyum di atas perutnya sendiri

Mereka menari di tepian mimpi tanpa menyadari bahwa ombak perlahan menusuk tanah di bawah kaki

 

Dinda, dalam angin senja yang turun ini

Aku berdiri dengan syukur, dan sedikit iri

 

Puasa kita sama, Dinda

Sama-sama sehari menahan lapar

Namun ketika malam membuka pintu

Hidanganmu berderet di meja dermaga

Sementara aku hanya menerima satu dua remah yang hanyut dari kapal yang singgah

 

Angin diam sejenak

Adi Rasa menjawab perlahan

 

Wahai Kakanda Adi Podei, bangunlah . . .

Kita tidak hidup dalam ruang kenangan

Tinggalkan santapan yang membuatmu terlelap dalam kantuk yang panjang

Tak seharusnya kita berbeda dalam segala hal

 

Tapi bila itu terjadi kita harus menyadari

Perbedaan bukan selalu datang dari laut yang tak kita ketahui

Perbedaan lahir dari tangan kita sendiri yang enggan mendayung

Padahal Tuhan telah memberikan sampan

Diatasnya telah dihadirkan bintang dan bulan sebagai kompas

 

Tapi kita selalu rebah oleh angin yang menjadi selimut

Kita lebih asyik tidur mendengkur kemudian bangun, sujud, dan bersyukur

Gayam,  2026


Feri Jatmiko

Sastrawan

Tags: PuisiPulau Sapudi
redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

Perempuan Penjaga Demokrasi
Opini

Menguak Realitas Peran Perempuan Penjaga Demokrasi

byMelpi M. Marpaung
09/10/2026
Cak Munir
Kolom

Kenduri untuk Cak Munir

bySelamet Castur
09/09/2026
Islam Ala Prabowo
Kolom

Peneguhan Politik Identitas Ala Islam Ala Prabowo

bySelamet Castur
06/09/2026
SMA Muhammadiyah 4 Gayam Persoalkan Juara Karnaval Unik, Juri Dinilai tak Kompeten dan Langgar Juknis
Jawa Timur

SMA Muhammadiyah 4 Gayam Persoalkan Juara Karnaval Unik, Juri Dinilai tak Kompeten dan Langgar Juknis

byMukhamad Munif
01/09/2026
Topan Srimulat
Jawa Timur

Seniman Lawak Jawa Timur Abah Topan Meninggal Dunia di Kepanjen Malang

byArdian FRand1 others
28/08/2026
santri kiri
Kolom

Yakuza Maneges dalam Ekosistem Santri Kiri Baru?

bySelamet Castur
23/08/2026
Next Post
Tokoh NU Banyuwangi Nilai Para Kandidat Akan Mampu Bawa PKB Banyuwangi Lebih Baik

Tokoh NU Banyuwangi Nilai Para Kandidat Akan Mampu Bawa PKB Banyuwangi Lebih Baik

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
jadwal bus malang blitar

Wajib Tahu! Jadwal Bus Malang Blitar Terlengkap 2026: Lengkap dengan Jam Berangkat dan Pilihan Bus

14/03/2026

EDITOR'S PICK

Pengembangan Perumahan ASN, Pemkab Sorong Belajar ke Pemkot Malang  ‎

Pengembangan Perumahan ASN, Pemkab Sorong Belajar ke Pemkot Malang ‎

19/05/2026
Penting ! Prof. Uril Menggagas Visi Rektor Era Post-Truth: Butuh Pola Kepemimpinan Sistemik dan Progresif

Penting ! Prof. Uril Menggagas Visi Rektor Era Post-Truth: Butuh Pola Kepemimpinan Sistemik dan Progresif

28/05/2025
Kenaikan PPN 12 %, Jokowi Nyatakan Wajib Dilaksanakan, Prabowo Bimbang, Peter F Gontha : Ini Urusan Presiden Prabowo!

Kenaikan PPN 12 %, Jokowi Nyatakan Wajib Dilaksanakan, Prabowo Bimbang, Peter F Gontha : Ini Urusan Presiden Prabowo!

29/12/2024
jurusan sepi peminat di UNEJ

15 Jurusan Sepi Peminat di UNEJ SNBT 2026 dan Perbandingan Prodi Favorit

30/03/2026
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan