Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com
Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.
Malang Kota, Swa News— Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si. secara resmi membuka kegiatan Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Tahun Akademik 2026/2027 yang diikuti sekitar 7.500 mahasiswa baru di Kampus III UMM, Selasa (8/9/2026).

Berdasarkan laporan resmi Bidhumas Polda Jatim, Kapolda menekankan pentingnya bagi generasi muda untuk memiliki ketahanan informasi di tengah derasnya arus digitalisasi yang kian kompleks.
Baca juga: Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau, Basarnas Banten Gelar Operasi Pencarian
Kapolda Jatim, Irjen Nanang menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran pimpinan UMM atas kontribusinya dalam mencetak generasi unggul, sembari mengingatkan bahwa teknologi harus disikapi dengan literasi digital yang mumpuni agar tidak terjerumus dalam dampak negatif informasi yang tidak terverifikasi.
Lebih lanjut, Kapolda Jatim menegaskan bahwa kemampuan menyaring informasi adalah kunci utama bagi mahasiswa sebagai kelompok terdidik. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga agen yang mampu memutus rantai penyebaran berita bohong.
“Dalam memperoleh dan menyebarkan informasi di era digital harus diimbangi dengan kemampuan menyaring yang kuat. Jangan sampai mahasiswa justru menjadi bagian dari penyebaran hoaks, ujaran kebencian, atau provokasi di ruang digital,” tegas Irjen Nanang di hadapan ribuan peserta Pesmaba.
Irjen Nanang juga mengajak seluruh mahasiswa baru untuk mengadopsi semangat Jogo Jatim sebagai landasan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Semangat ini diharapkan dapat diimplementasikan tidak hanya di lingkungan fisik kampus dan tempat tinggal, tetapi juga di ruang siber.
Sementara itu, Rektor UMM Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si. menjelaskan bahwa Pesmaba tahun ini dirancang untuk membentuk karakter mahasiswa yang peduli terhadap tantangan sosial dan lingkungan. Selain penguatan literasi digital, kurikulum pengenalan kampus ini juga menyentuh isu ekonomi sirkuler dan pengelolaan sampah menjadi energi.
“Hal ini sejalan dengan komitmen UMM untuk mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran ekologis yang tinggi demi masa depan yang berkelanjutan,” jelasnya. (ARD)
Penulis: Ardian F. R
Editor: Mukh. Munif


















