SWANEWS – Jurusan sepi peminat di UI (Universitas Indonesia) pada SNBT 2026 dapat dimanfaatkan sebagai strategi lolos seleksi. UI yang beralamat di Jl. Lingkar, Depok, Jawa Barat ini memiliki 80 program studi dengan akreditasi unggul hingga 2027, dengan data yang merujuk pada laman resmi SNPMB.
Sastra Daerah untuk Sastra Jawa hanya memiliki 146 peminat dan Sastra Perancis sebanyak 289 peminat. Jumlah ini jauh lebih kecil dibandingkan Hubungan Masyarakat yang mencapai 4.950 peminat dan Ilmu Hukum sebanyak 4.434 peminat.
Daftar Jurusan Sepi Peminat di UI pada SNBT 2026
Universitas Indonesia (UI) adalah salah satu perguruan tinggi terfavorit di Indonesia. Persaingan untuk masuk UI sangat ketat, namun ada beberapa jurusan yang justru memiliki peminat relatif sedikit. Berikut adalah 15 jurusan sepi peminat di UI yang bisa menjadi peluang emas Anda.
1. Sastra Daerah untuk Sastra Jawa
Jurusan ini menjadi yang paling sepi peminat di UI. Sastra daerah memang kurang diminati karena dianggap kurang menjanjikan. Padahal, pelestarian bahasa dan budaya daerah sangat penting dan didukung oleh berbagai lembaga.
Lulusan Sastra Jawa dapat menjadi peneliti budaya, kurator museum, atau bekerja di lembaga kebudayaan. Mereka juga dapat menjadi penerjemah dokumen kuno atau mengembangkan konten digital berbasis budaya Jawa yang kini mulai diminati generasi muda.
-
Jumlah Peminat 2025: 146
-
Kuota SNBT 2026: 24
-
Peluang Lulus: 16,4%
2. Sastra Perancis
Jurusan bahasa Perancis juga termasuk sepi peminat di UI. Banyak calon mahasiswa lebih memilih bahasa Inggris atau bahasa Asia seperti Jepang dan Korea.
Padahal, Perancis adalah bahasa resmi di banyak organisasi internasional seperti PBB, UNESCO, dan NATO. Lulusan Sastra Perancis dapat bekerja sebagai diplomat, penerjemah, atau bekerja di perusahaan multinasional asal Perancis yang banyak beroperasi di Indonesia.
-
Jumlah Peminat 2025: 289
-
Kuota SNBT 2026: 17
-
Peluang Lulus: 5,9%
3. Sastra Rusia
Jurusan ini mungkin terdengar asing bagi kebanyakan calon mahasiswa. Rusia memang bukan negara yang dekat dengan Indonesia secara geografis, namun hubungan diplomatik dan ekonominya terus berkembang.
Lulusan Sastra Rusia memiliki peluang langka karena sedikitnya tenaga ahli bahasa Rusia di Indonesia. Mereka dapat bekerja di kedutaan, perusahaan tambang yang bekerja sama dengan perusahaan Rusia, atau menjadi penerjemah untuk dokumen-dokumen teknis berbahasa Rusia.
-
Jumlah Peminat 2025: 310
-
Kuota SNBT 2026: 24
-
Peluang Lulus: 7,7%
4. Fisika
Fisika di UI juga sepi peminat seperti di kampus-kampus lain. Padahal, UI memiliki fasilitas laboratorium fisika yang sangat lengkap dan dosen-dosen yang kompeten.
Lulusan Fisika UI sangat dibutuhkan di sektor energi, teknologi, dan riset. Mereka dapat bekerja di lembaga riset nuklir, perusahaan minyak dan gas, atau menjadi data scientist yang menguasai pemodelan fisika.
-
Jumlah Peminat 2025: 316
-
Kuota SNBT 2026: 42
-
Peluang Lulus: 13,3%
5. Arkeologi Indonesia
Jurusan arkeologi mungkin terdengar kuno dan tidak menjanjikan bagi sebagian orang. Padahal, Indonesia memiliki warisan sejarah yang sangat kaya dan membutuhkan tenaga ahli untuk melestarikannya.
Lulusan Arkeologi dapat bekerja di Balai Pelestarian Cagar Budaya, museum, atau menjadi konsultan untuk proyek-proyek pembangunan yang berpotensi menemukan situs bersejarah. Mereka juga dapat menjadi peneliti di lembaga arkeologi nasional.
-
Jumlah Peminat 2025: 342
-
Kuota SNBT 2026: 24
-
Peluang Lulus: 7,0%
6. Kesehatan Lingkungan
Jurusan ini mempelajari hubungan antara lingkungan dan kesehatan manusia. Ini adalah bidang yang sangat relevan dengan isu pencemaran dan perubahan iklim.
Lulusan Kesehatan Lingkungan dapat bekerja di Dinas Kesehatan, perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan limbah, atau menjadi konsultan analisis dampak lingkungan (AMDAL). Setiap proyek pembangunan besar pasti membutuhkan tenaga ahli di bidang ini.
-
Jumlah Peminat 2025: 343
-
Kuota SNBT 2026: 20
-
Peluang Lulus: 5,8%
7. Ilmu Filsafat
Filsafat sering dianggap sebagai jurusan yang abstrak dan tidak aplikatif. Padahal, kemampuan berpikir kritis dan logis yang diasah di jurusan ini sangat dibutuhkan di berbagai sektor.
Lulusan Filsafat dapat bekerja sebagai peneliti, jurnalis, konsultan etika, atau menjadi dosen. Banyak juga lulusan filsafat yang sukses menjadi pengacara, politisi, atau penulis karena kemampuan analisis dan argumentasi yang mumpuni.
-
Jumlah Peminat 2025: 363
-
Kuota SNBT 2026: 24
-
Peluang Lulus: 6,6%
8. Biologi
Sama seperti di kampus lain, Biologi di UI juga kurang diminati. Padahal, UI memiliki fasilitas riset biologi yang terintegrasi dengan Rumah Sakit UI dan berbagai lembaga penelitian lainnya.
Lulusan Biologi UI dapat bekerja di laboratorium klinis, perusahaan farmasi, atau menjadi peneliti di LIPI (sekarang BRIN). Mereka juga dapat berkarier di bidang konservasi dan pengelolaan keanekaragaman hayati.
-
Jumlah Peminat 2025: 372
-
Kuota SNBT 2026: 41
-
Peluang Lulus: 11,0%
9. Matematika
Matematika di UI juga menjadi jurusan sepi peminat. Banyak yang menghindar karena tingkat kesulitannya yang tinggi.
Padahal, lulusan Matematika UI sangat diburu oleh perusahaan fintech, bank, dan perusahaan asuransi. Kemampuan mereka dalam membuat model matematika untuk prediksi risiko dan analisis data sangat berharga. Gaji yang ditawarkan pun biasanya di atas rata-rata lulusan S1 lainnya.
-
Jumlah Peminat 2025: 401
-
Kuota SNBT 2026: 24
-
Peluang Lulus: 6,0%
10. Geofisika
Jurusan ini mempelajari fisika bumi, termasuk gempa bumi, gunung berapi, dan struktur lapisan bumi. Indonesia adalah negara yang rawan bencana geologi, sehingga keahlian ini sangat dibutuhkan.
Lulusan Geofisika dapat bekerja di BMKG, lembaga migas, atau perusahaan pertambangan. Mereka dapat menjadi ahli prediksi gempa, eksplorasi minyak dan gas, atau peneliti di bidang kebumian.
-
Jumlah Peminat 2025: 401
-
Kuota SNBT 2026: 24
-
Peluang Lulus: 6,0%
11. Ilmu Ekonomi Islam
Jurusan ini mempelajari ekonomi berdasarkan prinsip-prinsip syariah. Meskipun perbankan dan keuangan syariah sedang berkembang pesat, peminat jurusan ini masih tergolong rendah.
Lulusan Ilmu Ekonomi Islam dapat bekerja di bank syariah, perusahaan asuransi syariah, atau menjadi konsultan keuangan syariah. Lembaga-lembaga keuangan syariah saat ini sangat membutuhkan tenaga ahli yang benar-benar memahami prinsip-prinsip ekonomi Islam.
-
Jumlah Peminat 2025: 421
-
Kuota SNBT 2026: 15
-
Peluang Lulus: 3,6%
12. Sastra Jerman
Jurusan bahasa Jerman juga termasuk sepi peminat di UI. Padahal, Jerman adalah kekuatan ekonomi terbesar di Eropa dan memiliki banyak perusahaan yang beroperasi di Indonesia.
Lulusan Sastra Jerman dapat bekerja di perusahaan-perusahaan Jerman seperti Siemens, BMW, atau BASF. Mereka juga dapat menjadi penerjemah, diplomat, atau bekerja di bidang pariwisata yang melayani wisatawan berbahasa Jerman.
-
Jumlah Peminat 2025: 441
-
Kuota SNBT 2026: 17
-
Peluang Lulus: 3,9%
13. Sastra Belanda
Jurusan ini mungkin terdengar aneh karena Belanda sudah tidak lagi menjajah Indonesia. Namun, hubungan Indonesia-Belanda tetap kuat di bidang sejarah, hukum, dan perdagangan.
Lulusan Sastra Belanda memiliki peluang langka karena sedikitnya tenaga ahli bahasa Belanda di Indonesia. Mereka dapat bekerja di kedutaan, lembaga sejarah, atau menjadi penerjemah dokumen-dokumen hukum dan perjanjian internasional.
-
Jumlah Peminat 2025: 445
-
Kuota SNBT 2026: 24
-
Peluang Lulus: 5,4%
14. Teknik Biomedis
Jurusan yang menggabungkan teknik dan kedokteran ini masih sepi peminat karena tergolong baru dan kurang dikenal. Padahal, teknik biomedis adalah salah satu bidang dengan pertumbuhan tercepat di dunia.
Lulusan Teknik Biomedis dapat bekerja di rumah sakit sebagai teknisi alat medis, di perusahaan produsen alat kesehatan, atau menjadi peneliti di bidang pengembangan teknologi medis. Alat-alat seperti MRI, CT scan, dan ventilator adalah hasil dari rekayasa biomedis.
-
Jumlah Peminat 2025: 447
-
Kuota SNBT 2026: 15
-
Peluang Lulus: 3,4%
15. Ilmu Sejarah
Menutup daftar jurusan sepi peminat di Universitas Indonesia adalah Ilmu Sejarah. Sama seperti arkeologi, sejarah sering dianggap tidak menjanjikan.
Padahal, lulusan Ilmu Sejarah dapat bekerja sebagai peneliti, penulis, jurnalis, atau kurator museum. Mereka juga sangat dibutuhkan di lembaga pemerintahan untuk menyusun kebijakan berbasis sejarah. Di era media sosial, konten-konten sejarah yang dikemas secara menarik memiliki penggemar yang cukup banyak.
-
Jumlah Peminat 2025: 501
-
Kuota SNBT 2026: 24
-
Peluang Lulus: 4,8%
Memilih jurusan sepi peminat di Universitas Indonesia adalah strategi jitu untuk menembus kampus impian yang terkenal sangat kompetitif. Jangan terpaku pada jurusan-jurusan populer seperti Manajemen, Akuntansi, atau Ilmu Komunikasi. Jurusan-jurusan seperti sastra daerah, filsafat, atau arkeologi justru menawarkan peluang lolos yang lebih besar dengan prospek karier yang tidak kalah menarik. Raih mimpi Anda berkuliah di UI dengan memilih jurusan yang tepat.


















