Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com
Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.
Internasional, Swa News — Pertandingan matchday pertama fase liga Champions League di Anfield menyuguhkan drama tingkat tinggi saat Liverpool menjamu raksasa Spanyol, Atletico Madrid.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Liverpool langsung mengambil inisiatif serangan melalui Alexander Isak, namun justru Atletico yang berhasil mencuri keunggulan pada menit ke-17. Marcos Llorente kembali menjadi momok bagi lini pertahanan The Reds setelah memanfaatkan umpan terobosan akurat dari Julian Alvarez.
Baca juga: Hat-trick Ferran Torres Warnai Pesta Gol 6-1 PSG Atas Slovan Bratislava
Llorente yang lolos dari kawalan Milos Kerkez dengan tenang menaklukkan Alisson Becker dalam situasi satu lawan satu, mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan tim tamu. Tertinggal satu gol tidak membuat mental anak-anak Merseyside runtuh.
Liverpool terus menekan pertahanan rapat Los Colchoneros hingga akhirnya upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-40. Berawal dari kegigihan Milos Kerkez merebut bola, Bradley Barcola melepaskan tembakan yang sempat ditepis Jan Oblak. Bola muntah kemudian dikuasai Ronald Araujo yang memberikan umpan tumit cerdas kepada Dominik Szoboszlai.
Gelandang asal Hungaria itu melepaskan sepakan melengkung ke tiang jauh yang tak mampu dijangkau Oblak, membuat kedudukan imbang 1-1 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Liverpool meningkatkan intensitas serangan dan akhirnya berbalik unggul pada menit ke-50. Alexis Mac Allister mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan bola liar hasil tusukan Rio Ngumoha di sisi kiri. Sepakan keras kaki kiri pemain internasional Argentina itu menghujam pojok gawang Atletico, memastikan kemenangan 2-1 bagi Liverpool.
Hingga laga usai, Atletico gagal memberikan ancaman berarti karena disiplinnya lini tengah Liverpool yang dipimpin Mac Allister. Kemenangan ini sekaligus memutus catatan kurang impresif manajer Liverpool atas strategi Diego Simeone di masa lalu. (ARD)
Penulis: Ardian F. R
Editor: Mukh. Munif

















