Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com
Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.
Malang Kota, Swa News — Pemerintah Kota Malang resmi meluncurkan 66 unit Angkutan Pelajar Gratis di Halaman Balai Kota Malang. Kapolresta Malang Kota berpesan pada para pengendara akan pentingnya keselamatan saat beroperasi (31/08/2026).

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Danang Setyo P.S. memberikan apresiasi tinggi terhadap eksekusi kebijakan tersebut. Menurutnya, penyediaan angkutan khusus ini berdampak langsung pada aspek Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Malang.
Baca juga: 66 Angkutan Pelajar Gratis Layani 15 Koridor se-Kota Malang
“Angkutan pelajar gratis ini menjadi langkah preventif yang sangat positif untuk meningkatkan keselamatan, terutama bagi siswa yang belum memiliki SIM atau belum cukup umur membawa kendaraan sendiri,” ujar Danang di sela acara.
Danang menambahkan, penggunaan sepeda motor oleh pelajar tanpa sertifikasi mengemudi dan helm baku kerap menjadi penyumbang utama angka pelanggaran serta kecelakaan di jalan raya. Ia mengimbau para siswa memanfaatkan fasilitas ini secara tertib, sementara pengemudi wajib mengedepankan disiplin dan keselamatan penumpang.
Di tempat yang sama, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan bahwa program ini adalah komitmen nyata Pemkot dalam mengurai kemacetan jam berangkat sekolah sekaligus meringankan beban ekonomi orang tua.
“Kami ingin memperkuat fungsi transportasi publik. Dengan tersedianya 66 unit ini, akses mobilitas siswa makin mudah, aman, dan biaya perjalanan masyarakat bisa ditekan,” kata Wahyu.
Program yang didanai APBD Kota Malang ini dihadirkan untuk menyediakan layanan transportasi publik yang aman, inklusif, sekaligus memangkas ketergantungan pelajar pada kendaraan pribadi.
Peluncuran armada ditandai dengan peninjauan unit oleh Wali Kota Malang Wahyu Hidayat bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Kapolresta Malang Kota dilanjutkan dengan prosesi flag off pemberangkatan serentak. (ARD)
Penulis: Ardian F. R
Editor: Mukh. Munif

















