• Latest
Denny JA Memberi Apresiasi Pada 3 Penulis, Siapa Pemenangnya?

Denny JA Memberi Apresiasi Pada 3 Penulis, Siapa Pemenangnya?

13/12/2024
KAHMI Rayon Sapudi Akan Laporkan Masalah Pengelolaan Listrik di Pulau Sapudi, DPRD Kabupaten Sumenep: Kami Ultimatum PT PLN (Persero)

KAHMI Rayon Sapudi Akan Laporkan Masalah Pengelolaan Listrik di Pulau Sapudi, DPRD Kabupaten Sumenep: Kami Ultimatum PT PLN (Persero)

21/03/2026
Dipastikan Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor dan Al-Falah Ploso Kediri Idul Fitri 1 Syawal 1447 H Tepat pada Jumat, 20 Maret 2026

Dipastikan Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor dan Al-Falah Ploso Kediri Idul Fitri 1 Syawal 1447 H Tepat pada Jumat, 20 Maret 2026

19/03/2026
Jelang Idul Fitri Berburu Baju Lebaran di MOG Malang, Parkir Tak Cukup? 

Jelang Idul Fitri Berburu Baju Lebaran di MOG Malang, Parkir Tak Cukup? 

19/03/2026
Tetap Sering Padam! Pengelolaan Listrik di Pulau Sapudi Dikritisi Anggota DPRD Sumenep, PLN Tidak Respon

Tetap Sering Padam! Pengelolaan Listrik di Pulau Sapudi Dikritisi Anggota DPRD Sumenep, PLN Tidak Respon

17/03/2026
Saatnya Mengembalikan Fungsi Sarinah Malang Menjadi Pusat Kegiatan Rakyat

Saatnya Mengembalikan Fungsi Sarinah Malang Menjadi Pusat Kegiatan Rakyat

16/03/2026
jadwal bus surabaya magetan

Jangan Sampai Ketinggalan! Jadwal Bus Surabaya Magetan 2026 Terupdate

16/03/2026
jadwal bus surabaya madiun

Update Terbaru! Jadwal Bus Surabaya Madiun 2026: Jam Berangkat & Harga Tiket

16/03/2026
jadwal bus surabaya nganjuk

Lengkap Hari Ini! Jadwal Bus Surabaya Nganjuk 2026 dengan Tarif Terbaru

16/03/2026
Jadwal Bus Surabaya Jombang

Lengkap! Jadwal Bus Surabaya Jombang 2026, Termasuk Rute dan Jam Berangkat

15/03/2026
Jadwal bus Surabaya Mojokerto

Info Terbaru! Jadwal Bus Surabaya Mojokerto 2026: Jadwal dan Harga Tiket

15/03/2026
Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jadwal Bus Surabaya Gresik

Wajib Tahu! Jadwal Bus Surabaya Gresik 2026 Terlengkap dan Tarif Terbaru

15/03/2026
Minggu, Maret 22, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Kolom Sastra

Denny JA Memberi Apresiasi Pada 3 Penulis, Siapa Pemenangnya?

redaksi swanews by redaksi swanews
13/12/2024
in Sastra, Seni dan Budaya
0
0
SHARES
101
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Swa News- Tahun 2024 ini Denny JA kembali memberi hibah untuk mengapresiasi para penulis yang dinilai ikut memberikan pengaruh literasi yang kuat. Ini kriteria dan para pemenangnya.

Atas kualitas karya dan dedikasinya sebagai penulis selama lebih dari 40 tahun, Ahmad Tohari dianugerahi penghargaan Lifetime Achievement Award 2024, dari Perkumpulan Penulis Indonesia SATUPENA.

Pemenang penghargaan Denny JA

Atas kualitas karyanya, dan menyuarakan suara mereka yang terpinggirkan di Papua, Esther Haluk dari Papua diberi penghargaan Dermakata Award 2024, kategori fiksi.

Sedangkan atas kualitas karyanya dan riset untuk sejarah lokal masyarakatnya di Bolmong, Murdiono Mokoginta dari Bolmong diberi penghargaan Dermakata Award, kategori non fiksi. Dermakata Award, baik fiksi maupun nonfiksi, diberikan oleh Lembaga Kreator Era AI.

Masing-masing pemenang memperoleh Piagam Penghargaan dan hadiah dana. Jumlah dana 50 juta rupiah untuk Lifetime Achievement Award, dan 35 juta rupiah masing-masing untuk Dermakata Award.

Carousel Gambar Artikel

Demikianlah pengumuman resmi ini disampaikan oleh Denny JA, selaku Ketua Umum Perkumpulan Penulis Indonesia SATUPENA, sekaligus Penggagas Lembaga Kreator Era AI.

Denny JA juga mengumumkan yayasan yang didirikannya: Denny JA Foundation, sudah menghibahkan dana abadi untuk penghargaan tahunan bagi penulis. Dengan adanya dana abadi ini, hadiah tahunan bagi penulis dapat berlangsung hingga 50 tahun mendatang atau lebih.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Saatnya Mengembalikan Fungsi Sarinah Malang Menjadi Pusat Kegiatan Rakyat

Saatnya Mengembalikan Fungsi Sarinah Malang Menjadi Pusat Kegiatan Rakyat

16/03/2026
Bioskop Misbar Kelud: Legenda Hiburan Rakyat Kota Malang yang Kini Terabaikan

Bioskop Misbar Kelud: Legenda Hiburan Rakyat Kota Malang yang Kini Terabaikan

13/03/2026
Load More

Adapun terpilihnya para pemenang tersebut atas kerja berjenjang para juri. Para juri terdiri dari Anwar Putra Bayu (Sumatra), Dhenok Kristianti (Jawa), Hamri Manopo (Sulawesi), I Wayan Suyadna (Bali), Muhammad Thobroni (Kalimantan), Victor Manengke (Papua), dan Okky Madasari.

Untuk Lifetime Achievement Award, Anwar Putra Bayu sebagai ketua. Untuk Derma kata Award, Okky Madasari sebagai ketua.

Pemenang diseleksi secara bertahap dari daerah, lalu diusulkan ke pusat.

Di bawah ini alasan mengapa Ahmad Tohari, Esther Haluk, dan Murdiono Mokoginta menerima hadiah.

LIFETIME ACHIEVEMENT AWARD 2024 (SATUPENA), Untuk Ahmad Tohari

Jika sastra adalah suara yang memahat waktu, maka Ahmad Tohari salah satu pemahat terpenting yang dimiliki Indonesia.

Dalam perjalanan panjangnya, Tohari telah melahirkan karya-karya yang tidak hanya mencerminkan keindahan, tetapi juga menyuarakan kegelisahan manusia.

Pada 2024, ia layak menerima penghargaan Lifetime Achievement Award dari Perkumpulan Penulis Indonesia SATUPENA karena tiga alasan yang tak terbantahkan.

Pertama, ia adalah penjaga jiwa desa. Dalam setiap karya Tohari, desa bukan hanya latar, tetapi denyut nadi dari cerita itu sendiri. Dari trilogi “Ronggeng Dukuh Paruk” hingga “Di Kaki Bukit Cibalak”, Tohari menempatkan desa sebagai ruang hidup yang penuh warna, tradisi, dan perjuangan.

Ia melukiskan harmoni antara manusia, alam, dan adat istiadat dengan kejujuran yang melampaui romantisme. Di saat modernisasi sering kali meminggirkan narasi masyarakat kecil, Tohari mengangkatnya ke panggung utama sastra.

Suaranya adalah nyala lilin bagi identitas budaya yang terus terancam.

Kedua, ia adalah saksi dan suara keadilan sosial. Karya-karyanya adalah perenungan mendalam atas ketimpangan, eksploitasi, dan pergolakan politik. “Kubah” menggambarkan perjalanan seorang mantan komunis dalam mencari pengampunan, sementara “Orang-Orang Proyek” mengungkap praktik korupsi yang merugikan rakyat kecil.

Tohari tidak sekadar bercerita, ia merenungkan kompleksitas moral manusia dalam konteks sosial yang tak adil. Keberanian ini menjadikan Tohari lebih dari seorang sastrawan; ia adalah saksi zaman yang menolak berdiam diri.

Ketiga, ia adalah penghubung spiritualitas dan kemanusiaan. Dalam setiap paragrafnya, ada keseimbangan antara nilai-nilai spiritual dan realitas manusia.

Tohari memadukan keduanya tanpa terjebak pada dogma. Baginya, spiritualitas adalah tentang pengertian yang mendalam terhadap sesama dan alam semesta.

Pesan-pesan universal ini menjadikan karyanya relevan di tengah dunia yang semakin terfragmentasi.

Lebih dari itu, Ahmad Tohari adalah pelita yang tidak hanya menerangi jalannya sendiri, tetapi juga jalan bagi generasi penulis masa depan. Ia adalah bukti bahwa sastra dapat menjadi jembatan untuk merawat warisan budaya, menantang ketidakadilan, dan menyentuh inti kemanusiaan.

Penghargaan Lifetime Achievement Award bukan hanya sebuah pengakuan atas dedikasi panjang Tohari dalam sastra. Ini adalah penghormatan kepada suara yang telah menjadikan desa, keadilan, dan spiritualitas sebagai wajah sejati Indonesia.

 

DERMAKATA AWARD 2024, Kategori Fiksi untuk Esther Haluk (Papua)

Salah satu karya Esther Haluk yang monumental adalah “Nyanyian Sunyi” (2021). Buku puisi ini bukan hanya sekadar kumpulan kata-kata indah, tetapi juga refleksi mendalam tentang kehidupan di Papua.

Esther menggambarkan ketidakadilan sosial, kekerasan, dan perjuangan sehari-hari dengan bahasa yang lugas dan menggugah.

Karya ini menjadi medium advokasi yang kuat, menyoroti diskriminasi berlapis yang dialami perempuan Papua: sebagai perempuan, sebagai masyarakat adat, dan sebagai korban konflik berkepanjangan.

Esther Haluk memenuhi dua kriteria utama penerima Dermakata Award 2024 untuk kategori Fiksi: kualitas sastra dan dampak sosial.

Melalui “Nyanyian Sunyi” (2021), ia mengangkat isu-isu yang jarang tersentuh, seperti hak perempuan, kekerasan dalam konflik, dan perjuangan identitas budaya Papua.

Ia menjadikan sastra sebagai alat untuk membangun kesadaran kolektif, baik di tingkat nasional maupun global. Dedikasinya tidak berhenti pada karya, tetapi meluas ke berbagai forum advokasi, menunjukkan keberanian dan konsistensi yang luar biasa.

Sebagai penulis dari wilayah konflik, Esther menghadapi tantangan besar, dari stigma hingga hambatan struktural. Namun, keterbatasan itu justru menjadi bahan bakar bagi kreativitas dan keberaniannya.

Ia tidak hanya menulis untuk dirinya sendiri, tetapi untuk komunitas yang diwakilinya. Dermakata Award adalah bentuk pengakuan atas keteguhan hati dan integritasnya.

Esther Haluk adalah bukti nyata bahwa sastra mampu menjadi suara bagi yang tak bersuara. Ia menjadikan pena sebagai alat perjuangan, menyatukan estetika dan keberanian moral dalam setiap kata yang ia tulis.

Dengan “Nyanyian Sunyi”, ia tidak hanya menciptakan karya seni, tetapi juga membangun jembatan empati bagi mereka yang hidup di bawah bayang-bayang konflik.

Dermakata Award 2024 bukan sekadar penghargaan, tetapi juga pengingat akan pentingnya suara dari pinggiran untuk terus menginspirasi sekeliling.

DERMAKATA AWARD 2024, Kategori Nonfiksi untuk Murdiono Mokoginta (Bolmong, Sulawesi)

Ia adalah seorang pencerita. Dengan semangat yang tak kenal lelah, ia menelusuri arsip-arsip kolonial Hindia Belanda untuk menghidupkan kembali kisah-kisah yang hampir terlupakan.

Dedikasinya menunjukkan bahwa sejarah tidak hanya tentang masa lalu, tetapi juga tentang memahami akar yang membentuk masa kini dan merancang masa depan yang lebih berdaya.

Dengan karya mutakhirnya, “Abad Transisi: Bolaang Mongondow dalam Catatan Kolonial Abad XIX-XX” (2024), Murdiono Mokoginta (Dion) tidak hanya mencatat sejarah. Ia juga menghidupkannya dengan bahasa yang ringan, namun tetap berbobot.

Buku ini mengungkap dinamika sosial, budaya, religi, dan politik Bolaang Mongondow pada abad ke-19 dan 20. Ia menawarkan wawasan yang mendalam sekaligus relevan.

Dion menjadikan buku ini dapat diakses oleh semua kalangan, dari akademisi hingga masyarakat umum, sebuah pencapaian yang jarang ditemui dalam literatur sejarah.

Penghargaan ini juga mengakui keberanian dan komitmen Dion untuk mendokumentasikan sejarah lokal. Di tengah arus globalisasi, fokus pada narasi lokal seperti yang Dion lakukan menjadi semakin penting.

Ia tidak hanya melestarikan warisan budaya, tetapi juga memperkuat identitas komunitasnya. Buku ini adalah kado istimewa untuk HUT Kabupaten Bolaang Mongondow, sekaligus warisan bagi generasi mendatang.

Sebagai akademisi muda, Dion menunjukkan dedikasi luar biasa untuk memastikan bahwa sejarah Bolaang Mongondow tidak hanya dikenal, tetapi juga dihargai.

Ia telah membangun fondasi yang kokoh bagi studi sejarah lokal, membuka ruang peradaban baru bagi komunitasnya, dan menunjukkan bahwa narasi lokal dapat memiliki dampak global.

Murdiono Mokoginta adalah bukti bahwa sejarah tidak hanya milik masa lalu, tetapi juga alat untuk memahami siapa kita hari ini.

Melalui “Abad Transisi”, ia mengajak pembaca untuk melihat Bolaang Mongondow bukan hanya sebagai tempat di peta, tetapi sebagai bagian penting dari narasi sejarah Indonesia.

Dermakata Award 2024 Kategori Nonfiksi adalah pengakuan atas dedikasinya yang tak tergoyahkan untuk menghidupkan kembali sejarah lokal, menjadikannya relevan dan inspiratif.

Dengan pena sebagai alatnya, Dion telah membuktikan bahwa kata-kata mampu membangun jembatan lintas generasi dan lintas budaya.

Tags: Denny JAPenghargaan Penulis
redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

Saatnya Mengembalikan Fungsi Sarinah Malang Menjadi Pusat Kegiatan Rakyat
Seni dan Budaya

Saatnya Mengembalikan Fungsi Sarinah Malang Menjadi Pusat Kegiatan Rakyat

by redaksi swanews
16/03/2026
Bioskop Misbar Kelud: Legenda Hiburan Rakyat Kota Malang yang Kini Terabaikan
Seni dan Budaya

Bioskop Misbar Kelud: Legenda Hiburan Rakyat Kota Malang yang Kini Terabaikan

by redaksi swanews
13/03/2026
Hotel Pelangi Malang Menjadi Percikan Simbol Harmonisasi Arsitektur Eropa dan Jawa
Seni dan Budaya

Hotel Pelangi Malang Menjadi Percikan Simbol Harmonisasi Arsitektur Eropa dan Jawa

by redaksi swanews
12/03/2026
Senandung Rugosh Band Mengiringi Sahdunya Malam Minggu di Riche Heritage Hotel
Seni dan Budaya

Senandung Rugosh Band Mengiringi Sahdunya Malam Minggu di Riche Heritage Hotel

by redaksi swanews
08/03/2026
Jelang Lebaran, Pasar Santai 8 Perkuat Industri Kreatif Lokal di MCC Malang
UMKM

Jelang Lebaran, Pasar Santai 8 Perkuat Industri Kreatif Lokal di MCC Malang

by redaksi swanews
07/03/2026
Wali Kota Depok Temui Menteri Kebudayaan Bahas Pengembangan dan Penetapan Cagar Budaya Kawasan Depok Lama
Seni dan Budaya

Wali Kota Depok Temui Menteri Kebudayaan Bahas Pengembangan dan Penetapan Cagar Budaya Kawasan Depok Lama

by redaksi swanews
05/03/2026
Next Post
Kreatif! Siswa MTs Negeri 1 Gondanglegi Gelar Lomba Mobile Legends

Kreatif! Siswa MTs Negeri 1 Gondanglegi Gelar Lomba Mobile Legends

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

02/03/2026
Tetap Sering Padam! Pengelolaan Listrik di Pulau Sapudi Dikritisi Anggota DPRD Sumenep, PLN Tidak Respon

Tetap Sering Padam! Pengelolaan Listrik di Pulau Sapudi Dikritisi Anggota DPRD Sumenep, PLN Tidak Respon

17/03/2026
Kamaruddin Amin, Sekretaris Jenderal Kemenag RI

Kamaruddin Amin, Sekretaris Jenderal Kemenag RI Dituntut Mundur

01/02/2026
sekarang puasa hari ke berapa

Sekarang Puasa Hari ke Berapa? Cek Kalender Ramadan 2026 Versi Pemerintah dan Muhammadiyah

24/02/2026

EDITOR'S PICK

Heboh !! Rumah Ridwan Kamil Digeledah KPK

10/03/2025
Innalillahi, Suami Najwa Shihab Ibrahim Sjarief Assegaf Berpulang di Usia 48 Tahun

Innalillahi, Suami Najwa Shihab Ibrahim Sjarief Assegaf Berpulang di Usia 48 Tahun

20/05/2025
Jadwal Bus Surabaya Gresik

Wajib Tahu! Jadwal Bus Surabaya Gresik 2026 Terlengkap dan Tarif Terbaru

15/03/2026
Erick Thohir

Ini Alasan Coach STY Dipecat! Ada Konflik Internal?

09/01/2025
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Features
    • Post Headers
      • Standart
      • Standart
      • Featured
      • Featured
      • Spotlight Headline
      • Spotlight Headline
      • Overlay Title
      • Overlay Title
      • Large Image
      • Large Image
      • Overlay Content
      • Overlay Content
    • Post Headers
    • Post Layout
      • No Sidebar
      • No Sidebar
      • Left Sidebar
      • Left Sidebar
      • Right Sidebar
      • Right Sidebar
    • Post Layout
    • Post Formats
    • Post Formats
    • Home Ads
    • Home Ads
    • Tentang Kami
    • Kontak & Alamat
    • Protected Page
    • 404
    • 404
  • Features
  • Top Posts
  • Top Posts
  • Auto
  • Auto
  • Entertaintment
  • Entertaintment
  • Food
  • Food
  • Gadgets
  • Gadgets
  • News
  • News
  • Photography
  • Photography
  • Review
  • Review
  • Sport
  • Sport
  • Travel
  • Travel
  • Video – Youtube
  • Video – Youtube
  • Video – Local
  • Video – Local
  • Gallery
  • Gallery
  • Standart
  • Standart
  • Top Destinations
  • Immune System
  • Longer Life
  • Stay Motivated
  • Global Markets
  • Extend Battery Life
  • Mental Health
  • My account
  • Features
    • Post Headers
      • Standart
      • Standart
      • Featured
      • Featured
      • Spotlight Headline
      • Spotlight Headline
      • Overlay Title
      • Overlay Title
      • Large Image
      • Large Image
      • Overlay Content
      • Overlay Content
    • Post Headers
    • Post Layout
      • No Sidebar
      • No Sidebar
      • Left Sidebar
      • Left Sidebar
      • Right Sidebar
      • Right Sidebar
    • Post Layout
    • Post Formats
    • Post Formats
    • Home Ads
    • Home Ads
    • Tentang Kami
    • Kontak & Alamat
    • Protected Page
    • 404
    • 404
  • Features
  • Top Posts
  • Top Posts
  • Auto
  • Auto
  • Entertaintment
  • Entertaintment
  • Food
  • Food
  • Gadgets
  • Gadgets
  • News
  • News
  • Photography
  • Photography
  • Review
  • Review
  • Sport
  • Sport
  • Travel
  • Travel
  • Video – Youtube
  • Video – Youtube
  • Video – Local
  • Video – Local
  • Gallery
  • Gallery
  • Standart
  • Standart
  • Top Destinations
  • Immune System
  • Longer Life
  • Stay Motivated
  • Global Markets
  • Extend Battery Life
  • Mental Health
  • My account
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan