Rabu, Agustus 5, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home News Nasional

Profil Gus Yahya: Ketua Tanfidziyah PBNU di Tengah Isu ‘Kudeta’ ala Syuriyah

redaksi swanewsbyredaksi swanews
24/11/2025
in Nasional, News, Politik
0
0
SHARES
101
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Jakarta, Swa News– Yahya Cholil Staquf, yang akrab disapa Gus Yahya, lahir pada 16 Februari 1966 di Rembang. Ia dikenal sebagai salah satu ulama terkemuka Indonesia dan saat ini memimpin Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmat 2022–2027. Sebelumnya, ia tercatat pernah mengemban amanah sebagai Katib ‘Aam PBNU pada periode 2015–2021.

Profil Gus Yahya : Ketua Tanfidziyah PBNU di Tengah Isu ‘Kudeta’ ala Syuriyah
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Yahya Cholil Staquf di Jakarta, 26 Agustus 2025. Tempo/Ilham Balindra

KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) lahir dari keluarga pesantren yang memiliki tradisi keilmuan Islam yang kuat. Ia merupakan putra ulama kharismatik KH M. Cholil Bisri, serta keponakan KH A. Mustofa Bisri (Gus Mus). Ia juga merupakan kakak kandung Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas. Hingga saat ini, KH Yahya Cholil masih menjadi pengasuh Pondok Pesantren Raudlotut Tholibin, Leteh, Rembang.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Tolak Operasional Bus Trans Jatim Koridor II, DPRD Jatim Siap Gelar Mediasi Bersama Sopir Angkot Malang Raya

Tolak Operasional Bus Trans Jatim Koridor II, DPRD Jatim Siap Gelar Mediasi Bersama Sopir Angkot Malang Raya

04/08/2026

Pemkab Malang Masih Punya PR Besar, Bupati Sanusi Minta Pengelolaan Aset Jadi Fokus

03/08/2026
Load More

Dalam proses menimba ilmu agama, Gus Yahya pernah menempuh pendidikan pesantren di bawah bimbingan KH Ali Maksum di Madrasah Al-Munawwir Krapyak, Bantul, Yogyakarta. Ia juga merupakan lulusan SMA Negeri 1 Yogyakarta. Untuk jenjang perguruan tinggi, ia adalah alumni Sosiologi FISIPOL Universitas Gadjah Mada.

Ketika berkuliah di UGM, ia aktif berorganisasi. Tercatat, pada 1986–1987, ia menjabat sebagai Ketua Umum HMI Komisariat Fisipol UGM Cabang Yogyakarta.

Baca juga: Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf Dipaksa Mundur, Rais ‘Aam Syuriah Tuai Kritik

Bersama NU

Dalam jejak langkah kepengurusan di Nahdlatul Ulama (NU), Gus Yahya memiliki pengalaman panjang. Ia pernah menjadi Katib ‘Aam PBNU pada 2015–2020 sebelum akhirnya memperoleh mandat memimpin PBNU melalui Muktamar ke-34 di Lampung. Ia menggantikan Prof. KH Said Aqil Siroj yang telah menjabat selama dua periode.

Dalam arah kepemimpinannya, NU akan didorong untuk memperkuat diplomasi agama, rekonsiliasi sosial, serta agenda peradaban.

 

Dalam Politik dan Pemerintahan

Gus Yahya memiliki pengalaman dalam pemerintahan sejak muda. Ia pernah menjadi juru bicara Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Ia juga pernah menduduki posisi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres). Pada 31 Mei 2018, Presiden Joko Widodo melantiknya sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Dalam isu politik global, peran internasional Gus Yahya cukup mencolok terutama terkait perdamaian dan dialog antaragama. Pada 2014, ia turut mendirikan lembaga keagamaan Bait ar-Rahmah di California, Amerika Serikat, yang fokus pada kajian Islam rahmatan lil ‘alamin.

Ia juga terlibat sebagai tenaga ahli dalam Dewan Eksekutif Agama-Agama Amerika Serikat–Indonesia, sebuah kerja sama bilateral yang ditandatangani Presiden Barack Obama dan Presiden Jokowi pada 2015. Dalam berbagai kesempatan, Gus Yahya kerap mewakili GP Ansor dan PKB dalam jejaring politik internasional seperti Centrist Democrat International (CDI) dan European People’s Party (EPP).

Baca juga : Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Selain itu, ia beberapa kali tampil sebagai pembicara utama di forum global. Pada Juni 2018, ia berbicara dalam forum American Jewish Committee (AJC) di Israel.

Dalam berbagai pertemuan itu, hal paling mendasar yang ditawarkan Gus Yahya adalah konsep rahmah sebagai solusi atas konflik keagamaan dunia serta dorongan untuk memperkuat pemahaman agama yang damai.

Karena banyaknya keterlibatan Gus Yahya dalam kancah internasional terkait isu agama dan perdamaian, pada Juli 2021 ia kembali mendapat apresiasi dunia melalui pidato kuncinya di International Religious Freedom (IRF) Summit di Washington, DC. Dalam pidatonya bertajuk “The Rising Tide of Religious Nationalism”, ia menjelaskan dinamika bangsa-bangsa yang menghadapi ancaman budaya dan memunculkan gelombang nasionalisme religius. Ia mengingatkan bahwa situasi tersebut berpotensi memicu konflik global bila tidak dikelola dengan bijak.

Hampir di setiap forum global yang membahas isu keagamaan dan peradaban, Gus Yahya selalu konsisten menyuarakan diplomasi moral dan dialog lintas agama sebagai fondasi merumuskan peradaban baru yang rentan dengan konflik. Ia menegaskan bahwa dunia membutuhkan mekanisme baru untuk meredam persaingan nilai dan mencegah munculnya kekerasan atas nama identitas. (RU)

Tags: Gus YahyaKetua PBNUKudeta PBNUMiftachul AhyarPBNUSyuriyah NU
redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

Tolak Operasional Bus Trans Jatim Koridor II, DPRD Jatim Siap Gelar Mediasi Bersama Sopir Angkot Malang Raya
News

Tolak Operasional Bus Trans Jatim Koridor II, DPRD Jatim Siap Gelar Mediasi Bersama Sopir Angkot Malang Raya

byArdian FRand1 others
04/08/2026
Jawa Timur

Pemkab Malang Masih Punya PR Besar, Bupati Sanusi Minta Pengelolaan Aset Jadi Fokus

byMukhamad Munif
03/08/2026
DPRD kabupaten malang
Jawa Timur

Asal-Asalan, DPRD Kabupaten Malang Minta Kementerian PU Evaluasi Renovasi Kanjuruhan

byArdian FRand1 others
03/08/2026
atlet paralayang Indonesia
News

Atlet Paralayang Indonesia Juara Umum di IPAC 2026 Seri 3 Kota Batu

byImam Hanifah
02/08/2026
Bantengan Nuswantara Trance Festival
News

Sedot Ribuan Penonton, Bantengan Nuswantara Trance Festival ke-18 Sukses Mberot di Kota Batu

byImam Hanifah
02/08/2026
Reuni Alumni Sekolah Demokrasi LP3ES
News

Aktivis Lamongan Hadiri Reuni Alumni Sekolah Demokrasi LP3ES di Jakarta

byImam Hanifah
01/08/2026
Next Post
BMKG Juanda Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Timur hingga 9 Desember 2025

BMKG Juanda Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Timur hingga 9 Desember 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025

EDITOR'S PICK

Kontekstualisasi Doktrin Puasa dalam Perang Badar

Kontekstualisasi Doktrin Puasa dalam Perang Badar

21/02/2026

Respon Cepat Istana: Wamentan Sudaryono Resmi Ditunjuk Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik Deyang

22/07/2026
Beasiswa Kemenag S3 2026

Beasiswa Kemenag S3 2026, Simak Syarat, Jadwal, dan Cara Daftar Lengkap

14/04/2026
Relokasi Pasar Induk Gadang Belum Usai, Pedagang Keluhkan Penjualan Menurun

Relokasi Pasar Induk Gadang Belum Usai, Pedagang Keluhkan Penjualan Menurun

09/05/2026
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan