Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com
Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.
Malang, Swa News — Universitas Brawijaya (UB) mempertegas komitmennya dalam mewujudkan tata kelola keuangan negara yang transparan dengan menjadi tuan rumah Penyusunan Laporan Keuangan Triwulan III Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran Wilayah (UAPPA-W) Jawa Timur.
Sebagaimana dilangsir dari laporan resmi Prasetya UB, kegiatan yang berlangsung pada 29–31 Oktober 2026 ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam meningkatkan kualitas pelaporan keuangan, pengelolaan aset, serta persediaan di lingkungan perguruan tinggi negeri wilayah Jawa Timur.
Kegiatan strategis ini dihadiri oleh Kepala Bagian Keuangan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Surabaya beserta tim selaku koordinator UAPPA-W Jawa Timur, serta perwakilan pengelola keuangan dari berbagai status institusi, mulai dari Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH), Badan Layanan Umum (BLU), hingga satuan kerja Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Direktur Akuntansi, Pelaporan, dan Perpajakan UB, Dr. Helmy Adam, S.E., MSA., Ak., secara resmi membuka acara dengan menekankan bahwa kualitas laporan keuangan tidak hanya bersandar pada angka, tetapi pada proses yang akuntabel.
“Penyusunan laporan keuangan merupakan bagian penting dari pertanggungjawaban pengelolaan anggaran negara. Karena itu, diperlukan komitmen bersama untuk memastikan setiap proses pencatatan, pengelolaan, hingga pelaporan keuangan dilaksanakan secara akurat, transparan, dan akuntabel.
Melalui forum ini, kita dapat saling berbagi pengalaman serta mencari solusi atas berbagai kendala yang dihadapi masing-masing perguruan tinggi,” ujar Dr. Helmy Adam dalam sambutannya.
Selain koordinasi internal, forum ini menghadirkan praktisi dari Kantor Akuntan Publik (KAP) Nexia KPS, Iskandar Dzulqarnain, S.E., Ak., CA., CPA, ASEAN, yang membedah penguatan kualitas laporan keuangan pada satuan kerja BLU dan PTNBH. Iskandar menekankan pentingnya konsistensi penerapan standar akuntansi agar laporan yang dihasilkan memiliki kredibilitas tinggi di mata publik dan auditor.
Tim dari Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Setditjen Dikti) juga turut memberikan pembekalan teknis mengenai kebijakan pelaporan terbaru dan strategi penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan verifikasi data keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) melalui aplikasi MyIntress dan SAKTI. Langkah ini krusial untuk memastikan keselarasan data antara pencatatan sistem dengan kondisi fisik di lapangan.
Dengan adanya sinergi lintas instansi ini, diharapkan seluruh perguruan tinggi negeri di Jawa Timur dapat mencapai standar ‘Good University Governance’ melalui pengelolaan keuangan yang profesional dan tertib administrasi.


















