Senin, Agustus 17, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home News

Karut-Marut Penanganan Gempa NTT di Berdikari Nagekeo, Syarat Birokrasi dan Toilet Berbayar

Ardian FRMukhamad MunifbyArdian FRandMukhamad Munif
17/08/2026
in News
0
0
SHARES
101
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Nagekeo, Swa News— Penanganan darurat bencana gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), memicu gelombang kritik pedas dari warga terdampak. Tata kelola penanganan bencana oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagekeo dan BPBD setempat dinilai birokratis, lamban, dan terkesan lepas tangan dari realita pahit yang dihadapi para pengungsi di lapangan.

Karut-Marut Penanganan Gempa NTT
Korban gempa di NTT (Foto:monitorindonesia.com)

Karut-marut penanganan gempa NTT menimbulkan kekecewaan masyarakat  pasca munculnya imbauan dari BPBD Nagekeo di media sosial. Dalam pengumuman tersebut, warga terdampak di posko pengungsian yang belum menerima logistik seperti beras, telur, dan air bersih, justru diminta untuk mendatangi langsung Kantor BPBD Nagekeo dengan membawa serta data pengungsi.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Duka gempa NTT

Duka Gempa NTT, Pemkab Tuban Resmikan Pembatalan Pesta Kemerdekaan 2026

17/08/2026
Gimmick Berlebihan Promo Miras, Newport Resmi Dipolisikan

Gimmick Berlebihan Promo Miras, Newport Resmi Dipolisikan

15/08/2026
Load More

Baca juga: Duka Gempa NTT, Pemkab Tuban Resmikan Pembatalan Pesta Kemerdekaan 2026

Mekanisme ini diserbu kritik keras oleh warga di grup Mbay Online. Masyarakat menilai kebijakan tersebut tidak masuk akal dan menunjukkan ketidakpekaan Pemda terhadap situasi darurat. Di tengah kondisi krisis dan traumatik pascagempa, pemerintah justru membebankan urusan administratif kepada warga.

“Kondisi lagi darurat dan bencana melanda hampir seluruh Nagekeo, kenapa warga yang dipaksa merapat ke kantor BPBD bawa data? Harusnya petugas yang proaktif menyisir titik pengungsian. Giliran nagih pajak cepat sekali, giliran kami kena musibah begini mereka diam dan tidak ada pergerakan,” cetus salah seorang warga di kolom komentar.

Karut-Marut Penanganan Gempa NTT, Bupati Nagekeo Muncul Cuma Bahas Upacara

Kekesalan warga kian meluap saat Bupati Nagekeo akhirnya muncul memberikan klarifikasi melalui rekaman video. Setelah sekian lama tak terlihat di lokasi bencana dan dinanti kehadirannya oleh warga, sang Bupati justru hanya menyampaikan pernyataan terkait penyesuaian pelaksanaan Upacara HUT ke-81 RI.

Pernyataan tersebut dinilai salah prioritas dan kontras dengan kondisi riil di lapangan. Bupati disebut-sebut belum pernah turun langsung menyisir maupun mendata kondisi ribuan pengungsi yang memadati Lapangan Berdikari, Mbay.

Nama “Berdikari” seolah menjadi ironi nyata. Di posko pengungsian Lapangan Berdikari, warga memang betul-betul terpaksa berdikari (berdiri di atas kaki sendiri) untuk bertahan hidup. Beruntung, jajaran TNI dan Polri bergerak cepat di garda terdepan untuk menyuplai makanan serta kebutuhan logistik awal guna menyokong kebutuhan dasar warga.

Fasilitas MCK di Posko Pengungsian Dikomersialkan Rp 2.000

Minimnya kehadiran Pemkab Nagekeo paling fatal dirasakan pada sektor sanitasi dasar. Di titik pengungsian Lapangan Berdikari, ketersediaan air bersih dan toilet gratis sama sekali tidak terjangkau fasilitas pemerintah.

Akibatnya, para pengungsi terpaksa harus merogoh kocek sendiri sebesar Rp2.000 setiap kali hendak Buang Air Besar (BAB) atau Buang Air Kecil (BAK) di fasilitas toilet sekitar. Pihak penjaga toilet mengaku terpaksa memungut tarif tersebut bukan untuk mencari keuntungan, melainkan demi memutar uang untuk membeli pasokan air bersih yang tidak disuplai oleh pemerintah daerah.

Fenomena “toilet berbayar” di Lapangan Berdikari ini menjadi penegas betapa karut-marutnya fungsi pelayanan publik Pemkab Nagekeo dalam memenuhi hak paling mendasar bagi warganya yang sedang tertimpa musibah.

Masyarakat mendesak jajaran Pemkab Nagekeo dan BPBD untuk segera menghentikan pola kerja birokratis di atas kertas, membebaskan seluruh biaya fasilitas dasar di pengungsian, serta menerjunkan armada logistik secara langsung ke posko-posko warga tanpa syarat yang menyusahkan. (ARD)


Penulis: Ardian F. R

Editor: Mukh Munif

Tags: Bantuan Gempa NagekeoBPBD NagekeoBupati NagekeoGempa NTTLapangan BerdikariNagekeoPemkab NagekeoPengungsi MbaySanitasi BencanaTNI Polri Bantuan
Ardian FR

Ardian FR

Pewarta Swa News Indonesia

Mukhamad Munif

Mukhamad Munif

Sekretaris Redaksi Swa News Indonesia, sekaligus aktif sebagai Kreator Konten.

Related Posts

Duka gempa NTT
Jawa Timur

Duka Gempa NTT, Pemkab Tuban Resmikan Pembatalan Pesta Kemerdekaan 2026

byArdian FRand1 others
17/08/2026
Gimmick Berlebihan Promo Miras, Newport Resmi Dipolisikan
Agama

Gimmick Berlebihan Promo Miras, Newport Resmi Dipolisikan

byArdian FRand1 others
15/08/2026
Bupati Malang Sanusi
Agama

Bupati Malang Sanusi Ajak Warga Pujon Perkuat Iman dan Kebersamaan di Sholat Subuh Keliling

byMukhamad Munif
15/08/2026
UM dan UNISMA
Jawa Timur

UM dan UNISMA Teken MoU, Sinergi Tata Kelola dan Tridharma Menuju Perguruan Tinggi Berkelas Dunia

byArdian FRand1 others
15/08/2026
walk out saat rapat pembahasan KUA-PPAS
News

Nilai Pemkab Banyuwangi Kurang Transparan, Ketua Fraksi Gerindra Suwito Walk Out Saat Rapat Pembahasan KUA-PPAS 2027

byImam Hanifah
14/08/2026
Satyalancana Karya Satya
Jawa Timur

94 ASN Kota Batu Terima Satyalancana Karya Satya dari Wali Kota Nurochman

byMukhamad Munif
13/08/2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025

EDITOR'S PICK

Momentum Ramadhan Perkuat Pembentukan Karakter Muslim

Momentum Ramadhan Perkuat Pembentukan Karakter Muslim

23/02/2026
Diinisiasi Anggota DPRD Kota Malang, Demo Tandingan Lawan Aksi Mahasiswa Malang Diduga Kuat Bukan Gerakan Murni Masyarakat

Diinisiasi Anggota DPRD Kota Malang, Demo Tandingan Lawan Aksi Mahasiswa Malang Diduga Kuat Bukan Gerakan Murni Masyarakat

22/06/2026
Viral ! Polemik Dugaan Penipuan Penggandaan Uang, Polres Batu Beberkan Fakta Lapangan

Viral ! Polemik Dugaan Penipuan Penggandaan Uang, Polres Batu Beberkan Fakta Lapangan

12/05/2026
Akhirnya Panglima TNI Minta Maaf Pada Wartawan Kompas!

Akhirnya Panglima TNI Minta Maaf Pada Wartawan Kompas!

04/03/2025
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan