Sabtu, Agustus 22, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Agama

Sekapur Sirih Sirah Ramadan

Mat RaybyMat Ray
19/02/2026
in Agama
0
0
SHARES
118
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Sekapur Sirih Sirah Ramadan

Oleh: Mat Ray

 

Secara etimologis, Sirah Ramadan sering merujuk pada makna terdalam dari sejarah, perjalanan, atau kisah di balik bulan Ramadan melalui asal-usul bahasa hingga sejarah pensyariatannya.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Negara dan Pasar

Negara dan Pasar

19/08/2026
merdeka dalam kata

Merdeka Dalam Kata?

17/08/2026
Load More

Dalam kajian linguistik, etimologi Ramadan berasal dari kata Arab “Ramada” (رَمِضَ), yang memiliki makna panas yang menyengat. Kondisi tersebut merujuk pada sejarah keadaan Jazirah Arab ketika pertama kali hadirnya bulan Ramadlan. Makna lain, Ramadlan adalah sesuatu yang membakar dan menghancurkan—membakar dan menghancurkan berbagai dosa. Makna tersebut sangat populer digunakan oleh Imam al-Qurtubi, yang menjabarkan bulan Ramadan menjadi momentum membakar atau menggugurkan dosa-dosa manusia melalui amal saleh. Interpretasi tersebut sesungguhnya sangat inheren dengan doktrin spiritual dan sosial zakat, tazkiyatu al-nafs wa tazkiyatu al-mal.

Sirah Ramadan

Secara historis, penamaan Ramadan sendiri sudah lazim digunakan sebelum masa Islam. Pada masa konvensi petinggi suku Arab di Makkah (412 M), masa Kilab bin Murrah, kala itu melahirkan konsensus untuk menetapkan penyeragaman nama-nama bulan dalam kalender Islam.

Sementara itu, untuk sejarah berlakunya hukum syar’i puasa Ramadlan ditetapkan pada tahun ke-2 masa hijrah kenabian. Prosesi pada masa awal mula hukum wajib puasa, Nabi menggunakan pendekatan takhfif al-taklif, atau taysir, atau raf‘ al-haraj, bentuk pengurangan beban kewajiban syariat bagi mukalaf, orang yang dibebani hukum. Dalam konteks situasi tertentu tersebut, mereka tidak langsung diberi kewajiban menjalankan puasa Ramadlan satu bulan penuh. Bahkan, dalam kondisi tersebut juga ada keringanan melalui pengganti puasa dengan membayar fidyah. Kemudian dalam perkembangannya, tiba ketetapan hukum wajib penuh untuk menjalankan puasa (QS. Al-Baqarah: 185).

Megengan

Dalam lintasan sejarah yang lain, ihwal umat Islam pertama kali melakukan puasa Ramadan juga memiliki kaitan dengan relasi politik, karena ketika menjalankan puasa Ramadlan bersamaan dengan persiapan Perang Badar. Perang yang berlangsung pada 17 Ramadan ke-2 H/624 M tersebut dimenangkan oleh umat Islam. Meski ketika itu jumlah pasukan Islam hanya sekitar 300 orang yang melawan pasukan kafir Quraisy yang berjumlah sekitar 1.000 orang, mereka kemudian menangkap makna bahwa kemenangan Perang Badar tersebut, selain memiliki relasi dengan kuasa Allah, juga ada kaitannya dengan disiplin tinggi, loyalitas, dedikasi, strategi militer yang matang, serta keberanian kolektif.

Pamungkas dari keutamaan sejarah puasa Ramadlan yang sedang kita baca tampaknya terletak pada turunnya mukjizat kenabian berupa hadirnya kitab suci Al-Qur’an, yang memiliki makna kompleks dan universal sebagai petunjuk membangun peradaban manusia yang bersifat transendental melalui nilai spiritualitas tauhid Islam yang monoteistik, serta memberi cara pandang integral dari hakikat causa prima keabadian kosmologis.


Mat Ray

Pelaku Spiritual

 

Tags: Sirah Ramadan
Mat Ray

Mat Ray

Penjelajah Sastra Spiritual Prophetik

Related Posts

Negara dan Pasar
Ekonomi

Negara dan Pasar

bySelamet Castur
19/08/2026
merdeka dalam kata
Kolom

Merdeka Dalam Kata?

bySelamet Castur
17/08/2026
Tak Hanya Mengecam, Belajar dari Cara Nabi Menghadapi Orang yang Jatuh dalam Kemaksiatan
Kolom

Tak Hanya Mengecam, Belajar dari Cara Nabi Menghadapi Orang yang Jatuh dalam Kemaksiatan

byMukhamad Munifand1 others
16/08/2026
Gimmick Berlebihan Promo Miras, Newport Resmi Dipolisikan
Agama

Gimmick Berlebihan Promo Miras, Newport Resmi Dipolisikan

byArdian FRand1 others
15/08/2026
Bupati Malang Sanusi
Agama

Bupati Malang Sanusi Ajak Warga Pujon Perkuat Iman dan Kebersamaan di Sholat Subuh Keliling

byMukhamad Munif
15/08/2026
Islam Kita
Agama

Islam Kita Mungkinkah [Bukan] Islam Allah?

bySelamet Castur
12/08/2026
Next Post
Puasa Pertama di Pasar Takjil Taman Krida Budaya Soekarno Hatta Dipadati Warga: Lalu lintas Terpantau Ramai Lancar

Puasa Pertama di Pasar Takjil Taman Krida Budaya Soekarno Hatta Dipadati Warga: Lalu lintas Terpantau Ramai Lancar

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025

EDITOR'S PICK

Hasto Menghitung Hari, Sinyal Kuat KPK Akan Menahan!

Hasto Menghitung Hari, Sinyal Kuat KPK Akan Menahan!

20/02/2025
Aplikasi DESIS Pemkot Malang

Sukses Petakan Kasus TBC Hingga Tingkat Rumah, Aplikasi DESIS Pemkot Malang Siap Diadaptasi Nasional

31/07/2026
Event di Banyuwangi Bulan Juni

Catat Jadwalnya! Inilah Rentetan Event di Banyuwangi Bulan Juni 2026 yang Wajib Dikunjungi

07/06/2026
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Banyuwangi Perbaiki 134 Sekolah  ‎

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Banyuwangi Perbaiki 134 Sekolah ‎

25/05/2026
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan