Minggu, Juni 21, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home News

Gaduh Desakan Cabut Status PSN PIK 2, ini 5 alasan MUI!

redaksi swanews by redaksi swanews
21/12/2024
in News, Nasional, Politik
0
0
SHARES
100
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Jakarta, Swa News– Rekomendasi MUI agar pemerintah cabut status PSN PIK 2 disampaikan melalui Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) ke-4. Pemberian status Proyek Strategis Nasional (PSN) dari Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) dianggap banyak mudhorotnya daripada manfaatnya.

Langkah ini diambil sebagai respons atas keresahan publik dan kajian dampak proyek tersebut. Berikut adalah lima alasan utama MUI (Majelis Ulama Indonesia) mendesak pencabutan status PSN PIK 2:

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Festival HAN 2026, Walikota Batu: Momentum Perbaiki Komitmen Perhatian Terhadap Anak

Festival HAN 2026, Walikota Batu: Momentum Perbaiki Komitmen Perhatian Terhadap Anak

21/06/2026
bantah jadi Aksi tandingan Isu Penghentian MBG

Bantah Jadi Aksi Tandingan Isu Penghentian MBG, Aksi Mitra MBG Dimotori Anggota DPRD dan DPR RI Fraksi Gerindra?

20/06/2026
Load More
 1. Lebih Banyak Mudarat daripada Manfaat

MUI menilai bahwa proyek PIK 2 memberikan dampak negatif yang lebih besar dibandingkan manfaatnya. Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi MUI, Masduki Baidlowi, menyatakan bahwa proyek ini tidak sejalan dengan prinsip-prinsip pembangunan yang mengutamakan kesejahteraan masyarakat luas.

MUI

2. Keresahan Publik dan Penolakan Ulama terhadap PSN PIK 2

Proyek ini menuai keresahan dari berbagai kalangan, termasuk para ulama. Dalam Mukernas MUI penting untuk menanggapi aspirasi umat dan menjadikan isu ini sebagai salah satu agenda utama. Sikap ini merupakan bagian dari komitmen MUI untuk menjadi pelayan umat dan mitra kritis pemerintah.

3. Dampak Lingkungan yang Mengkhawatirkan

Sejumlah pihak, termasuk aktivis lingkungan, telah mengkritisi dampak lingkungan dari pembangunan kawasan PIK 2. Penimbunan lahan yang masif dan perubahan ekosistem dinilai dapat mengancam keberlanjutan lingkungan sekitar.

Baca juga:

Bahaya ! Penggeledahan Kantor BI: Kilas Balik KPK Vs BI

4. Kurangnya Manfaat Langsung bagi Masyarakat Sekitar

Proyek PIK 2 lebih berorientasi pada pembangunan kawasan eksklusif yang tidak memberikan manfaat langsung bagi masyarakat lokal.

MUI menilai bahwa PSN seharusnya berfokus pada proyek yang memberikan dampak positif langsung terhadap kesejahteraan rakyat, seperti infrastruktur pendidikan atau kesehatan.

PSN PIK 2

Baca juga:

Bocoran Pertemuan Mochtar Riady dan Jokowi, Ini 3 Isinya!

5. Belum Adanya Kajian Mendalam

MUI juga mengkritik minimnya kajian mendalam terkait dampak sosial dan ekonomi dari proyek ini. Sebagai tindak lanjut, MUI berencana mengundang perwakilan pemerintah, termasuk Kementerian ATR/BPN dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, untuk membahas proyek ini secara lebih rinci.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, sebelumnya menyatakan bahwa PIK 2 memiliki potensi sebagai destinasi wisata yang dapat menggeliatkan ekonomi dan membuka lapangan kerja baru.

Namun, MUI berpendapat bahwa manfaat tersebut belum sebanding dengan dampak negatif yang ditimbulkan. Dengan rekomendasi ini, pemerintah diharapkan dapat mempertimbangkan ulang status PSN dari PIK 2.

MUI berharap setiap proyek strategis nasional benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan selaras dengan nilai-nilai keadilan sosial serta keberlanjutan lingkungan.  (Mmu)

Tags: Cabut PSN PIK 2MUIMukernas MUI
redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

Festival HAN 2026, Walikota Batu: Momentum Perbaiki Komitmen Perhatian Terhadap Anak
Jawa Timur

Festival HAN 2026, Walikota Batu: Momentum Perbaiki Komitmen Perhatian Terhadap Anak

by Mukhamad Munif
21/06/2026
bantah jadi Aksi tandingan Isu Penghentian MBG
Politik

Bantah Jadi Aksi Tandingan Isu Penghentian MBG, Aksi Mitra MBG Dimotori Anggota DPRD dan DPR RI Fraksi Gerindra?

by Mukhamad Munif
20/06/2026
Moratorium MBG
News

Muhammadiyah Desak Moratorium MBG, Qodari Tetap Ngotot Lanjut

by Imam Hanifah
19/06/2026
Cara daftar nobar Piala Dunia 2026
News

Cara Daftar Nobar Piala Dunia 2026 Resmi, Komunitas dan UMKM Bisa Gratis

by Imam Hanifah
19/06/2026
ASN Pemkot Malang wajib pakai jersey Piala Dunia
News

Ikuti Arahan Kemendagri, ASN Pemkot Malang Wajib Pakai Jersey Piala Dunia Setiap Hari Jumat

by Imam Hanifah
19/06/2026
Rimzah Zubair
News

Profil Rimzah Zubair Politisi Gerindra Kota Malang Pembela MBG, Masih Kerabat Ustaz Khalid Basalamah?

by Imam Hanifah
18/06/2026
Next Post
Simposium Bahasa! “Bahasa Arab, Bahasa Pembebasan : 4 Konstruksi Peran Strategis Penggunaan Bahasa Arab

Simposium Bahasa! "Bahasa Arab, Bahasa Pembebasan : 4 Konstruksi Peran Strategis Penggunaan Bahasa Arab

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025

EDITOR'S PICK

Cucun Sindir Gus Yaqut Mangkir dari Pansus Haji, KPK Diminta Segera Panggil

Cucun Sindir Gus Yaqut Mangkir dari Pansus Haji, KPK Diminta Segera Panggil

25/06/2025
Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan 2017–2019, KPK Tetapkan 4 Tersangka Siapa Saja?

30/01/2026
Waka Kurikulum Jadi Tumbal! Ombudsman: Kemenag Harus Memberi Sanksi Tegas Kepala MAN 1 Lamongan

Waka Kurikulum Jadi Tumbal! Ombudsman: Kemenag Harus Memberi Sanksi Tegas Kepala MAN 1 Lamongan

12/02/2025
jurusan paling favorit di unsoed

Daftar 15 Jurusan Paling Favorit di UNSOED untuk SNBT 2026, Administrasi Bisnis Jadi Favorit

29/03/2026
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan