Sabtu, April 11, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Agama

Kontekstualisasi Doktrin Puasa dalam Perang Badar

Gus Awan by Gus Awan
21/02/2026
in Agama
0
0
SHARES
115
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Kontekstualisasi Doktrin Puasa dalam Perang Badar

Oleh: Gus Awan

Secara kontekstual, Perang Badar memberikan hikmah spiritual dan pranata hukum Islam yang mendalam bagi kaum muslimin. Karena melalui pendekatan menahan makan, minum, menahan amarah dan kebencian serta kedengkian terhadap kafir Makkah, akhirnya Rasulullah dan para sahabat mampu mencapai derajat kemanusiaan tertinggi.

Doktrin Puasa

Kondisionalitas Hukum Syar’i

Terlepas dari perbedaan pendapat para ulama terkait kronologi sejarah Perang Badar, yang menurut Abu Ja’far Muhammad ibn Jarir al-Tabari dalam Tarikh al-Umam wa al-Muluk menyebutkan bahwa peristiwa Perang Badar berlangsung pada hari kesembilan belas bulan Ramadan, berbeda dengan pendapat Abu Umar Yusuf al-Qurtubi yang menyatakan bahwa Perang Badar terjadi pada hari Jumat pagi, hari ketujuh belas bulan Ramadan.

Banyak yang mengatakan bahwa Perang Badar adalah perang dengan campur tangan Allah di dalamnya. Bagaimana tidak, pasukan kaum muslimin pada waktu itu hanya berjumlah 313 orang dibandingkan pasukan kafir Makkah yang berjumlah 1.000 orang.

Hal yang paling krusial adalah terkait keputusan Nabi Muhammad dan sebagian para sahabat berbuka ketika perang tersebut. Melalui berbukanya Nabi dan para sahabat ini menjadi dasar hukum pembolehan (rukhsah) berbuka bagi yang sedang dalam perjalanan.

Peristiwa tersebut bisa dibaca dalam hadis dari Sa’id bin Musayyab. Ketika ia ditanya soal puasa di waktu perjalanan, lalu ia menceritakan sebuah riwayat bahwa Umar bin Khattab berkata: “Kami berperang bersama Rasulullah di bulan Ramadan sebanyak dua kali, yakni Perang Badar dan pembebasan Makkah, dan kami berbuka (tidak berpuasa) di kedua peperangan tersebut.” (HR. Muslim).

Carousel Gambar Artikel

Baca juga: Ramadhan dan Pranata Keluarga Harmonis untuk Meraih Taqwa

Pencapaian Keadilan

Penegasan Rasulullah melalui sebuah hadis yang mengindikasikan bahwa puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, akan tetapi juga terkait dengan doktrin kedalaman spiritualitas:

 

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Ma'sum Faqih

Pesan K.H. Ma’sum Faqih di Halal Bihalal KESAN Langitan: Selain Syiar dan Dakwah, Santri Juga Harus Melek Politik

08/04/2026
Dihadiri Ratusan Alumni, Halal Bihalal KESAN Langitan Malang Raya Pererat Silaturahmi Alumni dan Kiai

Dihadiri Ratusan Alumni, Halal Bihalal KESAN Langitan Malang Raya Pererat Silaturahmi Alumni dan Kiai

08/04/2026
Load More

كَمْ مِنْ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلَّا الْجُوْعُ وَالْعَطَشُ

Artinya: Banyak dari orang yang berpuasa yang tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya kecuali lapar dan dahaga. (HR. Baihaqi).

Peristiwa Perang Badar yang bersamaan dengan pelaksanaan kewajiban puasa Ramadan memberi makna substantif bagi para sahabat dalam melakukan pertempuran. Karena dalam peperangan tersebut, Rasulullah mengajarkan hakikat perang yang bertujuan berjuang melakukan pembebasan diri dari penindasan tanpa ada dendam personal maupun kolektif.

Maka pembelajaran makna hakikat dari Perang Badar merupakan perjuangan jalan terakhir yang bersifat mempertahankan diri, menegakkan keadilan, menghentikan penindasan, dan bertujuan mencapai perdamaian, bukan untuk pemaksaan agama serta eksperimentasi nafsu politik demi perluasan wilayah kekuasaan.


Gus Awan

Pegiat Literasi Islam

Tags: Doktrin PuasaPerang badarPuasa Ramadan
Gus Awan

Gus Awan

Related Posts

Ma'sum Faqih
Agama

Pesan K.H. Ma’sum Faqih di Halal Bihalal KESAN Langitan: Selain Syiar dan Dakwah, Santri Juga Harus Melek Politik

by redaksi swanews
08/04/2026
Dihadiri Ratusan Alumni, Halal Bihalal KESAN Langitan Malang Raya Pererat Silaturahmi Alumni dan Kiai
Agama

Dihadiri Ratusan Alumni, Halal Bihalal KESAN Langitan Malang Raya Pererat Silaturahmi Alumni dan Kiai

by redaksi swanews
08/04/2026
BALADA ADI PODEI DAN ADI RASA
Kolom

BALADA ADI PODEI DAN ADI RASA

by redaksi swanews
08/04/2026
Bubarkan KPK!
Opini

Bubarkan KPK!

by Mat Ray
24/03/2026
Dipastikan Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor dan Al-Falah Ploso Kediri Idul Fitri 1 Syawal 1447 H Tepat pada Jumat, 20 Maret 2026
Agama

Dipastikan Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor dan Al-Falah Ploso Kediri Idul Fitri 1 Syawal 1447 H Tepat pada Jumat, 20 Maret 2026

by redaksi swanews
19/03/2026
Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang
Agama

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

by redaksi swanews
15/03/2026
Next Post
Khotmil Qur’an dan Spirit Keseimbangan

Khotmil Qur'an dan Spirit Keseimbangan

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

Demo Bagi-Bagi Baju Gratis dan Takjil, Gaya Unik Berbagi ala Pemuda Lowokdoro

02/03/2026
Tetap Sering Padam! Pengelolaan Listrik di Pulau Sapudi Dikritisi Anggota DPRD Sumenep, PLN Tidak Respon

Tetap Sering Padam! Pengelolaan Listrik di Pulau Sapudi Dikritisi Anggota DPRD Sumenep, PLN Tidak Respon

17/03/2026
Kamaruddin Amin, Sekretaris Jenderal Kemenag RI

Kamaruddin Amin, Sekretaris Jenderal Kemenag RI Dituntut Mundur

01/02/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026

EDITOR'S PICK

Sepeda Listrik Meledak Saat Mengisi Daya di Ngawi, Warga Panik

Sepeda Listrik Meledak Saat Mengisi Daya di Ngawi, Warga Panik

07/01/2025
MK Membatalkan Presidential Threshold 20%, Semua Parpol Berhak Nyalonkan Presiden!

MK Membatalkan Presidential Threshold 20%, Semua Parpol Berhak Nyalonkan Presiden!

03/01/2025
Beathor Sebut Ada Dugaan Ijazah Jokowi Cetakan Ulang di Pasar Pramuka, Kuasa Hukum Jokowi Tolak Buka Ke Publik

Beathor Sebut Ada Dugaan Ijazah Jokowi Cetakan Ulang di Pasar Pramuka, Kuasa Hukum Jokowi Tolak Buka Ke Publik

16/06/2025
Pojok curhat

Pojok Curhat, Layanan Konseling Gratis untuk Warga Malang

16/02/2026
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan