Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com
Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.
Internasional, Swa News — FC Barcelona mengawali kampanye Liga Champions musim 2026/2027 dengan performa yang sangat impresif setelah melumat wakil Belanda, Feyenoord, dengan skor telak 5-1 di Stadion Camp Nou, Rabu (9/9/2026) malam waktu setempat.
Kemenangan meyakinkan ini dipicu oleh penampilan gemilang Lamine Yamal dan Raphinha yang menjadi motor serangan utama tim asuhan Hansi Flick sepanjang pertandingan.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Blaugrana langsung mengambil inisiatif serangan dan berhasil unggul cepat pada menit ketiga melalui aksi Raphinha yang memanfaatkan umpan matang Lamine Yamal.
Baca juga: Blunder Fatal Josep Martinez, Real Madrid Tekuk Inter Milan 2-1
Dominasi tuan rumah berlanjut di babak pertama ketika Karim Adeyemi menggandakan keunggulan pada menit ke-22 melalui tendangan keras dari luar kotak penalti setelah menerima skema serangan balik cepat.
Meskipun Feyenoord mencoba memberikan perlawanan melalui aksi Anis Hadj Moussa, pertahanan Barcelona yang digalang Pau Cubarsi tampil cukup solid. Memasuki babak kedua, Raphinha kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-57, disusul oleh gol tendangan bebas indah dari Lamine Yamal tiga menit berselang yang membuat skor menjadi 4-0.
Feyenoord sempat memperkecil ketertinggalan melalui Sem Steijn pada menit ke-82, namun pesta gol Barcelona ditutup oleh pemain baru mereka, Gabriel Jesus, yang mencetak gol debutnya pada menit ke-85. Kemenangan ini menempatkan Barcelona di posisi atas klasemen sementara fase liga.
“Kami bermain dengan intensitas yang saya inginkan sejak menit pertama. Raphinha dan Lamine menunjukkan koneksi yang luar biasa, dan ini adalah cara terbaik untuk memulai kompetisi sebesar Liga Champions,” ujar pelatih Barcelona, Hansi Flick, dalam sesi konferensi pers usai laga.
Dengan hasil ini, Barcelona mengantongi tiga poin penting sekaligus memberikan sinyal ancaman bagi rival-rival mereka di Eropa. Performa lini depan yang diisi oleh kombinasi pemain muda dan berpengalaman terbukti menjadi senjata mematikan bagi strategi Flick.
Selanjutnya, Barcelona akan fokus mempertahankan momentum positif ini di kompetisi domestik sebelum melanjutkan perjuangan mereka di kancah kontinental pada matchday berikutnya. (ARD)
Penulis: Ardian F. R
Editor: Mukh. Munif


















