Selasa, Maret 10, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Ekonomi Bisnis

Kelas Menengah RI Rentan Miskin Sebanyak 17,13%, Ini buktinya !

redaksi swanews by redaksi swanews
13/12/2024
in Bisnis, Ekonomi, Gaya hidup, Nasional, News
1
0
SHARES
100
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Sebanyak 17,13 % atau setara 9,48 juta orang kelompok kelas menengah bergeser ke kategori kelas rentan miskin.

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kelas menengah di Indonesia pada 2019 sebanyak 57,33 juta orang. Pada 2024 menurun drastis menjadi 47,85 juta orang (17,13% dari total penduduk).

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Oval Lake Citraland Puncak Tidar Dipadati Pengunjung, Bazar Sparkling Ramadhan 2.0 Hadirkan Suasana Hangat Menjelang Berbuka

Oval Lake Citraland Puncak Tidar Dipadati Pengunjung, Bazar Sparkling Ramadhan 2.0 Hadirkan Suasana Hangat Menjelang Berbuka

09/03/2026
Jelang Lebaran, Pasar Santai 8 Perkuat Industri Kreatif Lokal di MCC Malang

Jelang Lebaran, Pasar Santai 8 Perkuat Industri Kreatif Lokal di MCC Malang

07/03/2026
Load More

Fenomena ini ditandai dengan 3 hal berikut:

1. Transaksi QRIS menurun

Tekanan ekonomi yang dialami oleh kelas menengah Indonesia semakin terlihat jelas, salah satunya melalui penurunan transaksi QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard) dalam beberapa bulan terakhir.

Data dari Bank Jatim mencatat, nilai transaksi QRIS Merchant menurun dari Rp176,30 miliar pada Juni 2024 menjadi Rp127,91 miliar pada Juli 2024, sebelum sedikit naik menjadi Rp130,51 miliar pada Agustus 2024.

Transaksi QRIS Kelas Menengah
Transaksi QRIS (foto: kumparan)

2. Daya Beli Melemah, Deflasi Inti Jadi Sinyal Bahaya

Penurunan daya beli masyarakat juga tercermin dari data deflasi inti yang terjadi selama empat bulan berturut-turut sejak Mei 2024.

Bank Indonesia melaporkan, masyarakat mulai memprioritaskan pengeluaran untuk kebutuhan esensial seperti bahan makanan, sambil mengurangi konsumsi pada sektor non-esensial seperti hiburan dan makan di luar.

Laporan dari OK Bank Indonesia memperkuat temuan ini, dengan penurunan tabungan nasabah hingga 12% per September 2024.

Pergeseran pola konsumsi ini menjadi sinyal nyata bahwa kelas menengah kini berjuang untuk menjaga stabilitas keuangan mereka di tengah tekanan ekonomi.

3. Perubahan Transaksi Nasabah bank

Direktur Utama Bank BJB, Yuddy Renaldi, juga mengungkapkan bahwa meskipun frekuensi transaksi nasabah masih menunjukkan pertumbuhan, nilai transaksi yang dilakukan mengalami penurunan.

“Nasabah yang sebelumnya bisa membeli 10 barang dengan Rp100 ribu, kini hanya bisa membeli 8 hingga 9 barang dengan nominal yang sama,” jelas Yuddy.

Hal ini menjadi gambaran nyata bahwa inflasi dan kenaikan harga kebutuhan pokok telah mengurangi daya beli, terutama di kalangan kelas menengah.

Penurunan jumlah kelas menengah ini menjadi tantangan besar bagi pemerintah dan lembaga keuangan. Upaya untuk melindungi kelas menengah rentan dan kelompok miskin perlu ditingkatkan agar mereka tidak semakin terjepit oleh tekanan ekonomi.

Penguatan daya beli masyarakat melalui subsidi, pengendalian inflasi, dan kebijakan fiskal yang mendukung konsumsi menjadi solusi jangka pendek yang harus segera diterapkan.

Selain itu, upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja yang stabil juga sangat diperlukan untuk menjaga keberlanjutan kelas menengah di Indonesia.

Tanda-tanda ini menunjukkan kondisi sosial-ekonomi membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. Agar stabilitas di masyarakat tetap terjaga.

Jika tidak segera diatasi, dampak ini bisa meluas ke sektor lain dan memperburuk kondisi ekonomi Indonesia secara keseluruhan. (Mmu)

Tags: deflasiKelas menengahPenurunan ekonomirentan miskin
redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

Oval Lake Citraland Puncak Tidar Dipadati Pengunjung, Bazar Sparkling Ramadhan 2.0 Hadirkan Suasana Hangat Menjelang Berbuka
Wisata dan Kuliner

Oval Lake Citraland Puncak Tidar Dipadati Pengunjung, Bazar Sparkling Ramadhan 2.0 Hadirkan Suasana Hangat Menjelang Berbuka

by redaksi swanews
09/03/2026
Jelang Lebaran, Pasar Santai 8 Perkuat Industri Kreatif Lokal di MCC Malang
UMKM

Jelang Lebaran, Pasar Santai 8 Perkuat Industri Kreatif Lokal di MCC Malang

by redaksi swanews
07/03/2026
Mudik gratis 2026
Jawa Timur

Program Mudik Gratis 2026 Pemerintah Kota Malang Tak Masuk RAPBD, Anggota DPRD Tetap Apresiasi

by redaksi swanews
06/03/2026
Klaim Seskab Teddy Tak Sentuh Dana Pendidikan Dipatahkan Perpres, 223,5 Triliun untuk MBG
Politik

Klaim Seskab Teddy Tak Sentuh Dana Pendidikan Dipatahkan Perpres, 223,5 Triliun untuk MBG

by redaksi swanews
06/03/2026
Sekda Lamongan Bantah Berita Tersangkut OTT KPK Bupati Pekalongan
Jawa Timur

Sekda Lamongan Bantah Berita Tersangkut OTT KPK Bupati Pekalongan

by redaksi swanews
04/03/2026
Antre Sejak Sore di Gyu-Kaku Malang, Sensasi Ngabuburit Bakar Daging All You Can Eat
Wisata dan Kuliner

Antre Sejak Sore di Gyu-Kaku Malang, Sensasi Ngabuburit Bakar Daging All You Can Eat

by redaksi swanews
03/03/2026
Next Post
Denny JA Memberi Apresiasi Pada 3 Penulis, Siapa Pemenangnya?

Denny JA Memberi Apresiasi Pada 3 Penulis, Siapa Pemenangnya?

Comments 1

  1. Ping-balik: Dampak PPN 12 Persen dan Opsen Pajak Berlaku 2025, Harga Motor Diprediksi Naik? - SWA NEWS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

    Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kamaruddin Amin, Sekretaris Jenderal Kemenag RI Dituntut Mundur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Sahur, Dua Motor Vario 125 Digondol Maling di Ciptomulyo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekda Lamongan Bantah Berita Tersangkut OTT KPK Bupati Pekalongan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Swa News Indonesia

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Cepat | Mencerahkan

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan