Kamis, November 5, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Kolom

Prabowo, Gerindra dan Mampusnya Para Koruptor

Syahganda NainggolanbySyahganda Nainggolan
14/02/2025
in Kolom, Opini, Politik
0
0
SHARES
103
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

[Selamat Ulang Tahun Gerindra, Selamat Atas Terpilihnya Kembali Prabowo Subianto Menjadi Ketua Umum, Semoga Sukses Membawa Kerja Politik Ideologis Progresif Revolusioner. Rakyat menunggu]

Hadiah ulang tahun Gerindra di hari ini ditandai dengan vonis Harvey Moeis dalam kasus korupsi timah senilai 300 triliun rupiah.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Homeless Media, Karhutla, dan Suara Publik yang Tak Boleh Dibungkam

Homeless Media, Karhutla, dan Suara Publik yang Tak Boleh Dibungkam

25/10/2026
Pemerintahan Prabowo Gibran

Evaluasi CELIOS Nilai Kinerja Pemerintahan Prabowo Gibran Terpuruk

17/10/2026
Load More

Melalui banding di pengadilan tinggi, yang sebelumnya hanya divonis 6,5 tahun, sekarang berubah menjadi 20 tahun. Vonis ini sejalan dengan harapan Prabowo, yang kala itu sempat geram mendengar putusan hukuman ringan kasus tersebut.

Prabowo, Gerindra dan Mampusnya Para Koruptor
Foto: Antaranews
Melalui putusan hakim pengadilan tinggi ini, upaya Prabowo memampuskan para koruptor menjadi titik balik dari era rezim sebelumnya yang memberi ruang para koruptor pesta pora.

 

Tentu saja Prabowo bukan mencampuri urusan yudikatif. Namun, dengan upaya Prabowo membongkar habis skandal korupsi di jajaran yudikatif, seperti kasus mafia peradilan, Zarof Ricar, yang menimbun penghasilan hampir satu triliun rupiah.

 

Kemudian skandal mafia peradilan itu yang membuat kemarahan Prabowo, dan secara psikologis membuat rasa takut para hakim yang ada.

 

Ketegasan Prabowo melawan korupsi telah membuka tabir praktik korupsi para pejabat negara yang korup, kemudian diikuti penangkapan Dirjen Anggaran Kemenkeu serta penggeledahan Kantor Dirjen Migas Kementerian ESDM.

 

Penegasan perlawanan masif pada korupsi juga menjadi topik utama dalam pidato Presiden Prabowo ketika menghadiri Harlah NU.

 

Bahkan secara praksis, Presiden Prabowo juga membuat kebijakan pemangkasan anggaran inefisiensi pemerintahan yang selama ini berlangsung.

 

Sufmi Dasco, Ketua Harian Partai Gerindra, yang saat ini juga menjabat Ketua MPR-RI, ketika memberi sambutan pada acara Sabang Merauke Circle (7/2/25), Dasco mempertegas kembali indikasi anggaran yang tidak rasional. Misal, anggaran ATK yang mencapai puluhan triliun rupiah.

 

Peran Gerindra

 

Keberhasilan seorang pemimpin besar yang sedang berkuasa itu akan sangat bergantung pada peran partai politik yang mendukung. Selain itu juga memiliki kekuatan militer yang profesional dan representatif. Saat ini konsolidasi militer berada dalam genggaman Prabowo. Namun, militer harus kembali dimanjakan sebagai kekuatan pertahanan, bukan pembangunan.

 

Praktik model kepemimpinan demikian pernah berlangsung pada era rezim Orde Baru. Ketika Soeharto bermula berkuasa pada tahun 1968, yang bersangkutan membangun Ormas Golkar yang berfungsi sebagai partai untuk menopang kekuasaannya. Nampaknya hal yang sama juga dilakukan Prabowo mendirikan dan memimpin Gerindra untuk menopang kekuasaannya.

 

Karena untuk bisa menerjemahkan cita-cita seorang pemimpin besar seperti Prabowo, hanya bisa diwujudkan melalui partai. Ketika Prabowo memimpikan suatu masyarakat ideal, seperti kemakmuran yang dibagi secara hampir merata kepada setiap rakyat, maka pesan ini harus menjadi ideologi partai. Begitu juga pengimplementasian ideologi itu, sehingga mampu menjadi agenda-agenda pembangunan yang berkeadilan.

 

Kelihatannya, setelah 17 tahun berdiri, Prabowo telah mempunyai partai yang besar. Meskipun dalam persentase kemenangan pemilu masih di bawah PDIP dan Golkar. Tapi, kepiawaian jajaran elite Gerindra, seperti Sufmi Dasco dan Ahmad Muzani, mampu mengendalikan koalisi partai pendukung Prabowo.

 

Selain itu, peran seorang Sufmi Dasco, Ketua Harian Gerindra, mampu memberi tafsir yang cepat dan tepat terhadap kerangka pemikiran dan konsep ideologi Prabowo Subianto, yang ini bisa dilihat pengaruhnya sepanjang 100 hari pemerintahannya.

 

Berangkat dari konteks tafsir pemikiran yang ada, Prabowo berhasil menunjukkan arah pembangunan yang ideologis, bukan lagi sekadar mau menjalankan perampokan sumber daya alam yang ada, mulai tambang, hutan, laut, tanah, air, seperti era lalu.

 

Mengukur nama besar Prabowo, yang saat ini menjadi pemimpin besar, eksistensinya lebih besar dari kapasitas partainya. Situasi ini juga tergambar ketika dulu Soeharto berkuasa.

 

Mengadopsi pola politik Soeharto, ke depan, Gerindra perlu merumuskan kembali upaya memperbesar kapasitasnya. Seperti mulai merekrut kaum aktivis kampus, kaum cendekiawan, eks militer secara masif. Itu juga yang dulu dilakukan Soeharto, merekrut semua aktivis mahasiswa, seperti Sarwono, Akbar Tandjung, Rahman Tolleng, David Napitupulu, Fahmi Idris, untuk memperkokoh barisan politik Golkar.

 


Dr. Syahganda Nainggolan

Mantan Aktivis Mahasiswa ITB, Pendiri Sabang Merauke Circle

 

 

Tags: HUT Partai GerindraKoruptorPartai GerindraPrabowo Subianto
Syahganda Nainggolan

Syahganda Nainggolan

Mantan Aktivis Mahasiswa ITB, Pendiri Sabang Merauke Circle

Related Posts

Homeless Media, Karhutla, dan Suara Publik yang Tak Boleh Dibungkam
Kolom

Homeless Media, Karhutla, dan Suara Publik yang Tak Boleh Dibungkam

byMukhamad Munif
25/10/2026
Pemerintahan Prabowo Gibran
News

Evaluasi CELIOS Nilai Kinerja Pemerintahan Prabowo Gibran Terpuruk

byImam Hanifah
17/10/2026
Kolonialisasi Islam
Kolom

[De] Kolonialisasi Islam

bySelamet Castur
11/10/2026
Perempuan Penjaga Demokrasi
Opini

Menguak Realitas Peran Perempuan Penjaga Demokrasi

byMelpi M. Marpaung
09/10/2026
sosok mufti anam
Politik

Sosok Mufti Anam Politisi Muda Dinilai Jadi Calon Kuat dalam Pemilihan Bupati Banyuwangi 2029

byImam Hanifah
08/10/2026
Kemal Palevi Ungkap Sindiran Menohok Respons Ucapan “Goblok” Prabowo
Nasional

Kemal Palevi Ungkap Sindiran Menohok Respons Ucapan “Goblok” Prabowo

byArdian FRand1 others
22/09/2026
Next Post
Dampak Efisiensi anggaran, Lembaga Apa Saja, Benarkah THR dan Gaji 13 Dihapus?

Dampak Efisiensi anggaran, Lembaga Apa Saja, Benarkah THR dan Gaji 13 Dihapus?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025
jadwal bus malang blitar

Wajib Tahu! Jadwal Bus Malang Blitar Terlengkap 2026: Lengkap dengan Jam Berangkat dan Pilihan Bus

14/03/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026

EDITOR'S PICK

Mundur dari Kepala PCO Hasan Nasbi: Harus Tahu Diri dan Menepi

Mundur dari Kepala PCO Hasan Nasbi: Harus Tahu Diri dan Menepi

30/04/2025
Dugaan Pelecehan Mahasiswa UNU Blitar Gegerkan Perguruan Tinggi Islam

Dugaan Pelecehan Mahasiswa UNU Blitar Gegerkan Perguruan Tinggi Islam

10/05/2026
Event di Banyuwangi Bulan Juni

Catat Jadwalnya! Inilah Rentetan Event di Banyuwangi Bulan Juni 2026 yang Wajib Dikunjungi

07/06/2026
Limbah Kulit Bawang Merah

Inovasi Mahasiswa UB, Ubah Limbah Kulit Bawang Merah Jadi Kertas Bernilai Jual di Nganjuk

26/10/2026
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan