SWANEWS – Jurusan sepi peminat di UM atau Universitas Negeri Malang SNBT 2026 dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk lolos seleksi. UM yang berada di Kota Malang memiliki 80 program studi yang dibuka pada seleksi UTBK 2026.
Dengan akreditasi unggul hingga 2029 dan menjadi salah satu kampus favorit di Jawa Timur, ternyata UM juga memiliki beberapa prodi memiliki jumlah peminat yang relatif rendah. Diantaranya yakni Prodi Pendidikan Fisika dengan 121 peminat dan Pendidikan Nonformal dengan 128 peminat.
Namun di sisi lain, prodi seperti Manajemen Pemasaran mencapai 2.519 peminat dan Akuntansi sebanyak 2.479 peminat sebagai jurusan terfavorit di UM, menunjukkan perbedaan tingkat persaingan yang cukup jelas.
Daftar Jurusan Sepi Peminat di UM untuk SNBT 2026
Universitas Negeri Malang (UM) dikenal sebagai salah satu universitas favorit bagi calon guru. Namun, tidak semua program studi di UM memiliki persaingan ketat. Berikut adalah daftar jurusan sepi peminat yang bisa menjadi peluang emas untuk lolos SNBT 2026.
1. Pendidikan Seni Pertunjukan
Jurusan ini menjadi yang paling sepi peminat di Universitas Negeri Malang. Padahal, keahlian di bidang seni pertunjukan sangat dibutuhkan untuk mengembangkan industri kreatif nasional.
Lulusan dapat berkarier sebagai seniman, pengelola event, pendidik seni, hingga menjadi koreografer atau sutradara yang karyanya bisa dinikmati publik luas.
-
Jumlah Peminat 2025: 116
-
Kuota SNBT 2026: 58
-
Peluang Lulus: 50,0%
2. Pendidikan Fisika
Jurusan ini sering dihindari karena tingkat kesulitannya yang tinggi. Namun, bagi yang memiliki passion di bidang fisika dan pendidikan, peluang lolosnya sangat terbuka lebar.
Prospek kariernya jelas sebagai guru fisika, tetapi juga bisa berkembang menjadi peneliti pendidikan, pengembang media pembelajaran sains, atau instruktur di lembaga bimbingan belajar.
-
Jumlah Peminat 2025: 121
-
Kuota SNBT 2026: 71
-
Peluang Lulus: 58,7%
3. Fisika
Fisika murni juga termasuk dalam daftar jurusan sepi peminat di UM. Meski tidak banyak yang berminat, jurusan ini memiliki prospek yang luas di dunia industri dan teknologi.
Lulusan Fisika dapat bekerja di sektor energi, manufaktur, menjadi data scientist, atau melanjutkan ke jenjang penelitian yang lebih tinggi.
-
Jumlah Peminat 2025: 123
-
Kuota SNBT 2026: 71
-
Peluang Lulus: 57,7%
4. Desain Mode
Jurusan vokasi yang satu ini menawarkan keahlian praktis di dunia fashion. Peminat yang tidak terlalu ramai justru menjadi peluang bagi yang ingin mengembangkan kreativitas di industri busana.
Lulusan dapat menjadi desainer mode, stylist, atau membuka brand fashion sendiri. Industri kreatif di bidang fashion terus berkembang dan membutuhkan talenta baru.
-
Jumlah Peminat 2025: 127
-
Kuota SNBT 2026: 40
-
Peluang Lulus: 31,5%
5. Pendidikan Nonformal
Jurusan ini fokus pada pengembangan pendidikan di luar jalur formal seperti kursus, pelatihan, dan pemberdayaan masyarakat. Sayangnya, masih banyak yang belum meliriknya.
Padahal, lulusannya sangat dibutuhkan di lembaga pelatihan kerja, organisasi masyarakat, hingga menjadi fasilitator program pemberdayaan yang didanai pemerintah maupun swasta.
-
Jumlah Peminat 2025: 128
-
Kuota SNBT 2026: 71
-
Peluang Lulus: 55,5%
6. Pendidikan Teknik Bangunan
Jurusan ini melatih calon guru dan tenaga ahli di bidang konstruksi bangunan. Peminatnya masih tergolong sedikit karena mungkin dianggap terlalu spesifik.
Prospek kerjanya tidak hanya sebagai guru, tetapi juga sebagai ahli gambar bangunan, pengawas proyek, atau konsultan konstruksi.
-
Jumlah Peminat 2025: 143
-
Kuota SNBT 2026: 54
-
Peluang Lulus: 37,8%
7. Pendidikan Teknik Elektro
Jurusan ini menjadi pilihan sepi peminat berikutnya di UM. Padahal, lulusannya memiliki peluang besar di era industri 4.0.
Lulusan dapat menjadi guru kejuruan, teknisi listrik, atau bekerja di perusahaan manufaktur yang membutuhkan tenaga ahli di bidang kelistrikan.
-
Jumlah Peminat 2025: 151
-
Kuota SNBT 2026: 42
-
Peluang Lulus: 27,8%
8. Pendidikan Seni Rupa
Jurusan ini mengajarkan keahlian melukis, menggambar, dan seni rupa lainnya. Meski peminatnya tidak terlalu banyak, prospeknya tetap menjanjikan.
Lulusan dapat menjadi seniman, ilustrator, kurator, atau pendidik seni yang berkontribusi dalam pengembangan apresiasi seni di masyarakat.
-
Jumlah Peminat 2025: 157
-
Kuota SNBT 2026: 55
-
Peluang Lulus: 35,0%
9. Sains Aktuaria
Jurusan yang menggabungkan matematika, statistika, dan keuangan ini masih sepi peminat karena mungkin kurang dikenal. Padahal, lulusan aktuaria sangat langka dan dibutuhkan.
Prospek kerjanya sangat cerah di perusahaan asuransi, bank, dan lembaga keuangan sebagai analis risiko dan perencana keuangan.
-
Jumlah Peminat 2025: 158
-
Kuota SNBT 2026: 40
-
Peluang Lulus: 25,3%
10. Pendidikan Bahasa Jerman
Jurusan bahasa asing selain Inggris memang cenderung memiliki peminat lebih sedikit. Namun, keahlian berbahasa Jerman membuka peluang karier yang luas.
Lulusan dapat menjadi penerjemah, pengajar, atau bekerja di perusahaan multinasional asal Jerman yang banyak beroperasi di Indonesia.
-
Jumlah Peminat 2025: 163
-
Kuota SNBT 2026: 42
-
Peluang Lulus: 25,8%
11. Pendidikan Teknik Mesin
Jurusan ini mempersiapkan calon guru dan tenaga ahli di bidang teknik mesin. Meski peminatnya tidak terlalu tinggi, prospek kerjanya sangat solid.
Lulusan dapat berkarier sebagai guru kejuruan, teknisi industri, atau menjadi wirausaha di bidang bengkel dan manufaktur.
-
Jumlah Peminat 2025: 178
-
Kuota SNBT 2026: 66
-
Peluang Lulus: 37,1%
12. Pendidikan Teknik Otomotif
Jurusan ini sangat relevan dengan perkembangan industri otomotif di Indonesia. Namun, minat calon mahasiswa masih tergolong rendah.
Lulusannya sangat dibutuhkan sebagai guru SMK, teknisi di bengkel resmi, atau ahli di bidang perawatan dan perbaikan kendaraan modern.
-
Jumlah Peminat 2025: 181
-
Kuota SNBT 2026: 55
-
Peluang Lulus: 30,4%
13. Pendidikan Kimia
Jurusan ini juga masuk dalam daftar sepi peminat di UM. Banyak yang menghindari karena dianggap sulit, padahal peluang kariernya sangat menjanjikan.
Lulusan dapat menjadi guru kimia, analis laboratorium, atau bekerja di industri farmasi, kosmetik, dan makanan yang membutuhkan ahli kimia.
-
Jumlah Peminat 2025: 192
-
Kuota SNBT 2026: 66
-
Peluang Lulus: 34,4%
14. Pendidikan Bisnis
Jurusan ini membekali mahasiswa dengan ilmu kewirausahaan dan manajemen bisnis. Sayangnya, masih banyak yang belum meliriknya.
Prospek lulusan sangat luas, mulai dari menjadi pengusaha, konsultan bisnis, hingga pengelola usaha keluarga yang ingin dikembangkan secara profesional.
-
Jumlah Peminat 2025: 199
-
Kuota SNBT 2026: 42
-
Peluang Lulus: 21,1%
15. Sejarah
Menutup daftar jurusan sepi peminat di Universitas Negeri Malang adalah Sejarah. Banyak yang menganggap prospeknya sempit, padahal pemahaman sejarah sangat penting di berbagai bidang.
Lulusan dapat menjadi peneliti, kurator museum, penulis buku sejarah, atau bekerja di lembaga kebudayaan dan pariwisata. Di era konten digital, ahli sejarah juga dibutuhkan untuk menciptakan konten edukatif yang berkualitas.
-
Jumlah Peminat 2025: 220
-
Kuota SNBT 2026: 35
-
Peluang Lulus: 15,9%
Memilih jurusan sepi peminat di Universitas Negeri Malang bisa menjadi strategi cerdas untuk lolos SNBT 2026. Meski tidak sepopuler jurusan lain, program studi di atas tetap memiliki prospek karier yang menjanjikan, terutama di bidang pendidikan, seni, dan teknologi. Dengan persaingan yang lebih longgar, peluang untuk diterima semakin besar. Jadi, jangan ragu untuk mempertimbangkan jurusan-jurusan ini dalam pilihan SNBT Anda.


















