Kamis, April 16, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Hukum Kriminal

Miftahul Maulana Dinilai Tidak Layak Mendapatkan Gelar “Gus”

redaksi swanews by redaksi swanews
06/12/2024
in Kriminal, Nasional, News, Politik
0
0
SHARES
100
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Surabaya, Swa News- Panggilan “Gus” yang melekat pada Miftahul Maulana atau Gus Miftah menjadi bahan perbincangan hangat setelah dirinya terlibat dalam kontroversi.

Miftahul Maulana Dinilai Tidak Layak Mendapatkan Gelar "Gus"

Miftahul Maulana

Gelar “Gus,” yang secara tradisional digunakan untuk putra kiai atau tokoh yang memiliki pemahaman agama mendalam, dinilai tidak pantas disematkan pada seseorang yang tidak menunjukkan sikap atau tindakan yang mencerminkan nilai-nilai tersebut.

Kasus ini mencuat setelah pernyataan Gus Miftah yang dianggap menghina seorang penjual es teh “Sunhaji” viral di media sosial. Banyak pihak mempertanyakan kelayakan panggilan “Gus” pada dirinya, mengingat sikap yang tidak mencerminkan penghormatan dan kebijaksanaan yang seharusnya melekat pada sosok dengan gelar itu. Selain itu, muncul petisi daring yang mendesak agar Miftah dicopot dari posisinya sebagai Utusan Khusus Presiden, menggarisbawahi ketidakpuasan masyarakat atas tindakan dan ucapannya.

Sebagai respons terhadap tekanan publik, Gus Miftah telah meminta maaf secara terbuka dengan mendatangi dan membeli dagangan penjual es teh yang menjadi korban pernyataannya. Namun, banyak yang menilai permintaan maaf tersebut tidak cukup untuk mengembalikan kehormatan gelar “Gus” yang telah ternoda oleh perbuatannya. Beberapa tokoh juga menegaskan bahwa gelar tersebut seharusnya mencerminkan pribadi yang konsisten menjaga akhlak mulia.

Carousel Gambar Artikel

Menurut budayawan, panggilan “Gus” memiliki akar tradisi yang kuat di komunitas pesantren. Gelar tersebut bukan hanya penghormatan kepada keturunan kiai, tetapi juga simbol tanggung jawab moral untuk menjadi teladan. Dalam kasus ini, penggunaan gelar pada seseorang yang tindakannya kontroversial dinilai dapat merusak makna sakral gelar tersebut dan mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap tokoh agama secara umum.

Perdebatan mengenai kelayakan Gus Miftah menyandang gelar ini tidak hanya menyoroti perilaku personal, tetapi juga pentingnya menjaga nilai-nilai luhur dalam tradisi keagamaan. Banyak pihak menyerukan agar tokoh publik seperti Gus Miftah lebih berhati-hati dalam bertindak, mengingat posisi mereka yang menjadi panutan bagi banyak orang. Hal ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk menjaga integritas dan tanggung jawab sosial dalam setiap peran yang diemban.(Mus)

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Final FLS3N dan O2SN Kota Malang 195 Peserta Disaring! Dikbud Akan Optimalkan Pembinaan Menuju Tingkat Provinsi

Final FLS3N dan O2SN Kota Malang 195 Peserta Disaring! Dikbud Akan Optimalkan Pembinaan Menuju Tingkat Provinsi

15/04/2026
Load More

 

Miftahul Maulana
Tags: Arti "Gus"Gelar gusGus miftah es tehMiftahul MaulanaNahdlatul UlamaPanggilan gus
redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat
Jawa Timur

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

by redaksi swanews
15/04/2026
Final FLS3N dan O2SN Kota Malang 195 Peserta Disaring! Dikbud Akan Optimalkan Pembinaan Menuju Tingkat Provinsi
Pendidikan

Final FLS3N dan O2SN Kota Malang 195 Peserta Disaring! Dikbud Akan Optimalkan Pembinaan Menuju Tingkat Provinsi

by redaksi swanews
15/04/2026
jadwal ka jayabaya terbaru 2026
Jawa Timur

Update Jadwal KA Jayabaya Terbaru 2026 Rute Jakarta-Surabaya-Malang

by Imam Hanifah
14/04/2026
rute dan jadwal KA Gajayana
Jawa Timur

Rute dan Jadwal KA Gajayana Terbaru 2026  Malang-Jakarta dan Sebaliknya

by Imam Hanifah
14/04/2026
Perseteruan Lama KH. Imam Muslimin (Yai MIM) – Nurul Sahara Lewati Jalur Hukum Hingga Wafat
Jawa Timur

Perseteruan Lama KH. Imam Muslimin (Yai MIM) – Nurul Sahara Lewati Jalur Hukum Hingga Wafat

by redaksi swanews
14/04/2026
Yai Mim Dosen Pascasarjana UIN Malang Tutup Usia Saat Menjalani Proses Hukum Dikebumikan di Blitar
News

Yai Mim Dosen Pascasarjana UIN Malang Tutup Usia Saat Menjalani Proses Hukum Dikebumikan di Blitar

by redaksi swanews
13/04/2026
Next Post
Srehbungareh-Midway : Ketika Budaya FOMO Berdiri di Persimpangan Tasawuf

Srehbungareh-Midway : Ketika Budaya FOMO Berdiri di Persimpangan Tasawuf

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

02/03/2026
Tetap Sering Padam! Pengelolaan Listrik di Pulau Sapudi Dikritisi Anggota DPRD Sumenep, PLN Tidak Respon

Tetap Sering Padam! Pengelolaan Listrik di Pulau Sapudi Dikritisi Anggota DPRD Sumenep, PLN Tidak Respon

17/03/2026
Kamaruddin Amin, Sekretaris Jenderal Kemenag RI

Kamaruddin Amin, Sekretaris Jenderal Kemenag RI Dituntut Mundur

01/02/2026

EDITOR'S PICK

Jadwal bus Surabaya Mojokerto

Info Terbaru! Jadwal Bus Surabaya Mojokerto 2026: Jadwal dan Harga Tiket

15/03/2026
Pangsa Pasar Google Turun 90%: TikTok Jadi Ancaman Serius Baru ?

Pangsa Pasar Google Turun 90%: TikTok Jadi Ancaman Serius Baru ?

26/01/2025
Gonjang-Ganjing Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumenep Dihentikan, Ada Problem Apa?

Gonjang-Ganjing Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumenep Dihentikan, Ada Problem Apa?

17/02/2025
Tambang dan Krisis Ideologi Dakwah Berkemajuan

Tambang dan Krisis Ideologi Dakwah Berkemajuan

30/01/2026
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan