Rabu, Agustus 5, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Kolom

Menggagas LAB-TREN UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Uril BahrudinbyUril Bahrudin
06/06/2025
in Kolom, Nasional, Opini, Pendidikan
0
0
SHARES
102
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Menggagas LAB-TREN UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Oleh: Prof. Dr. Uril Bahruddin, MA

 

Malang dikenal sebagai kota pendidikan karena banyaknya kampus tempat belajar mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia bahkan dunia. Di antara kampus kebanggaan masyarakat Malang adalah tiga kampus negeri besar, yaitu: UIN Maulana Malik Ibrahim, Universitas Brawijaya, dan Universitas Negeri Malang.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Bias Spiritual

Bias Spiritual Yes, Religion No dalam Kritik Feodalisme Keagamaan?

02/08/2026
Sekolah Rakyat Terintegrasi Jatim 4

323 Siswa Mulai Belajar di Sekolah Rakyat Terintegrasi Jatim 4, Gubernur Khofifah Cetak Generasi Unggul Malang Selatan

31/07/2026
Load More

Menggagas LAB-TREN UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Keberadaan kampus seharusnya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kampus seharusnya bukan hanya tempat kuliah mahasiswa, namun kampus juga perlu membuka fasilitas pendidikan tingkat dasar dan menengah buat masyarakat. Apabila Universitas Negeri Malang telah memiliki Lab. School, sementara Universitas Brawijaya juga sudah memiliki Brawijaya Smart School (BSS), ternyata UIN Maulana Malik Ibrahim Malang belum punya.

Apa perlu UIN Malang mendirikan semacam sekolah laboratorium? Tentu perlu, tetapi harus berbeda dengan sekolah yang telah dibangun oleh dua kampus negeri sebelumnya. Sebenarnya UIN Malang memiliki potensi besar untuk membuat sebuah lembaga pendidikan tingkat dasar dan menengah yang berbeda dengan UB dan UM. Jika sama, maka tidak ada inovasi bahkan mungkin akan mengambil ceruk pasar milik UB atau UM.

Baca juga: Mengagumkan ! Prof. Uril Dapat Undangan Kehormatan King Salman dan Penghargaan dari Salman Global Academy

Melihat latar belakang SDM yang dimiliki oleh UIN Malang, yaitu para ulama dan kiai yang menguasai ilmu keislaman, maka yang paling mungkin dibangun oleh UIN Malang adalah Laboratorium Pesantren atau Lab-Tren.

Lebih-lebih, UIN Malang telah memiliki tanah hibah dari Pemkab Malang di wilayah Turen, maka sangat tepat UIN Malang membuat lembaga Lab-Tren di atas tanah hibah tersebut.

Namun, tentunya tidak sembarang membuat pesantren, bukan pula pesantren tradisional, agar dapat menjadi ikon baru UIN Malang dan menjadi percontohan PTKIN se-Indonesia. Lab-Tren harus memiliki ciri-ciri yang dapat menarik peminat terutama di kalangan masyarakat menengah ke atas. Paling tidak ada empat ciri Lab-Tren UIN Malang:

santri Lab-Tren UIN Malang telah diasuh oleh para pembina yang memiliki keikhlasan yang tinggi dan akhlak yang mulia setiap hari selama 24 jam penuh dalam 6 tahun.
Foto: Uin-malang.ac.id

Pertama: Pesantren internasional modern, ditandai dengan lengkapnya fasilitas, sarana dan prasarana yang berkelas internasional, serta dikelola dengan tata kelola berbasis teknologi modern.

Kedua: Memiliki keunggulan bahasa, dalam hal ini adalah bahasa Arab dan bahasa Inggris. Indikator keberhasilannya adalah bahwa lulusan Lab-Tren UIN Malang tidak perlu lagi belajar bahasa Arab dan Inggris selama satu tahun pada tahun pertama. Bahkan jika mungkin, mahasiswa baru UIN Malang lulusan Lab-Tren diberi tugas menjadi tutor sebaya bagi mahasiswa lain yang bukan lulusan Lab-Tren.

Ketiga: Memiliki keunggulan akhlak. Hal ini karena santri Lab-Tren UIN Malang telah diasuh oleh para pembina yang memiliki keikhlasan yang tinggi dan akhlak yang mulia setiap hari selama 24 jam penuh dalam 6 tahun.

Keempat: Memiliki penguasaan al-Qur’an dan kedalaman ilmu agama. Hal ini ditandai dengan penguasaan kitab-kitab klasik agama yang menjadi dasar dalam pengembangan ilmu agama di perguruan tinggi nantinya.

Dengan keunggulan tersebut, maka banyak manfaat yang dapat diunduh dari hadirnya Lab-Tren UIN Malang, di antaranya:

Pertama: Lab-Tren sebagai laboratorium kampus UIN Maulana Malik Ibrahim secara umum, dan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan secara khusus. Lab-Tren adalah pembuktian keilmuan yang selama ini dikembangkan di kampus. Sebagai contoh, keilmuan yang dikaji pada prodi PBA mulai dari S1 hingga S3, harus bisa dibuktikan dan berhasil dipraktikkan untuk mengajarkan bahasa Arab dengan cepat dan mudah kepada santri Lab-Tren. Begitu juga prodi Manajemen Pendidikan Islam, ditantang untuk mampu memanaj Lab-Tren hingga betul-betul menjadi pesantren unggulan bertaraf internasional.

Kedua: Lab-Tren sebagai tempat pengembangan pengabdian/PKL mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. Tempat PKL mahasiswa tidak hanya sekolah-sekolah milik yayasan lain, namun mahasiswa akan merasa lebih bertanggung jawab karena mereka praktik mengajar pada lembaga milik mereka sendiri.

Ketiga: Lab-Tren sebagai lapangan kerja baru bagi lulusan terbaik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Merupakan kebanggaan tersendiri jika lulusan terbaik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang direkrut menjadi tenaga pendidik pada Lab-Tren. Akan lebih membanggakan lagi jika mereka juga mendapat imbalan yang membahagiakan mereka.

Keempat: Santri lulusan Lab-Tren menjadi calon mahasiswa unggul UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dengan keunggulan bahasa yang dimiliki lulusan Lab-Tren, maka mereka tidak perlu lagi belajar bahasa Arab/Inggris di kampus. Dengan keunggulan akhlak dan ilmu agama mereka, secara otomatis mereka akan menjadi teladan bagi mahasiswa yang lain. Dengan demikian, proses belajar mengajar di kampus akan lebih mudah.

Kelima: Lab-Tren menjadi salah satu pilar penopang kekuatan BLU UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Tentu, jika Lab-Tren UIN Malang dikelola dengan pengelolaan yang modern, sehingga peminatnya adalah kalangan menengah ke atas, bahkan dari luar negeri. Hal ini bukan hal yang mustahil, di kawasan Malang Raya sudah banyak contoh pesantren yang berhasil dikelola dengan model seperti ini.

 


Prof. Uril Bahrudin

Ketua IMLA, Calon Rektor UIN Maliki Malang 2025-2029

Tags: Kampus UIN Maliki MalangLab-trenLaboratorium PesantrenOpiniProf Uril Bahrudin
Uril Bahrudin

Uril Bahrudin

Prof. Dr. H. Uril Bahruddin, MA Guru Besar Pendidikan Bahasa Arab UIN Maliki Malang.

Related Posts

Bias Spiritual
Kolom

Bias Spiritual Yes, Religion No dalam Kritik Feodalisme Keagamaan?

bySelamet Castur
02/08/2026
Sekolah Rakyat Terintegrasi Jatim 4
News

323 Siswa Mulai Belajar di Sekolah Rakyat Terintegrasi Jatim 4, Gubernur Khofifah Cetak Generasi Unggul Malang Selatan

byImam Hanifah
31/07/2026
Aplikasi DESIS Pemkot Malang
Jawa Timur

Sukses Petakan Kasus TBC Hingga Tingkat Rumah, Aplikasi DESIS Pemkot Malang Siap Diadaptasi Nasional

byArdian FRand1 others
31/07/2026
beasiswa tahap akhir Pemkab Lumajang
Jawa Timur

Pemkab Lumajang Salurkan Beasiswa Tahap Akhir untuk 114 Mahasiswa Berprestasi, Bupati Bunda Indah Dorong Kesiapan Kerja

byArdian FRand1 others
31/07/2026
Tradisi Masyarakat Buol Nyanyikan Lagu Daerah Bersanding Indonesia Raya, Nilam Sebut Jadi Inspirasi Pelestarian Budaya
Seni dan Budaya

Tradisi Masyarakat Buol Nyanyikan Lagu Daerah Bersanding Indonesia Raya, Nilam Sebut Jadi Inspirasi Pelestarian Budaya

byMukhamad Munif
30/07/2026
Kriminal

Korupsi Pakan Satwa KBS, DPR RI Desak Audit Nasional Lembaga Konservasi

byArdian FRand1 others
29/07/2026
Next Post
Polemik KDMP Kandang Semangkon Menunggu Keputusan Bupati? Awas Ada Politisasi !

Polemik KDMP Kandang Semangkon Menunggu Keputusan Bupati? Awas Ada Politisasi !

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025

EDITOR'S PICK

Pemaksaan Aborsi, Ipda Yohananda Fajri Dipecat!

Pemaksaan Aborsi, Ipda Yohananda Fajri Dipecat!

29/01/2025
Eksepsi Tom Lembong Ditolak Hakim, di Mana Letak Tempus Delicti Perkara Hukumnya?

Eksepsi Tom Lembong Ditolak Hakim, di Mana Letak Tempus Delicti Perkara Hukumnya?

16/03/2025
Skandal Judol Kemenkominfo, Mahfud dan Islah Bahrawi Keras pada Budi Arie

Skandal Judol Kemenkominfo, Mahfud dan Islah Bahrawi Keras pada Budi Arie

09/06/2025
Berkurang Rp6 Miliar, Calon Anggota DPKM Usulkan Dana Pendidikan Lewat CSR Perusahaan

Berkurang Rp6 Miliar, Calon Anggota DPKM Usulkan Dana Pendidikan Lewat CSR Perusahaan

14/05/2026
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan