Suarakan Gagasan Anda di Swaindonesia.com
Apakah Anda akademisi, praktisi, pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, komunitas, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S1, S2 dan S3 atau guru dan siswa? Bagikan opini, analisis, berita maupun artikel lainnya kepada ribuan pembaca kami.
Surabaya, Swa News — Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono memimpin langsung upacara pelantikan Wakapolda Jatim serta serah terima jabatan (sertijab) sejumlah Kapolres jajaran di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, Senin (12/10/2026).

Agenda strategis ini menandai rotasi kepemimpinan di tubuh Polda Jatim, termasuk pengisian jabatan Wakapolda oleh Kombes Pol Feri Handoko Soenarso yang sebelumnya menjabat sebagai Irwasda Polda Sumut. Selain posisi Wakapolda, jabatan Irwasda Polda Jatim juga mengalami transisi dari Kombes Pol Arif Bastari yang kini mendapat amanah baru sebagai Karopaminal Divpropam Polri.
Baca juga: Kisah Haru di Balik Gagalnya Pelecehan Seksual terhadap Mahasiswa Baru UM
Dalam rangkaian upacara tersebut, enam posisi Kapolres di wilayah hukum Jawa Timur resmi berganti kepemimpinan. Para pejabat baru yang dilantik antara lain AKBP Bobby Adimas Candraputra sebagai Kapolresta Sidoarjo, AKBP Mohammad Amirul Hakim sebagai Kapolres Ngawi, AKBP Panji Gedhe Prabawa sebagai Kapolres Batu, AKBP Lucky Permana Putra sebagai Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Rossa Purba Bekti sebagai Kapolres Bangkalan, dan AKBP Dody Munandar sebagai Kapolres Mojokerto Kota. Mutasi ini ditegaskan sebagai langkah strategis Polri untuk memastikan keberlanjutan program kerja di wilayah Jawa Timur yang memiliki dinamika sosial tinggi.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast dalam keterangannya menyatakan bahwa pergantian jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk penguatan pelaksanaan tugas kepolisian.
“Pergantian jabatan merupakan bagian dari pembinaan organisasi dan karier personel. Yang terpenting adalah bagaimana amanah yang diberikan dapat segera diterjemahkan dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Jules.
Ia menekankan bahwa pejabat baru harus segera memahami karakteristik wilayah masing-masing guna menjaga kondusivitas Kamtibmas secara responsif.
Polda Jatim juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pejabat lama atas dedikasi mereka selama bertugas di Jawa Timur. Momentum sertijab ini diharapkan menjadi titik tolak peningkatan soliditas internal dan kualitas pelayanan kepolisian di mata publik.
“Momentum ini harus memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan pelayanan kepolisian, dan menjaga kepercayaan masyarakat,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast menutup pernyataannya di hadapan awak media.(ARD)


















