Selasa, Agustus 18, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Kolom

Merdeka Dalam Kata?

Selamet CasturbySelamet Castur
17/08/2026
in Kolom
0
merdeka dalam kata
0
SHARES
114
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Oleh: Selamet Castur
CEO Swa Indonesia

Tulisan ini akan meminjam kerangka berpikir anarkisme dalam perspektif hubungan nation-state.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Tak Hanya Mengecam, Belajar dari Cara Nabi Menghadapi Orang yang Jatuh dalam Kemaksiatan

Tak Hanya Mengecam, Belajar dari Cara Nabi Menghadapi Orang yang Jatuh dalam Kemaksiatan

16/08/2026
Islam Kita

Islam Kita Mungkinkah [Bukan] Islam Allah?

12/08/2026
Load More

Biasanya, kerangka berpikir anarkisme ini berlaku untuk menafsirkan korelasi gagasan berdirinya negara dengan realitas sosial bernegara dalam representasi struktur masyarakat marginal.

Dalam konteks sosial tersebut, apalagi di tengah ritual kemeriahan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, maka akan timbul pertanyaan skeptis: benarkah kami ini miskin, bodoh, dan sakit akibat kerja sebuah sistem kekuasaan?

Kemudian, berangkat dari permasalahan struktural tersebut, muncul sintesis yang menilai negara dengan seluruh sistem kekuasaannya sebagai akar masalah krisis.

Lantas, kerangka berpikir anarkisme bekerja secara sistematis membangun persepsi yang menganggap negara sudah keluar dari kodrat konsep negara sejahtera (Welfare State) yang seharusnya menyejahterakan rakyat. Bukan sebaliknya, justru struktur negara hadir hanya untuk mengambil hak-hak sipil, menindas, menghisap, dan merampas harta kekayaan rakyat.

Kondisi saat ini seakan rakyat sedang berhadapan dengan kekerasan struktural negara secara masif. Rakyat masih terpinggirkan, menyisakan kemiskinan, menghadapi kendala biaya kesehatan yang mahal, serta akses sekolah yang terbatas karena biaya pendidikan yang masih tinggi.

Tapi, pada bagian lain, hanya kelompok tertentu yang semakin kaya karena punya privilege untuk mendapatkan akses menikmati sumber kekayaan yang dimiliki negara, leluasa melakukan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme tanpa tersentuh keadilan hukum.

Menghadapi kondisi yang tidak adil, kaum yang terpinggirkan tersebut juga akan mempertanyakan soal eksistensi kemerdekaan. Untuk siapa sesungguhnya kemerdekaan negeri ini? Benarkah ruang kemerdekaan yang ada ini untuk seluruh rakyat Indonesia?

Dari tahun ke tahun, kelihatannya kemerdekaan kita masih dalam ritual upacara, pidato kenegaraan, dan bacaan teks proklamasi belaka. Karena faktanya, kemerdekaan yang sudah berusia 81 tahun ini juga belum mampu menghadirkan rumusan relasi nation-state secara holistik yang memberikan ekosistem kedaulatan rakyat secara utuh.

Pada akhirnya, sudut pandang anarkisme masih melihat kemerdekaan hanya memberi kedaulatan kepada kaum penguasa dan kaum kapitalis yang secara serentak mengorkestrasi eksistensi kemerdekaan itu, yang masih sebatas panggung karnaval belaka.

Selamet Castur

Selamet Castur

Related Posts

Tak Hanya Mengecam, Belajar dari Cara Nabi Menghadapi Orang yang Jatuh dalam Kemaksiatan
Kolom

Tak Hanya Mengecam, Belajar dari Cara Nabi Menghadapi Orang yang Jatuh dalam Kemaksiatan

byMukhamad Munifand1 others
16/08/2026
Islam Kita
Agama

Islam Kita Mungkinkah [Bukan] Islam Allah?

bySelamet Castur
12/08/2026
Kyai dan Relasi Adab Santri
Kolom

Kentongan, Kyai dan Relasi Adab Santri

bySelamet Castur
09/08/2026
Relativisme
Kolom

Relativisme

bySelamet Castur
08/08/2026
Bias Spiritual
Kolom

Bias Spiritual Yes, Religion No dalam Kritik Feodalisme Keagamaan?

bySelamet Castur
02/08/2026
bias londo
Kolom

Bias Londo (gak) Ireng!

bySelamet Casturand1 others
26/07/2026
Next Post
Kado Kemerdekaan

Kado Kemerdekaan, BI Gratiskan MDR QRIS Transaksi di Bawah 100 Ribu Rupiah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025

EDITOR'S PICK

Habis Budi Arie Diduga Masuk Jaringan Judol, Sekarang Muncul Dugaan Keterlibatan Gibran

Habis Budi Arie Diduga Masuk Jaringan Judol, Sekarang Muncul Dugaan Keterlibatan Gibran

09/06/2025
Pengembangan Perumahan ASN, Pemkab Sorong Belajar ke Pemkot Malang  ‎

Pengembangan Perumahan ASN, Pemkab Sorong Belajar ke Pemkot Malang ‎

19/05/2026
Ada Upaya Class Action Melawan Dugaan Skandal Perumahan Fiktif KPRI UIN Maliki Malang

Ada Upaya Class Action Melawan Dugaan Skandal Perumahan Fiktif KPRI UIN Maliki Malang

29/05/2026
Banyuwangi Park Tawarkan Wahana Lengkap Untuk Liburan Keluarga 

Banyuwangi Park Tawarkan Wahana Lengkap Untuk Liburan Keluarga 

05/05/2026
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan