Senin, Februari 23, 2026
Swa News
No Result
View All Result
  • Login
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini
No Result
View All Result
Swa News
No Result
View All Result
Home Agama

Khotmil Qur’an dan Spirit Keseimbangan

Uril Bahrudin by Uril Bahrudin
22/02/2026
in Agama
0
0
SHARES
112
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke WhatsApp

Khotmil Qur’an dan Spirit Keseimbangan

Oleh: Prof. Dr. KH. Uril Bahrudin, MA

 

مَا كَانَ لِبَشَرٍ اَنْ یُّؤْتِیَهُ اللّٰهُ الْكِتٰبَ وَالْحُكْمَ وَالنُّبُوَّةَ ثُمَّ یَقُوْلَ لِلنَّاسِ كُوْنُوْا عِبَادًا لِّیْ مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ وَلٰكِنْ كُوْنُوْا رَبّٰنِیّٖنَ بِمَا كُنْتُمْ تُعَلِّمُوْنَ الْكِتٰبَ وَبِمَا كُنْتُمْ تَدْرُسُوْنَ ۟ۙ

Baca JugaArtikel Terkini Lainnya

Kontekstualisasi Doktrin Puasa dalam Perang Badar

Kontekstualisasi Doktrin Puasa dalam Perang Badar

21/02/2026
Pranata Keluarga Harmonis

Ramadhan dan Pranata Keluarga Harmonis untuk Meraih Taqwa

20/02/2026
Load More

 

“Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani, karena kamu selalu mengajarkan al-Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya.” (Al-Imran ayat 79)

Ayat tersebut memuji orang-orang yang terus mengajar dan belajar. Mereka dinisbatkan kepada “Rabb” dengan sebutan “Rabbani”, sebuah derajat mulia bagi insan yang hidupnya tak pernah lepas dari ilmu dan pengajaran.

Khotmil Qur'an

Desain gambar Ilustrasi : Munif

Khotmil Qur’an
Esensi Madrasah

Madrasah menjadi institusi para “Rabbani” dalam menjalankan peran jati dirinya. Dalam sistem pedagogisnya, ada guru yang mengajar, murid yang belajar, juga mereka yang mendengarkan dan mencintai ilmu. Terkait proses tersebut, ada atsar Abu Darda: “Jadilah engkau orang berilmu, atau penuntut ilmu, atau pendengar ilmu, atau pecinta ilmu; dan jangan menjadi yang kelima, maka engkau akan binasa.”

Secara eksistensial, posisi guru, murid, pendengar, dan pecinta ilmu hidup dan tumbuh dalam lingkup institusi pendidikan (madrasah, sekolah). Mereka terikat dengan tanggung jawab transendental dalam membangun dignity budaya dan peradaban manusia melalui proses pendidikan, bukan sekadar peran administratif.

Pendekatan Tawazun

Dalam menyikapi kehidupan dunia, Islam mengajarkan doa yang begitu masyhur dalam Surah Al-Baqarah ayat 201: “Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah wa fil-aakhirati hasanah.” Kita diajarkan untuk memohon kebaikan dunia dan akhirat sekaligus. Dunia tidak ditinggalkan, akhirat tidak dilupakan.

Dalam ayat lain disebutkan: “Carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu kebahagiaan negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari kenikmatan dunia.” Sebuah pesan yang sangat relevan bagi kehidupan manusia.

Bahkan dalam perkara mubah seperti makan dan minum, Islam mengingatkan agar tidak berlebihan (Al-A’raf: 31). Dalam berinfak pun tidak boleh terlalu kikir dan tidak pula boros (Al-Furqan: 67). Semua mengajarkan satu hal: keseimbangan adalah kunci keberkahan.

Jika kita tarik dalam konteks pendidikan, maka konsep tawazun (keseimbangan) menjadi sebuah keniscayaan. Secara konfiguratif, eksistensi manusia memiliki tiga komponen utama yang harus dipenuhi kebutuhannya: akal (‘aql), jasmani (jism), dan hati (qalb).

Baca juga: Ramadhan dan Pranata Keluarga Harmonis untuk Meraih Taqwa

Khotmil Qur’an

‘Aql diasah melalui ilmu pengetahuan, diskusi, riset, dan pembelajaran yang serius. Jism dijaga melalui asupan gizi yang baik, olahraga, dan lingkungan yang sehat. Sedangkan qalb dipelihara dengan ibadah, zikir, shalat, serta membaca kitab suci Al-Qur’an.

Konsekuensinya, jika salah satu dari tiga unsur ini diabaikan, maka pertumbuhan manusia menjadi timpang. Pendidikan yang hanya mengejar kecerdasan intelektual tanpa memperhatikan spiritualitas akan melahirkan generasi cerdas namun kering makna. Sebaliknya, semangat spiritual tanpa penguatan ilmu dan keterampilan juga akan menyulitkan generasi dalam menghadapi tantangan zaman. Begitu pula, jika jasmani lemah, maka akan menghambat optimalisasi potensi akal dan hati.

Selama lembaga pendidikan konsisten menjaga ruh Rabbani dan prinsip tawazun, maka masa depan bangsa ini akan tetap memiliki harapan. Dari ruang-ruang kelas yang penuh doa dan ayat-ayat suci akan lahir generasi yang menebar kebaikan, menjaga keseimbangan, dan membawa Indonesia menuju peradaban yang lebih mulia. Wallahu a’lam.


Prof. Dr. KH. Uril Bahrudin, MA

Pengurus Majelis Tarjih dan Tajdid PW Muhammadiyah Jawa Timur

Khotmil Qur’an

Tags: Khotmil Qur'anProf Uril BahrudinSpirit KeseimbanganTawazun
Uril Bahrudin

Uril Bahrudin

Uril Bahrudin, Guru Besar Pendidikan Bahasa Arab UIN Maliki Malang.

Related Posts

Kontekstualisasi Doktrin Puasa dalam Perang Badar
Agama

Kontekstualisasi Doktrin Puasa dalam Perang Badar

by Gus Awan
21/02/2026
Pranata Keluarga Harmonis
Agama

Ramadhan dan Pranata Keluarga Harmonis untuk Meraih Taqwa

by Uril Bahrudin
20/02/2026
Pasar Takjil Mergosono Hidupkan Ekonomi Warga Sejak 7 Tahun Lalu
Agama

Pasar Takjil Mergosono Hidupkan Ekonomi Warga Sejak 7 Tahun Lalu

by redaksi swanews
19/02/2026
Sekapur Sirih Sirah Ramadan
Agama

Sekapur Sirih Sirah Ramadan

by Mat Ray
19/02/2026
Masjid Agung Jami Kota Malang
Agama

Masjid Agung Jami Kota Malang Siap Sambut 5 Ribu Jamaah Tarawih Ramadan 2026

by redaksi swanews
18/02/2026
Megengan
Agama

Megengan

by Mat Ray
18/02/2026

BERITA POPULER

  • Kamaruddin Amin, Sekretaris Jenderal Kemenag RI

    Kamaruddin Amin, Sekretaris Jenderal Kemenag RI Dituntut Mundur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi Zainal Habib: Menag Tegas Tolak Pelecehan, Rektor UIN Malang Tetap Angkat Plt WR AUPK, Tuai Kritik Dosen Hingga Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjelang Pemilihan Rektor UIN Maliki Malang, Suhu Politik Mulai Memanas, Agus Maimun Deklarasi, FITK Pecah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa Fakultas Syariah UIN Malang Dampingi Sertifikasi Halal Puluhan Pelaku Usaha di Jabung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahyanto Hendri Wahyudi Dipercaya Menjabat Kadis Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman Kabupaten Banyuwangi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Swa News Indonesia

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Cepat | Mencerahkan

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Kerjasama & Iklan
  • Karier
  • Kontak & Alamat

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Jawa Timur
  • Politik
  • Hukum
    • Kriminal
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • UMKM
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Bola
  • Seni dan Budaya
    • Gaya hidup
  • Kesehatan
  • Wisata dan Kuliner
  • Agama
  • Kolom
    • Sastra
    • Opini

© 2026 Swa News Indonesia - Cepat | Mencerahkan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
© Swa News | Cepat dan Mencerahkan