Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com
Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.
Batu, Swa News– Momentum Hari Harimau Sedunia setiap 29 Juli kembali dimanfaatkan Batu Secret Zoo, Jawa Timur Park 2 Kota Batu, untuk menegaskan komitmennya dalam pelestarian satwa dilindungi.
Sebagai lembaga konservasi modern, Batu Secret Zoo tidak hanya fokus pada aspek wisata. Berbagai program telah dijalankan untuk memastikan kesejahteraan harimau yang berada di bawah pengelolaannya.

Sejak pertama kali memelihara harimau pada 2010, pengelolaan terus disempurnakan. Pendekatannya mengacu pada standar kesejahteraan satwa dan kebutuhan biologis tiap individu.
Baca juga: Korupsi Pakan Satwa KBS, DPR RI Desak Audit Nasional Lembaga Konservasi
Hingga saat ini terdapat 15 ekor harimau yang dirawat. Terdiri dari Harimau Sumatera, Harimau Benggala, dan Harimau Siberia. Rentang usianya juga beragam, mulai dari yang paling muda 4 tahun hingga yang tertua 22 tahun.
Perawatan Menyeluruh dan Fasilitas Baru Batu Secret Zoo
Tim dokter hewan dan animal keeper melakukan pemantauan intensif setiap hari. Cakupannya mulai dari pengecekan kesehatan, pengelolaan habitat, hingga pendampingan perilaku agar kondisi fisik dan mental satwa tetap optimal.
Pemenuhan nutrisi juga disesuaikan. Pakan diberikan berdasarkan berat badan, usia, kondisi kesehatan, dan tingkat aktivitas masing-masing harimau.
Selain itu, program kesehatan preventif rutin dilakukan. Mulai dari vaksinasi, pemeriksaan berkala, pengendalian parasit, sampai pemantauan menyeluruh terhadap kondisi satwa.
Untuk mendukung kualitas hidup jangka panjang, Batu Secret Zoo saat ini tengah membangun kandang istirahat baru. Kandang ini dirancang lebih luas dengan struktur lingkungan yang lebih kompleks. Tujuannya memberi ruang gerak lebih leluasa dan memperkaya lingkungan hidup harimau.
”Pembangunan fasilitas baru ini bagian dari evaluasi dan peningkatan berkelanjutan yang kami lakukan,” jelas dr. Prista, Dokter Hewan Batu Secret Zoo Jatim Park 2, Kamis (30/7/2026).
Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Harimau
dr. Prista menyebut Hari Harimau Sedunia adalah pengingat penting. Tujuannya agar masyarakat semakin sadar akan peran harimau dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
”Sebagai lembaga konservasi kami punya tanggung jawab memberikan pengelolaan terbaik untuk setiap satwa. Kami berharap lewat momentum ini semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya menjaga kelestarian harimau sebagai bagian dari warisan keanekaragaman hayati dunia,” ujarnya.
Ia menambahkan, upaya konservasi tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar harimau tetap lestari dan bisa diwariskan ke generasi mendatang.
”Selain sebagai destinasi edukasi, kami juga menjalankan fungsi konservasi. Kami ingin memastikan setiap individu harimau mendapat lingkungan yang sesuai dengan kebutuhannya, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga keanekaragaman hayati,” pungkas dr. Prista. (SL)
Pewarta: Sholeh
Editor: M. Munif

















