Rabu, Mei 6, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Hukum Kriminal

JRP Klaim Pembuatan Pagar Laut 30,16 KM Swadaya Nelayan, Tokoh Nelayan Banten: Bohong!

redaksi swanews by redaksi swanews
24/01/2025
in Kriminal, Nasional, News, Politik
0
0
SHARES
100
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Jakarta, Swa News – Koordinator Jaringan Rakyat Pantura (JRP), Sandi Martapraja, mengklaim bahwa pembuatan pagar laut sepanjang 30,16 kilometer di kawasan pesisir Tangerang dilakukan melalui swadaya masyarakat.

JRP Klaim Pembuatan Pagar Laut 30,16 KM Swadaya Nelayan, Tokoh Nelayan Banten: Bohong!

Sandi berkali-kali meyakinkan peserta diskusi di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang dipandu jurnalis senior Karni Ilyas.

Namun, banyak sanggahan dari peserta diskusi terkait rasionalitas kemampuan ekonomi nelayan pesisir Tangerang yang diklaim melakukan swadaya tersebut.

Salah satu sanggahan datang dari Kholid, peserta yang mewakili nelayan Banten. Sebagai nelayan sehari-hari, Kholid memahami betul situasi ekonomi nelayan.

Menurutnya, kondisi ekonomi nelayan Tangerang sangat berat, sehingga mustahil mereka mampu melakukan swadaya untuk pembuatan pagar laut dari bambu tersebut.

Carousel Gambar Artikel

 

“Bagaimana mampu bayar iuran untuk swadaya pembuatan pagar laut? Untuk menutupi kebutuhan hidup sehari-hari dan biaya operasional saja sudah sangat susah,” tegas Kholid.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Ironi Sentralisasi Tes CAT Koperasi Merah Putih: Lelah di Jalan, Gugur di Detik Terakhir

Ironi Sentralisasi Tes CAT Koperasi Merah Putih: Lelah di Jalan, Gugur di Detik Terakhir

06/05/2026
Kecelakaan Beruntun di Kota Batu, 2 Mobil Ringsek  ‎

Kecelakaan Beruntun di Kota Batu, 2 Mobil Ringsek ‎

05/05/2026
Load More

 

Namun, pendukung pembuatan pagar laut, seperti staf aparat desa, LSM, dan pihak lain, tetap berusaha memberikan argumen pembenaran. Meski begitu, argumen mereka mampu dibantah oleh Kholid.

Bahkan sebelum muncul kabar mengenai keterkaitan pagar laut dengan pihak konglomerat Aguan, Kholid telah mengungkap adanya HGB dan SHM yang dimiliki pengusaha yang mendapat PSN.

 

“Kita tahu siapa yang bermain di balik pemagaran laut ini. Ada konglomerat yang telah mendapatkan PSN dari penguasa sebelumnya,” jelas Kholid.

 

Argumen Kholid tentang keterbatasan kemampuan ekonomi nelayan Tangerang sangat realistis. Ia menegaskan, tidak mungkin masyarakat nelayan mampu membiayai swadaya pembuatan pagar laut tersebut.

Jika dihitung, biaya pembuatan pagar laut dari bambu sepanjang 30,16 kilometer sangat besar. Harga bambu 6 meter per batang diperkirakan minimal Rp15 ribu, sedangkan harga tertinggi di Tangerang bisa mencapai Rp22 ribu.

Untuk setiap meter pagar dibutuhkan 15 batang bambu, sehingga anggaran per meternya mencapai Rp225 ribu. Dengan panjang pagar 30 kilometer, total biaya untuk bambu saja mencapai Rp9,6 miliar.

Ditambah biaya tenaga kerja yang diperkirakan sebesar 30% dari total anggaran, sekitar Rp3 miliar, maka secara keseluruhan biaya yang dibutuhkan mencapai Rp12,6 miliar.

 

Belum lagi ada kebutuhan papan catwalk dengan harga Rp75 ribu per meter, material pendukung Rp20 ribu per meter, serta tambahan biaya transportasi dan konsumsi yang tidak sedikit.

Melalui perhitungan tersebut, dapat dinilai siapa yang lebih masuk akal: Koordinator Jaringan Rakyat Pantura (JRP), Sandi Martapraja, atau Kholid, nelayan Banten?

Bisa diduga, ada keuntungan besar yang beredar dalam skandal ini. (is)


JRP Klaim Pembuatan Pagar Laut 30,16 KM Swadaya Nelayan, Tokoh Nelayan Banten: Bohong!
Tags: Kholid nelayanPembuatan pagar laut
redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

Ironi Sentralisasi Tes CAT Koperasi Merah Putih: Lelah di Jalan, Gugur di Detik Terakhir
Jawa Timur

Ironi Sentralisasi Tes CAT Koperasi Merah Putih: Lelah di Jalan, Gugur di Detik Terakhir

by redaksi swanews
06/05/2026
Kecelakaan Beruntun di Kota Batu, 2 Mobil Ringsek  ‎
News

Kecelakaan Beruntun di Kota Batu, 2 Mobil Ringsek ‎

by redaksi swanews
05/05/2026
Laptop terbaik dibawah 7 juta
Laptop

6 Pilihan Laptop Terbaik Dibawah 7 Juta 2026: Spek Tinggi untuk Kerja, Gaming Ringan, dan Editing

by Imam Hanifah
05/05/2026
Laptop Programmer
News

7 Rekomendasi Laptop Programmer Dibawah 7 Juta Terbaik 2026, Lancar Banget Buat Coding

by Imam Hanifah
05/05/2026
Banyuwangi Park Tawarkan Wahana Lengkap Untuk Liburan Keluarga 
Wisata dan Kuliner

Banyuwangi Park Tawarkan Wahana Lengkap Untuk Liburan Keluarga 

by redaksi swanews
05/05/2026
‎Masuk Hari Ke 14, 81.999 Jemaah Haji Indonesia Telah Berangkat Ke Tanah Suci 
Agama

‎Masuk Hari Ke 14, 81.999 Jemaah Haji Indonesia Telah Berangkat Ke Tanah Suci 

by redaksi swanews
04/05/2026
Next Post
Tragedi Koper Merah Ngawi: Polisi Ungkap Identitas Korban Mutilasi

Tragedi Koper Merah Ngawi: Polisi Ungkap Identitas Korban Mutilasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025
Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

02/03/2026
Tetap Sering Padam! Pengelolaan Listrik di Pulau Sapudi Dikritisi Anggota DPRD Sumenep, PLN Tidak Respon

Tetap Sering Padam! Pengelolaan Listrik di Pulau Sapudi Dikritisi Anggota DPRD Sumenep, PLN Tidak Respon

17/03/2026

EDITOR'S PICK

Longsor Lagi ! Akses Jalan Malang-Kediri Tutup, Pengendara Diminta Waspada

Longsor Lagi ! Akses Jalan Malang-Kediri Tutup, Pengendara Diminta Waspada

29/01/2025
Dampak Efisiensi anggaran, Lembaga Apa Saja, Benarkah THR dan Gaji 13 Dihapus?

Dampak Efisiensi anggaran, Lembaga Apa Saja, Benarkah THR dan Gaji 13 Dihapus?

15/02/2025
Mendebarkan ! Rekaman Video Penumpang Ungkap Detik-Detik Jatuhnya Pesawat Azerbaijan Airlines

Mendebarkan ! Rekaman Video Penumpang Ungkap Detik-Detik Jatuhnya Pesawat Azerbaijan Airlines

26/12/2024
2 alasan Netizen Tuntut Gus Miftah Dipecat dan Diboikot !

2 alasan Netizen Tuntut Gus Miftah Dipecat dan Diboikot !

06/12/2024
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan