Selasa, Maret 24, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home News

Gaduh Desakan Cabut Status PSN PIK 2, ini 5 alasan MUI!

redaksi swanews by redaksi swanews
21/12/2024
in News, Nasional, Politik
0
0
SHARES
100
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Jakarta, Swa News– Rekomendasi MUI agar pemerintah cabut status PSN PIK 2 disampaikan melalui Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-4. Pemberian status Proyek Strategis Nasional (PSN) dari Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) dianggap banyak mudhorotnya daripada manfaatnya.

Langkah ini diambil sebagai respons atas keresahan publik dan kajian dampak proyek tersebut. Berikut adalah lima alasan utama MUI (Majelis Ulama Indonesia) mendesak pencabutan status PSN PIK 2:

 1. Lebih Banyak Mudarat daripada Manfaat

MUI menilai bahwa proyek PIK 2 memberikan dampak negatif yang lebih besar dibandingkan manfaatnya. Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi MUI, Masduki Baidlowi, menyatakan bahwa proyek ini tidak sejalan dengan prinsip-prinsip pembangunan yang mengutamakan kesejahteraan masyarakat luas.

MUI

2. Keresahan Publik dan Penolakan Ulama terhadap PSN PIK 2

Proyek ini menuai keresahan dari berbagai kalangan, termasuk para ulama. Dalam Mukernas MUI penting untuk menanggapi aspirasi umat dan menjadikan isu ini sebagai salah satu agenda utama. Sikap ini merupakan bagian dari komitmen MUI untuk menjadi pelayan umat dan mitra kritis pemerintah.

3. Dampak Lingkungan yang Mengkhawatirkan

Sejumlah pihak, termasuk aktivis lingkungan, telah mengkritisi dampak lingkungan dari pembangunan kawasan PIK 2. Penimbunan lahan yang masif dan perubahan ekosistem dinilai dapat mengancam keberlanjutan lingkungan sekitar.

Carousel Gambar Artikel

Baca juga:

Bahaya ! Penggeledahan Kantor BI: Kilas Balik KPK Vs BI

4. Kurangnya Manfaat Langsung bagi Masyarakat Sekitar

Proyek PIK 2 lebih berorientasi pada pembangunan kawasan eksklusif yang tidak memberikan manfaat langsung bagi masyarakat lokal.

MUI menilai bahwa PSN seharusnya berfokus pada proyek yang memberikan dampak positif langsung terhadap kesejahteraan rakyat, seperti infrastruktur pendidikan atau kesehatan.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Warung Thower Raci

Melegenda! Warung Thower Raci di Pati, Sajikan Kuliner Khas Pesisir Utara Jawa yang Eksis Hingga Kini

24/03/2026
Silvia

Silvia Bongkar Gus Yaqut Hilang dari Tahanan KPK

22/03/2026
Load More

PSN PIK 2

Baca juga:

Bocoran Pertemuan Mochtar Riady dan Jokowi, Ini 3 Isinya!

5. Belum Adanya Kajian Mendalam

MUI juga mengkritik minimnya kajian mendalam terkait dampak sosial dan ekonomi dari proyek ini. Sebagai tindak lanjut, MUI berencana mengundang perwakilan pemerintah, termasuk Kementerian ATR/BPN dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, untuk membahas proyek ini secara lebih rinci.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, sebelumnya menyatakan bahwa PIK 2 memiliki potensi sebagai destinasi wisata yang dapat menggeliatkan ekonomi dan membuka lapangan kerja baru.

Namun, MUI berpendapat bahwa manfaat tersebut belum sebanding dengan dampak negatif yang ditimbulkan. Dengan rekomendasi ini, pemerintah diharapkan dapat mempertimbangkan ulang status PSN dari PIK 2.

MUI berharap setiap proyek strategis nasional benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan selaras dengan nilai-nilai keadilan sosial serta keberlanjutan lingkungan.  (Mmu)

Tags: Cabut PSN PIK 2MUIMukernas MUI
redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

Warung Thower Raci
Wisata dan Kuliner

Melegenda! Warung Thower Raci di Pati, Sajikan Kuliner Khas Pesisir Utara Jawa yang Eksis Hingga Kini

by Imam Hanifah
24/03/2026
Silvia
Nasional

Silvia Bongkar Gus Yaqut Hilang dari Tahanan KPK

by redaksi swanews
22/03/2026
jadwal bus surabaya pacitan
Jawa Timur

Rincian Jadwal Bus Surabaya Pacitan 2026: Dari Kelas Ekonomi hingga Patas

by Imam Hanifah
22/03/2026
jadwal bus surabaya ngawi
Jawa Timur

Jadwal Bus Surabaya Ngawi 2026, Lengkap dengan Informasi Tarif dan Jam Keberangkatan

by Imam Hanifah
22/03/2026
KAHMI Rayon Sapudi Akan Laporkan Masalah Pengelolaan Listrik di Pulau Sapudi, DPRD Kabupaten Sumenep: Kami Ultimatum PT PLN (Persero)
Jawa Timur

KAHMI Rayon Sapudi Akan Laporkan Masalah Pengelolaan Listrik di Pulau Sapudi, DPRD Kabupaten Sumenep: Kami Ultimatum PT PLN (Persero)

by redaksi swanews
21/03/2026
Dipastikan Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor dan Al-Falah Ploso Kediri Idul Fitri 1 Syawal 1447 H Tepat pada Jumat, 20 Maret 2026
Agama

Dipastikan Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor dan Al-Falah Ploso Kediri Idul Fitri 1 Syawal 1447 H Tepat pada Jumat, 20 Maret 2026

by redaksi swanews
19/03/2026
Next Post
Simposium Bahasa! “Bahasa Arab, Bahasa Pembebasan : 4 Konstruksi Peran Strategis Penggunaan Bahasa Arab

Simposium Bahasa! "Bahasa Arab, Bahasa Pembebasan : 4 Konstruksi Peran Strategis Penggunaan Bahasa Arab

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

02/03/2026
Tetap Sering Padam! Pengelolaan Listrik di Pulau Sapudi Dikritisi Anggota DPRD Sumenep, PLN Tidak Respon

Tetap Sering Padam! Pengelolaan Listrik di Pulau Sapudi Dikritisi Anggota DPRD Sumenep, PLN Tidak Respon

17/03/2026
Kamaruddin Amin, Sekretaris Jenderal Kemenag RI

Kamaruddin Amin, Sekretaris Jenderal Kemenag RI Dituntut Mundur

01/02/2026
sekarang puasa hari ke berapa

Sekarang Puasa Hari ke Berapa? Cek Kalender Ramadan 2026 Versi Pemerintah dan Muhammadiyah

24/02/2026

EDITOR'S PICK

Akhirnya Panglima TNI Minta Maaf Pada Wartawan Kompas!

Akhirnya Panglima TNI Minta Maaf Pada Wartawan Kompas!

04/03/2025
Kisah Inspiratif Rudi Valinka: Buzzer Menjadi Staf Khusus Kementerian Komdigi

Kisah Inspiratif Rudi Valinka: Buzzer Menjadi Staf Khusus Kementerian Komdigi

14/01/2025
Mengagumkan ! Bertemu Dubes Arab Saudi, Prof. Uril Bahas Moderasi Agama dan Perluasan Kerja Sama Pendidikan Islam

Mengagumkan ! Bertemu Dubes Arab Saudi, Prof. Uril Bahas Moderasi Agama dan Perluasan Kerja Sama Pendidikan Islam

31/05/2025
Sidang Praperadilan Yaqut, KPK Bongkar Kerugian Negara 622 Miliar dalam Kasus Kuota Haji

Sidang Praperadilan Yaqut, KPK Bongkar Kerugian Negara 622 Miliar dalam Kasus Kuota Haji

05/03/2026
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan