Rabu, Juni 24, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home News

Misteri 1 Keluarga di Ngancar, Kediri, Diduga Keracunan hingga Balita Tewas

redaksi swanews by redaksi swanews
14/12/2024
in News, Kriminal, Nasional
1
0
SHARES
100
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp
Logo SWA Indonesia

Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com

Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.

✨ Jangkauan Nasional ✍️ Personal Branding 🤝 Komunitas Intelektual
Gabung Kolumnis Kirim Naskah Artikel

Kediri, Swa News – Sebuah tragedi memilukan terjadi di Dusun Sumberejo, Desa Manggis, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, pada Jumat (13/12/2024). Satu keluarga ditemukan dalam kondisi lemas dan tidak sadarkan diri di rumah mereka.

Peristiwa ini berujung pada meninggalnya seorang balita, sementara tiga anggota keluarga lainnya masih dalam perawatan intensif.

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Maraknya Aksi Vandalisme, Sam Anas Dorong Penindakan Tegas dan Edukasi Masyarakat

Maraknya Aksi Vandalisme, Sam Anas Dorong Penindakan Tegas dan Edukasi Masyarakat

23/06/2026
Seragam Gratis Kota Malang 2026 Berkurang, Suryadi Tanggapi Keluhan Orang Tua Murid

Seragam Gratis Kota Malang 2026 Berkurang, Suryadi Tanggapi Keluhan Orang Tua Murid

23/06/2026
Load More

Keluarga yang menjadi korban adalah Danang (ayah), Winatun (ibu), Noval (anak sulung), dan seorang balita yang belum disebutkan namanya.

Berdasarkan informasi dari warga sekitar, mereka ditemukan oleh tetangga yang curiga karena rumah dalam kondisi terkunci rapat tanpa aktivitas sejak pagi. Ketika pintu berhasil dibuka, seluruh anggota keluarga ditemukan tergeletak tak sadarkan diri di dalam rumah.

Baca juga: Pilkada Kabupaten Malang: Paslon Sanusi-Lathifah Menang Telak, Kok Bisa?

Dugaan Keracunan Racun Tikus

Kapolsek Ngancar, AKP Bambang Haryanto, menjelaskan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal, keluarga tersebut diduga mengalami keracunan. “Kami menemukan bekas bungkus racun tikus di dalam rumah.

Dugaan sementara, mereka sengaja mengonsumsi racun tersebut. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih terus kami lakukan,” ujar Bambang.

Balita yang meninggal dunia ditemukan dalam kondisi paling kritis. Sementara itu, Danang dan Winatun berhasil diselamatkan setelah dilarikan ke rumah sakit. Anak sulung mereka, Noval, juga dalam kondisi kritis, tetapi menunjukkan tanda-tanda stabilitas setelah mendapatkan perawatan.

Faktor Keuangan Diduga Jadi Pemicu

Menurut informasi yang dihimpun dari beberapa sumber, keluarga ini diketahui memiliki masalah keuangan. Mereka dikabarkan terlilit utang yang cukup besar.

Tetangga sekitar juga menyebut bahwa keluarga tersebut jarang bersosialisasi belakangan ini, dan beberapa kali terlihat murung.

“Pak Danang sempat bercerita kepada saya beberapa waktu lalu kalau usahanya sedang tidak berjalan baik. Dia juga khawatir soal utang yang belum terbayar,” kata seorang tetangga yang enggan disebutkan namanya.

Kemiskinan dan tekanan finansial kerap menjadi alasan utama di balik tindakan ekstrem seperti ini. Namun, pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah faktor ekonomi menjadi pemicu utama dalam kasus ini.

Respons Warga dan Pemerintah Desa

Warga Dusun Sumberejo, Ngancar mengaku sangat terpukul dengan kejadian ini. Beberapa tetangga bahkan menangis saat mengetahui balita dari keluarga tersebut tidak bisa diselamatkan.

Kepala Desa Manggis, Surya Wijaya, mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan bantuan kepada keluarga korban.

“Ini tragedi besar bagi kami. Kami akan membantu semaksimal mungkin, terutama untuk meringankan beban keluarga yang selamat,” ujar Surya.

Selain itu, pemerintah desa Manggis, Ngancar juga berencana untuk meningkatkan program sosial bagi warganya, termasuk memberikan pendampingan kepada keluarga yang mengalami tekanan ekonomi.

Pemeriksaan Lanjutan dan Autopsi

Pihak kepolisian menyatakan bahwa penyelidikan lebih lanjut masih berlangsung. Tim forensik telah mengambil sampel makanan dan cairan di sekitar lokasi untuk diuji di laboratorium.

1 keluarga di ngancar kediri diduga keracunan balita tewas

Autopsi juga dilakukan terhadap balita yang meninggal untuk memastikan penyebab pasti kematiannya.

“Kami akan mencari tahu apakah ada unsur lain, seperti tekanan eksternal atau pengaruh pihak ketiga, yang menyebabkan insiden ini. Semua barang bukti sudah kami amankan,” kata Kapolsek Ngancar.

Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan sosial masyarakat. Tekanan ekonomi yang tidak ditangani dengan baik dapat berdampak fatal, seperti dalam tragedi ini.

Menurut psikolog klinis, Dr. Haryono Susanto, masalah ekonomi kerap memicu stres berat yang berujung pada tindakan impulsif.

“Masyarakat perlu mendapatkan edukasi tentang pentingnya mencari bantuan, baik dari keluarga, teman, maupun profesional, saat menghadapi tekanan berat. Komunitas juga harus lebih peka terhadap warganya yang sedang dalam kesulitan,” ujarnya.

Tragedi di Ngancar, Kediri ini menggugah empati banyak pihak. Sejumlah lembaga sosial di Kediri telah menawarkan bantuan kepada keluarga yang selamat, baik dalam bentuk dana maupun pendampingan psikologis.

Selain itu, kampanye untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya bunuh diri dan pentingnya dukungan sosial mulai digaungkan oleh masyarakat sekitar.

“Kami berharap keluarga yang selamat dapat segera pulih, baik secara fisik maupun mental. Ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap sesama,” tutup Surya Wijaya.

Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi warga Kediri, khususnya Dusun Sumberejo, Manggis, Ngancar. Semoga keluarga korban mendapatkan kekuatan untuk menghadapi cobaan ini, dan kejadian serupa tidak terulang di masa depan. (Mmu)

Tags: Keracunan ngancarNgancar kediri
redaksi swanews

redaksi swanews

Swa News adalah media terpercaya yang menyajikan informasi cepat dan tepat.

Related Posts

Maraknya Aksi Vandalisme, Sam Anas Dorong Penindakan Tegas dan Edukasi Masyarakat
Seni dan Budaya

Maraknya Aksi Vandalisme, Sam Anas Dorong Penindakan Tegas dan Edukasi Masyarakat

by Mukhamad Munif
23/06/2026
Seragam Gratis Kota Malang 2026 Berkurang, Suryadi Tanggapi Keluhan Orang Tua Murid
Pendidikan

Seragam Gratis Kota Malang 2026 Berkurang, Suryadi Tanggapi Keluhan Orang Tua Murid

by Mukhamad Munif
23/06/2026
Anggaran Pendidikan Kota Malang Menyusut, DPRD Minta Program Seragam Gratis Tepat Sasaran
Pendidikan

Anggaran Pendidikan Kota Malang Menyusut, DPRD Minta Program Seragam Gratis Tepat Sasaran

by Mukhamad Munif
23/06/2026
Kirab Banteng 1 Suro Empu Supo Jadi Ruang Pelestarian Budaya dan Penguat Identitas Kota Batu
Seni dan Budaya

Kirab Banteng 1 Suro Empu Supo Jadi Ruang Pelestarian Budaya dan Penguat Identitas Kota Batu

by Mukhamad Munif
22/06/2026
Rickyanto, Sosok Pengusaha Muda Industri Perkapalan Jadi Pembicara dalam Prosesi Yudisium UIN Maliki Malang
Pendidikan

Rickyanto, Sosok Pengusaha Muda Industri Perkapalan Jadi Pembicara dalam Prosesi Yudisium UIN Maliki Malang

by Imam Hanifah
22/06/2026
Diinisiasi Anggota DPRD Kota Malang, Demo Tandingan Lawan Aksi Mahasiswa Malang Diduga Kuat Bukan Gerakan Murni Masyarakat
Politik

Diinisiasi Anggota DPRD Kota Malang, Demo Tandingan Lawan Aksi Mahasiswa Malang Diduga Kuat Bukan Gerakan Murni Masyarakat

by Mukhamad Munif
22/06/2026
Next Post
Bersih-bersih TNI

Prabowo Berani Preteli Orang Jokowi di TNI, Ada Apa?

Comments 1

  1. Ping-balik: Santri di Boyolali Dibakar Hidup-hidup, Bagaimana kondisinya sekarang? - SWA NEWS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 20 Maret 2026 Keputusan Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang

15/03/2026
Jurusan sepi peminat di UPN

Pasti Lulus! Ini 15 Jurusan Sepi Peminat di UPN Jatim SNBT 2026

30/03/2026
Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

Pelabuhan Tarebung Diblokade Penumpang! Ada Dugaan Sistem Lelang Terselubung Penjualan Tiket Kendaraan Roda Empat

15/04/2026
Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

Sosok Amithya, Ketua DPRD yang Berani Tolak Program MBG dan Kopdes Merah Putih di Kota Malang

16/06/2026
Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

14/11/2025

EDITOR'S PICK

Richie Heritage Hotel Malang: Titik Balik Kolonial Tempo Doeloe

Richie Heritage Hotel Malang: Titik Balik Kolonial Tempo Doeloe

26/02/2026
Kontingen Drumband Gita Cendekia Sabet Juara Harapan di Kejurkot Batu Open 2026

Kontingen Drumband Gita Cendekia Sabet Juara Harapan di Kejurkot Batu Open 2026

22/05/2026
Barbie Hsu “Shan Cai” Tutup Usia 48 Tahun, Suami Berduka: “Saya Nggak Baik-baik Saja”

Barbie Hsu “Shan Cai” Tutup Usia 48 Tahun, Suami Berduka: “Saya Nggak Baik-baik Saja”

04/02/2025
Diintimidasi! Aliansi Mahasiswa Mengultimatum Rektor UIN Maliki Malang

Diintimidasi! Aliansi Mahasiswa Mengultimatum Rektor UIN Maliki Malang

22/09/2025
logo swanews

© 2026 Swa News Indonesia

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan