Sabtu, September 12, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Hukum Kriminal

JRP Klaim Pembuatan Pagar Laut 30,16 KM Swadaya Nelayan, Tokoh Nelayan Banten: Bohong!

redaksi swanewsbyredaksi swanews
24/01/2025
in Kriminal, Nasional, News, Politik
0
0
SHARES
101
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Jakarta, Swa News – Koordinator Jaringan Rakyat Pantura (JRP), Sandi Martapraja, mengklaim bahwa pembuatan pagar laut sepanjang 30,16 kilometer di kawasan pesisir Tangerang dilakukan melalui swadaya masyarakat.

JRP Klaim Pembuatan Pagar Laut 30,16 KM Swadaya Nelayan, Tokoh Nelayan Banten: Bohong!

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Wakil Azerbaijan, Sabah FK

Wakil Azerbaijan, Sabah FK Dilumat Manchester United pada Debut Pertama di Liga Champions

11/09/2026
Bpkh

BPKH Luncurkan Lima Fitur Baru di BPKH Apps, Permudah Persiapan Haji Lewat Ekosistem Digital

11/09/2026
Load More

Sandi berkali-kali meyakinkan peserta diskusi di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang dipandu jurnalis senior Karni Ilyas.

Namun, banyak sanggahan dari peserta diskusi terkait rasionalitas kemampuan ekonomi nelayan pesisir Tangerang yang diklaim melakukan swadaya tersebut.

Salah satu sanggahan datang dari Kholid, peserta yang mewakili nelayan Banten. Sebagai nelayan sehari-hari, Kholid memahami betul situasi ekonomi nelayan.

Menurutnya, kondisi ekonomi nelayan Tangerang sangat berat, sehingga mustahil mereka mampu melakukan swadaya untuk pembuatan pagar laut dari bambu tersebut.

 

“Bagaimana mampu bayar iuran untuk swadaya pembuatan pagar laut? Untuk menutupi kebutuhan hidup sehari-hari dan biaya operasional saja sudah sangat susah,” tegas Kholid.

 

Namun, pendukung pembuatan pagar laut, seperti staf aparat desa, LSM, dan pihak lain, tetap berusaha memberikan argumen pembenaran. Meski begitu, argumen mereka mampu dibantah oleh Kholid.

Bahkan sebelum muncul kabar mengenai keterkaitan pagar laut dengan pihak konglomerat Aguan, Kholid telah mengungkap adanya HGB dan SHM yang dimiliki pengusaha yang mendapat PSN.

 

“Kita tahu siapa yang bermain di balik pemagaran laut ini. Ada konglomerat yang telah mendapatkan PSN dari penguasa sebelumnya,” jelas Kholid.

 

Argumen Kholid tentang keterbatasan kemampuan ekonomi nelayan Tangerang sangat realistis. Ia menegaskan, tidak mungkin masyarakat nelayan mampu membiayai swadaya pembuatan pagar laut tersebut.

Jika dihitung, biaya pembuatan pagar laut dari bambu sepanjang 30,16 kilometer sangat besar. Harga bambu 6 meter per batang diperkirakan minimal Rp15 ribu, sedangkan harga tertinggi di Tangerang bisa mencapai Rp22 ribu.

Untuk setiap meter pagar dibutuhkan 15 batang bambu, sehingga anggaran per meternya mencapai Rp225 ribu. Dengan panjang pagar 30 kilometer, total biaya untuk bambu saja mencapai Rp9,6 miliar.

Ditambah biaya tenaga kerja yang diperkirakan sebesar 30% dari total anggaran, sekitar Rp3 miliar, maka secara keseluruhan biaya yang dibutuhkan mencapai Rp12,6 miliar.

 

Belum lagi ada kebutuhan papan catwalk dengan harga Rp75 ribu per meter, material pendukung Rp20 ribu per meter, serta tambahan biaya transportasi dan konsumsi yang tidak sedikit.

Melalui perhitungan tersebut, dapat dinilai siapa yang lebih masuk akal: Koordinator Jaringan Rakyat Pantura (JRP), Sandi Martapraja, atau Kholid, nelayan Banten?

Bisa diduga, ada keuntungan besar yang beredar dalam skandal ini. (is)


JRP Klaim Pembuatan Pagar Laut 30,16 KM Swadaya Nelayan, Tokoh Nelayan Banten: Bohong!
Tags: Kholid nelayanPembuatan pagar laut
redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

Wakil Azerbaijan, Sabah FK
Bola

Wakil Azerbaijan, Sabah FK Dilumat Manchester United pada Debut Pertama di Liga Champions

byMukhamad Munifand1 others
11/09/2026
Bpkh
Agama

BPKH Luncurkan Lima Fitur Baru di BPKH Apps, Permudah Persiapan Haji Lewat Ekosistem Digital

byMukhamad Munifand1 others
11/09/2026
Gelombang Tinggi di Selat Sunda
News

Kapal Jurnalis Hilang, Menengok Sejarah Tragedi dan Ancaman Gelombang Tinggi di Selat Sunda

byImam Hanifah
10/09/2026
DPR RI Desak BGN Alihkan Sistem Dapur Program MBG ke Dapur Berbasis Sekolah
Gaya hidup

DPR RI Desak BGN Alihkan Sistem Dapur Program MBG ke Dapur Berbasis Sekolah

byMukhamad Munifand1 others
10/09/2026
Kapolda Jatim
Jawa Timur

Kapolda Jatim Buka Pesmaba UMM, Tekankan Pentingnya Literasi Digital

byArdian FRand1 others
09/09/2026
Lima jurnalis
Kesehatan

Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau, Basarnas Banten Gelar Operasi Pencarian

byArdian FRand1 others
09/09/2026
Next Post
Tragedi Koper Merah Ngawi: Polisi Ungkap Identitas Korban Mutilasi

Tragedi Koper Merah Ngawi: Polisi Ungkap Identitas Korban Mutilasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025

EDITOR'S PICK

Pancasila sebagai ideologi hidup bagi generasi muda

Hadapi Turbulensi Global, Pemkab Malang Gaungkan Pancasila sebagai ‘Ideologi Hidup’ bagi Generasi Muda

01/06/2026
HUT ke-39 Arema FC

Sambut HUT ke-39 Arema FC, Warga Malang Raya Diajak Serentak Pakai Jersey Singo Edan 11 Agustus

10/08/2026
Rakyat: Adili Jokowi! Presiden: Hidup Jokowi! Prabowo Presiden Rakyat atau Petugas Jokowi?

Rakyat: Adili Jokowi! Presiden: Hidup Jokowi! Prabowo Presiden Rakyat atau Petugas Jokowi?

16/02/2025
Salute Arek Malang Menebar Kebaikan di Bulan Ramadan, Bagi Ratusan Takjil Tiap Jumat

Salute Arek Malang Menebar Kebaikan di Bulan Ramadan, Bagi Ratusan Takjil Tiap Jumat

07/03/2026
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan