Malang, Swa News– Aktivitas kebugaran selama bulan Ramadan mengalami peningkatan di Kota Malang. Sejumlah warga memanfaatkan waktu setelah berbuka puasa untuk berolahraga. Tren Fitness Ramadan di Malang salah satunya di Flash Gym yang berlokasi di Jl. Raya Langsep No. 2F, Bareng, Kec. Klojen, Kota Malang.

Pantauan di lokasi menunjukkan pengunjung mulai berdatangan sejak menjelang waktu berbuka dan semakin ramai pada pukul 18.30 hingga 20.00 WIB. Tempat kebugaran yang beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB dan buka dari Senin sampai Sabtu ini terlihat lebih padat dibandingkan hari biasa pada jam yang sama.
Tren Fitness Ramadan menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebugaran tubuh selama menjalankan ibadah puasa. Mayoritas pengunjung memilih berolahraga setelah berbuka agar memiliki energi yang cukup dan terhindar dari risiko kelelahan.
Tren Fitness Ramadan di Malang Usai Berbuka Puasa
Salah satu member, Fajar (27), mengaku tetap rutin berlatih selama Ramadan. “Biasanya saya latihan setelah buka. Tenaga sudah terisi, jadi lebih aman dan tetap bisa jaga performa,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Monika (22), yang menilai olahraga di malam hari membantu menjaga keseimbangan tubuh selama bulan puasa. “Kalau nggak olahraga, badan terasa lebih berat. Jadi setelah berbuka, saya sempatkan ke gym supaya tetap fit,” katanya.

Menurut Ade Rai, binaragawan sekaligus pakar kebugaran, dalam unggahan video terbarunya di kanal YouTube @duniaaderai6302 menjelaskan bahwa latihan beban sebelum berbuka dan dilanjutkan kardio sesudah berbuka dengan intensitas sedang sangat baik untuk menjaga kebugaran saat puasa Ramadan. Idealnya, latihan dilakukan selama 45 menit hingga maksimal satu jam. Pasalnya, saat berlatih tubuh akan meningkatkan hormon kortisol yang jika terlalu tinggi dapat mengganggu jam tidur.
“Ini yang biasa dilakukan selama Ramadan, latihan beban 15–45 menit sebelum berbuka dan dilanjutkan kardio setelah berbuka ataupun sebaliknya. Kardio dulu 15 menit, nanti setelah berbuka lanjut latihan beban. Untuk latihannya usahakan intensitas sedang sampai rendah agar tidak ada peningkatan hormon kortisol yang memengaruhi hormon melatonin,” terangnya dalam video yang telah ditonton 8,7 ribu kali.
Dengan biaya keanggotaan sekitar Rp100 ribuan per bulan, Flash Gym menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk tetap aktif di tengah perubahan pola aktivitas selama Ramadan. Tren ini memperlihatkan bahwa bulan puasa bukan menjadi penghalang untuk menjaga kesehatan fisik, melainkan momentum untuk membangun pola hidup yang lebih teratur. (ARN)
Reporter: Ardian










