Malang, Swa News — Di tengah ketidakpastian global dan potensi melemahnya ekonomi nasional, kondisi ini menuntut kemandirian ekonomi di daerah. Dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang, potensi ekonomi kreatif yang besar di Kota Malang perlu menjadi fokus utama dan terus didorong untuk bertumbuh (1/4/2026).

Menurut Suryadi, Pimpinan Komisi D DPRD Kota Malang, penting adanya dukungan dari Pemerintah Kota Malang untuk memperbesar sektor ekonomi kreatif. Apalagi, sumber daya alam di Kota Malang sangat terbatas.
“Kota Malang adalah kota kreatif. Di sinilah letak kekuatan kita. Sumber daya alam suatu saat bisa habis, tetapi kreativitas tidak memiliki batas. Bahkan hingga ribuan turunan pun, kreativitas justru akan terus tumbuh dan berkembang menjadi sumber ekonomi yang tidak pernah kering,” tegas Suryadi.
Baca juga: HUT Ke-112 Kota Malang! Malang Mbois Hanya Slogan, Bukan Kenyataan?
Ia menambahkan bahwa potensi ekonomi kreatif di Kota Malang harus terus didorong dan difasilitasi melalui kebijakan yang berpihak pada pelaku usaha kreatif, generasi muda, serta inovator lokal. Dengan demikian, Malang tidak hanya bertahan di tengah krisis, tetapi juga mampu menjadi contoh kota yang adaptif dan progresif.
Refleksi HUT ke-112 Kota Malang
Dalam refleksi HUT ke-112 ini, Suryadi juga mengingatkan agar peringatan tidak diisi dengan kegiatan yang bersifat seremonial berlebihan atau euforia semata. Ia mengajak seluruh pihak, khususnya jajaran DPRD dan pemerintah daerah, untuk lebih menekankan pada introspeksi dan peningkatan kualitas pengabdian.

“Momentum HUT ini bukan untuk berfoya-foya. Justru ini saatnya kita merefleksikan diri—sejauh mana kita telah berbuat untuk masyarakat, dan apa yang harus kita perbaiki ke depan. DPRD harus semakin hadir, semakin peka, dan semakin bermanfaat bagi warga Kota Malang,” ujarnya. (MJL)


















