Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com
Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.
Malang, Swa News– Keberhasilan Skuad Prancis mengandaskan perlawanan spartan, Maroko dengan skor 2-0 di Boston Stadium memastikan langkah ke babak semifinal Piala Dunia 2026. Skuad asuhan Didier Deschamps kini tinggal duduk manis di hotel tim sembari menunggu calon lawan mereka di babak empat besar. Lawan Prancis akan diisi oleh pemenang laga big match klasik, Spanyol melawan Belgia.

Kelolosan ini semakin menegaskan dominasi mutakhir Les Bleus di panggung internasional. Prancis sukses mencatatkan rekor impresif dengan menembus babak semifinal Piala Dunia dalam tiga edisi berturut-turut, mulai dari edisi 2018 di Rusia saat mereka keluar sebagai juara, edisi 2022 di Qatar sebagai runner-up, hingga edisi 2026 di Amerika Utara ini.
Dua Skenario Lawan Berat Skuad Prancis
Siapa pun yang lolos dari laga Spanyol vs Belgia nanti, jalur semifinal yang dihadapi Prancis dipastikan akan berjalan sangat panas dan menguras emosi. Jika Spanyol yang melaju, publik sepak bola dunia akan disuguhkan reuni klasik dua kekuatan sepak bola modern Eropa yang sarat gengsi teknik tingkat tinggi.
Baca juga: Kylian Mbappe Murka, Semprot Balik Senator Paraguay: Anda Perempuan Hina!
Prancis harus memikirkan cara membongkar pertahanan La Roja asuhan Luis De La Fuente yang sepanjang turnamen ini tampil luar biasa kokoh. Spanyol datang dengan modal mengerikan sebagai tim pertama dalam sejarah yang mampu mengemas enam clean sheet (nirbobol) secara beruntun di Piala Dunia. Duel Mbappe melawan barisan pertahanan rapat Spanyol jelas bakal jadi jaminan tontonan mahal.
Namun, jika Belgia yang berhasil melenggang ke semifinal, tensi pertandingan dipastikan akan jauh lebih meledak-ledak di dalam maupun luar lapangan. Prancis adalah aktor utama yang mengubur mimpi “Generasi Emas” Belgia di semifinal Piala Dunia 2018 silam lewat gol tunggal Samuel Umtiti.
Belgia yang sekarang, di bawah nakhoda baru, sedang dalam grafik performa mengerikan setelah baru saja membantai Amerika Serikat dengan skor telak 4-1 di Seattle Stadium. Bertemu kembali dengan Setan Merah yang sedang membawa misi balas dendam historis akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kematangan taktik Didier Deschamps.
Dengan skuad yang kian padu, kembalinya ketajaman Ousmane Dembele, serta ambisi Kylian Mbappe yang tinggal selangkah lagi menyamai rekor gol sepanjang masa Lionel Messi di Piala Dunia, Prancis jelas tidak peduli siapa pun lawan yang akan menghadang mereka di babak empat besar nanti. (ARD)
Penulis: Ardian F. R
Editor: M. Munif

















